<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913</id><updated>2012-01-26T16:14:27.215+07:00</updated><category term='KEHIDUPAN'/><category term='ASTRONOMI'/><category term='NOVEL'/><category term='RESENSI'/><category term='JOKE'/><category term='INFO'/><category term='UNEK-UNEK'/><category term='CINTA'/><category term='FUN'/><category term='PEMIKIRAN'/><category term='PAPER KULIAH'/><category term='MIRIP ATO GAK CHRONICLES'/><title type='text'>DANISTYA MENGGILA... THIS IS MY BRAIN!</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-778180103682614758</id><published>2011-09-27T23:23:00.001+07:00</published><updated>2011-09-27T23:29:52.348+07:00</updated><title type='text'>Kita, Penguasa Bumi?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sudah lama saya mencoba untuk membuat tulisan ini, hanya saja saya takut bahwa ilmu saya soal beginian masih seukuran ujung kuku. Hanya saja terkadang kita harus menuliskannya, walaupun orang lain berkata itu konyol sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="line-height: 16px; white-space: pre; "&gt; &lt;/span&gt;Balik kepada tahun 1999, kala itu dalam suasana senjakala pemerintahan Habibie, artis cilik Joshua diundang ke Istana Negara untuk beraudiensi dengan presiden sambil diperlihatkan sebuah repro dari teks Proklamasi 1945. Tetapi bukan itu yang mau saya bahas. Pada masa itu, saya diajak orang tua saya ke toko buku Gramedia, dan pandangan saya tertuju kepada sebuah novel berjudulkan &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;Jurassic Park &lt;/em&gt;karya Michael Chricton.  Pada waktu itu filmnya sangat terkenal terlebih ketika yang namanya VCD mulai bermunculan. Novel itu saya beli, dan sesampainya di rumah saya membacanya. Cukup bagus, dan kata-kata yang paling saya ingat adalah, (walaupun manusia bisa sekalipun menciptakan dinosaurus, mengisolasi mereka di pulau terpencil dalam sangkar berarus listrik) kita tidak pernah bisa mengontrol alam. Kitalah yang sebenarnya sangat bergantung kepada alam, kepada kemurahan hatinya. Apapun usaha kita untuk mengontrol alam sama halnya dengan mencoba menangkap elektron dengan tangan kosong. Mustahil bin mustahal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="line-height: 16px; white-space: pre; "&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya, kebanyakan dari kita sangat percaya bahwa kita mampu memanipulasi alam. Kita merasa bahwa kitalah penguasa alam ini. Berbagai kepercayaan agama mengatakan bahwa alam ini diberikan oleh Tuhan agar bisa kita kuasai dan manfaatkan. Karena itu kita begitu pongah bahwa alam bisa kita pahami, bahwa kita tahu apa yang terbaik untuknya, dan kita melakukan hal-hal tidak masuk akal untuk menyelamatkannya. Padahal ketika Gunung Merapi meletus atau badai Katrina memporak-porandakan Amerika Serikat, kitalah yang pontang-panting menyelamatkan diri dari alam itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Satu hal yang menunjukkan bahwa kita adalah makhluk superior atas alam ini ditunjukkan dengan isu (atau teori) mengenai &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming&lt;/em&gt; atau pemanasan global. Boleh jadi pemanasan global adalah teori paling besar yang pernah kita dengar pada abad modern ini. Teori ini menyatakan bahwa terjadi peningkatan suhu bumi yang dipicu oleh ulah manusia akibat penggunaan bahan bakar fosil dan pembakaran hutan yang memicu peningkatan gas rumah kaca, termasuk CO2 (bisa dilihat di Wikipedia, Encarta, dan sejenisnya). Anggapan itu juga menyatakan bahwa suhu bumi pada akhir tahun 2100 akan menyentuh angka 1,1-6,4 C di atas suhu rata-rata awal milenium ini. Atas anggapan itulah, maka banyak muncul organisasi-organisasi penyelamat lingkungan yang sangat giat dalam melakukan kegiatannya mengedukasi masyarakat betapa pentingnya penghematan bahan bakar fosil, menggerakkan kampanye-kampanye semacam Earth Hours, dan lain sebagainya. Sayangnya, terkadang mereka juga melakukan anarkisme hanya untuk memaksakan kehendak mereka tersebut demi “menyelamatkan bumi”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Hal itu memang tidak salah. Pelestarian lingkungan memang harus dilakukan, tetapi bukan dengan cara-cara yang aneh semacam mematikan lampu selama satu jam di seluruh dunia. Coba tebak, berapa kenaikan suhu yang bisa dihambat kenaikannya dengan cara semacam itu? Taruhlah dalam waktu 100 tahun memang akan terjadi kenaikan suhu,untuk mudahnya kita ambil saja angka 5 C (dari anggapan 1,1-6,4 C tadi). Jadi per tahun akan terjadi kenaikan sebesar 0,05 C. 1 tahun ada sekitar  8760 jam, jadi jika kita mematikan lampu selama 1 jam dalam Earth Hours tersebut, kita hanya akan menghambat kenaikan suhu sebesar 0,00000570776 C, itu pun jika semua lampu dimatikan, semua kendaraan tidak dihidupkan, cerobong asap pabrik berhenti mengepul, dan Anda semua menahan napas selama sejam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Perbuatan bodoh, dan masih saja banyak orang melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Tidak, harus ada terobosan nyata dalam usaha melestarikan lingkungan, bagaimana kita mengelola sampah kita, dan bagaimana kita menanam pohon untuk membuat asri halaman kita, mengajarkan kepada adik maupun anak-anak kita bagaimana hidup sehat, memakan makanan sehat, tanpa usah peduli dengan &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming &lt;/em&gt;ataupun orang-orang yang akan hidup 100 tahun lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Ya, kita berkata bahwa: kasian anak cucu kita nantinya kalau mereka harus hidup karena &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming&lt;/em&gt;. &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;Stop talking that!&lt;/em&gt; Karena mereka tidak akan peduli dengan Anda seperti Anda sok peduli dengan mereka. Anda pun sudah akan mati lama sebelum mereka lahir. Lagipula, coba tanya anak-anak sekarang, mereka tahu siapa itu Supriyadi, atau Pangeran Amangkurat, atau Sentot Alisyahbana? Atau mudahnya lagi, tanyakan kepada anak-anak sekarang (juga Anda), siapa nama ayah dari kakek buyut mereka? Saya sendiri toh tidak tahu. Dan banyak yang lebih tidak peduli lagi. Dan anak-anak yang akan lahir seratus tahun lagi itu pun tidak akan pernah tahu Anda, kecuali Anda sekarang seorang Presiden atau orang terkenal lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Lantas bagaimana pendapat pribadi saya tentang pemanasan global ini? Saya sendiri merasa bahwa &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming &lt;/em&gt;bisa dibilang belum tentu terjadi (kalau tidak bisa dibilang tidak pernah terjadi). Mari kita pikirkan hal-hal di bawah ini, yang saya ambil beberapa dari banyaknya pendapat yang ada:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Pertama, paragraf keempat tulisan ini berkata bahwa &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming &lt;/em&gt;terjadi karena ulah manusia padahal di paragraf kedua saya (atau Chrichton) berkata bahwa manusia tidak bisa memanupulasi alam. Jelas ini kontradiksi, dan saya tetap berpegang teguh bahwa seandainya &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming &lt;/em&gt;benar-benar terjadi, itu tidak lain karena proses alam itu sendiri, bukan gara-gara ulah manusia. Kita bukan Tuhan, dan Tuhan pun tidak akan memberikan kita kuasa yang lebih untuk menghancurkan alam yang Dia ciptakan karena itu sama saja meletakkan kita ke derajat yang sama dia Dia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Kedua, mengenai kenaikan suhu 1,1-6,4 C. Siapa yang percaya dengan hitung-hitungan ini, tolong tunjuk jari! Betapa bodohnya Anda jika mempercayai hal ini. Para ahli itu meramalkan akan ada kenaikan suhu seperti itu 100 tahun lagi, padahal meramalkan cuaca esok hari saja para ahli BMG seringkali salah meramalkan Jakarta akan dihantam hujan badai dan tiba-tiba keesokan harinya langit cerah seperti langit biru di dunia Teletubbies? Lagipula, para ahli itu bahkan masih memperdebatkan berapa angka yang pas, karena ketidakpastian di antara angka 1,1-6,4 C itu jelas menunjukkan sistem peramalan mereka tidak valid. Siapa tahu angka itu akan melonjak ke angka 100 C, atau bahkan malah turun ke -80 C? Sekali lagu, siapa yang tahu? Ya, sebenarnya kita tidak pernah tahu apa-apa. Sayangnya ramalan-ramalan itu ditelan mentah-mentah untuk membuat kebijakan, melakukan demo-demo anti bahan bakar fosil, dan membuat aturan Protokol Kyoto yang secara sah merupakan usaha paling sistematis untuk menghambat kemajuan industri negara-negara berkembang agar tidak bisa menyusul perekonomian negara-negara maju, melegitimasi penjajahan baru terhadap negara-negara miskin di dunia. Semua ramalan selalu mengandung unsur kesalahan, kecuali ramalannya Paul Si Gurita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Ketiga, CO2. CO2 dibilang sebagai biang keladi pemanasan global di samping gas-gas rumah kaca lainnya. Benarkah? Mari kita pikirkan fakta seperti ini: atmosfer bumi kita ini terdiri dari nitrogen sebanyak 78,17%, oksigen 20,97%, argon 0,9%, air (H2O) 0-7%, dan karbondioksida sebesar 0,01% (variabel, tetapi di Wikipedia disebut sekitar 0,0357%). Bayangkan, zat sebanyak 0,0357% bisa mempengaruhi keseluruhan suhu bumi? Wow! Tak habis pikir! Pernahkah kita terpikirkan bahwa oksigen kita jauh lebih berbahaya bagi hidup kita? Konsentrasi oksigen yang tinggi mengakibatkan atmosfer kita sangat rentan terhadap kebakaran. Itulah sebabnya terjadi banyak kebakaran hutan di waktu kemarau panjang, salah satunya jelas akibat tingginya kadar oksigen tersebut. Bagi beberapa makhluk hidup, oksigen adalah racun yang mematikan. Dan saya yakin, pertambahan 0,00… sekian % CO2 kalaupun memang membuat bumi semakin panas, saya yakin suhunya pun tak akan naik seekstrim 6,4 C.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Yang lebih aneh lagi adalah, atmosfer kita ini selalu berubah. Jauh pada masa Cretaceous, sebelum mengalami kepunahannya karena lupa diangkut oleh Nabi Nuh ke dalam bahteranya, dinosaurus-dinosaurus yang hidup di permukaan bumi menghirup atmosfer yang kaya akan oksigen, yaitu sebesar 32-50% (lihat NY Times tanggal 29 Oktober 1987). Tentu saja penurunan ini bukan diakibatkan oleh adanya ulah manusia, bukan? Penurunan dari 32% menjadi 21% dalam waktu 80 juta tahun itu jelas merupakan mekanisme alam, walaupun jelas saya agak was-was juga bila kadar oksigen menurun (terberkatilah mereka yang berhidung besar dan lebar untuk memudahkan menyerap oksigen). Artinya, jika pun karena ulah manusia bisa menambah konsentrasi CO2 di atmosfer kita, saya yakin jumlahnya tidak akan terlalu signifikan (dan jelas tidak akan ada pengaruhnya kepada pemanasan global, itupun jika memang terjadi).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="line-height: 16px; white-space: pre; "&gt;  &lt;/span&gt;Atmosfer kita selalu berubah, iklim kita selalu berubah, gunung es mencair dan membeku lagi dengan mekanisme yang tidak bisa dibayangkan, dan tidak ada yang bisa mencegah itu terjadi, tidak juga kita dengan segala keterbatasan kita. Tadinya saya berpikir pula, semua kegiatan kita melestarikan alam ini sebenarnya bertujuan untuk menghentikan proses alami perubahan bumi kita ini agar kita tidak punah dalam alam yang berubah ini. Padahal kita tahu, menghentikan proses perubahan itu sama sekali tidak mungkin. Salah satu contohnya, kita berupaya melestarikan badak bercula satu di Ujung Kulon dari kepunahan, padahal kepunahan adalah salah satu hal paling alami di bumi ini. Pada era akhir Permian yang mengawali masa Triassic, kepunahan besar-besaran lebih dari 50% spesies air dan 70% spesies darat. Belum lagi di masa-masa lainnya seperti di akhir Cretaceous, akhir Zaman Es, dan sebagainya. Itu alami. Dan alami berarti kadang-kadang kejam. Alam memang kejam. Itulah mengapa alien tripod di War of the World mati gara-gara mencoba menghirup udara dan meminum air kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Lantas kenapa kita selalu bertahan dengan pemikiran bahwa kitalah yang bertanggung jawab terhadap segala hal yang terjadi terhadap bumi kita ini? Jumlah kita hanya 6,5 miliar orang menuju 7 miliar. Bandingkan dengan seluruh koloni semut, rayap, dan serangga lainnya yang boleh jadi berjumlah triliunan sampai ratusan triliun. Boleh jadi mereka menghasilkan CO2 lebih banyak daripada semua cerobong asap pabrik di dunia ataupun moncong-moncong knalpot semua kendaraan di muka bumi. Apa kita harus memusnahkan mereka? WWF pasti akan mencak-mencak kalau kita melakukan hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                Tidak, kita tidak bisa memanipulasi alam. Kita tidak bisa merubah alam. Sehebat-hebatnya kita mampu membuat teknologi yang bertujuan untuk mengendalikan alam, tetap kitalah yang akan selalu bergantung kepadanya. Saran saya, hiduplah yang baik dan &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;fun &lt;/em&gt;saja. Tanam pohon, silakan, siapa yang melarang? Membersihkan lingkungan, wah bagus sekali. Mau pakai motor atau sepeda, &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;no &lt;/em&gt;problem. Kalo kita harus pakai plastik, pakai saja. Toh Anda semua tahu, jika tidak ada lagi orang yang memakai plastik, pabrik-pabrik plastik akan gulung tikar, dan ini jelas mengakibatkan banyak orang yang bergantung kepadanya kehilangan mata pencaharian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Saran saya, cermati informasi yang ada. Kadang kita menelan mentah-mentah sebuah info tanpa memikirkan aspek lainnya. Kenali siapa yang mengeluarkan &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;statement&lt;/em&gt;, atau seberapa validnya info tersebut. Membandingkan pendapat pro dan kontra akan jauh lebih baik daripada bertahan di satu sisi saja dan dengan keras kepala dan menutup mata terhadap pendapat yang lain. Dunia butuh orang-orang progresif tapi tidak buta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;NB:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Tulisan tidak sempurna dan banyak bolongnya ini terinspirasi pasca membaca novel &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;State of Fear&lt;/em&gt;, Michael Chrichton, yang sarat dengan pendapat-pendapat yang melawan teori &lt;em style="line-height: 16px; "&gt;global warming&lt;/em&gt;, membuat saya tertarik untuk mempelajari kontroversi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="line-height: 16px; white-space: pre; "&gt;  &lt;/span&gt;Dan saya pun yakin, Chrichton pun mungkin punya argumen yang salah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-778180103682614758?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/778180103682614758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=778180103682614758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/778180103682614758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/778180103682614758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2011/09/kita-penguasa-bumi.html' title='Kita, Penguasa Bumi?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-2520720447268823567</id><published>2010-06-12T14:15:00.001+07:00</published><updated>2010-06-12T14:18:25.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Implikasi Tindakan Israel</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:200%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:'Times New Roman', serif;font-size:6;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 19px; line-height: 38px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:'Times New Roman', serif;font-size:6;"&gt;&lt;b&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 38px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; display: inline !important; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 38px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; display: inline !important; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Serangan terhadap Mavi Marmara adalah sebuah tindakan yang salah di mata hukum internasional, tetapi sikap realis yang ditunjukkan oleh Israel sebenarnya bisa dipahami sebagai cara rasional untuk mempertahankan eksistensi dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;national interest-&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;nya dalam perpolitikan internasional. Walaupun begitu,  ketika Israel melakukan penyerangan terhadap Mavi Marmara, saat itu juga sebenarnya Israel sedang mengalami kekalahan diplomatik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Namun ada hal positif yang bisa dipetik dari peristiwa tersebut. Kegagalan para aktivis internasional melabuhkan kapalnya di wilayah pantai Gaza akibat penyerangan tersebut, sebenarnya merupakan sebuah keberhasilan dalam memberikan pesan kemanusiaan kepada seluruh dunia, mengingat betapa masifnya akibat yang ditimbulkan dari penyerangan tentara Israel terhadap kapal tersebut. Reaksi dunia internasional yang mengecam Israel adalah sebuah keberhasilan penting, walaupun pada sisi yang lain harus ditebus dengan korban nyawa. Publisitas terhadap penyerangan tersebut adalah sebuah kemenangan yang mampu menyatukan semua orang dari berbagai agama, ras, negara, bangsa, dan sebagainya, bahkan dari kaum Yahudi sendiri untuk mengutuk serangan tersebut dan menekan Israel untuk mengakhiri blokade Gaza.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Israel di satu sisi memiliki hak untuk membela diri dari apa yang mereka anggap ancaman nasional, tetapi di sisi yang lain Israel telah melanggar hukum internasional dan hukum humaniter internasional, mengingat mereka menyerang kapal tersebut dengan menggunakan pasukan militer melawan warga sipil. Pelanggaran terhadap prinsip hukum humaniter internasional, seperti prinsip kemanusiaan dan prinsip pembedaan antara sipil dan militer, adalah sebuah kesalahan yang layak mendapatkan hukuman, terlebih penyerangan tersebut tidak dilakukan pada saat kondisi perang. Hal ini bisa menjadi dalih untuk menyeret Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional, tetapi mungkin hal ini akan kembali kandas karena berkaca kepada kasus penggunaan fosfor putih di Gaza pada Desember 2008-Januari 2009, Israel lagi-lagi lolos dari jeratan hukum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Akar permasalahan yang harus segera dibenahi sebenarnya adalah konflik yang sudah puluhan tahun melanda Israel dan Palestina. Berbagai perjanjian, diplomasi, dan mediasi telah dijalankan untuk mencapai perdamaian di antara keduanya. Tetapi selama ini usaha mediasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat tidak berujung kepada perdamaian damai di antara kedua pihak, terlebih jika melihat kekuatan lobi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;American Israel Public Affairs Committee&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; atau AIPAC di dalam pemerintahan Amerika Serikat yang membuat Amerika Serikat tidak tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh Israel. Dengan keadaan seperti ini seharusnya ada mediator lain yang juga berperan serta, seperti mengikutsertakan Uni Eropa atau Cina sebagai alternatif mediator selain Amerika Serikat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Solusi yang bisa ditawarkan adalah pendirian sebuah negara Palestina merdeka yang berdaulat. Pengakuan terhadap Palestina sebagai bangsa dan negara akan menjadi salah satu cara menyelesaikan sengketa kedua bangsa tersebut. Jika tidak, sebuah pemerintahan konsosiasional gabungan antara Israel dan Palestina bisa menjadi alternatif lain. Tentu saja kedua solusi ini bukan tanpa kekurangan, terutama bagaimana cara merangkul dan mengakomodasi kepentingan kaum fundamental dan garis keras kedua pihak yang tidak ingin adanya perdamaian di antara kedua pihak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Israel harus memikirkan ulang mengenai tindakan mereka, terutama blokade terhadap Gaza. Jika tindakan yang mereka lakukan semakin tidak mengindahkan hukum internasional, bukan tidak mungkin mereka akan kehilangan sekutu, seperti yang telah ditunjukkan oleh Turki yang ingin meninjau ulang hubungan kedua negara, dan bisa jadi Israel akan menghadapi aksi yang lebih besar dan lebih masif lagi dari segenap penjuru dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-2520720447268823567?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/2520720447268823567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=2520720447268823567' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2520720447268823567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2520720447268823567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/06/implikasi-tindakan-israel.html' title='Implikasi Tindakan Israel'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-41754711098966032</id><published>2010-05-29T22:06:00.000+07:00</published><updated>2010-05-29T22:07:29.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Saatnya Hentikan Kekerasan!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;line-height: 200%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; "&gt;Bagi kelompok Kaus Merah dan militer, perseteruan antar mereka bisa diibaratkan sebagai buah simalakama. Bisa jadi memang akan ada pemenang dalam perseteruan ini, tetapi bagi sebuah bangsa, mereka sebenarnya sedang menuju kepada kekalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Konflik yang terjadi di Thailand sendiri bisa dibilang sebagai lingkaran kekerasan yang tiada ujungnya. Aksi saling balas tidak terelakkan, apalagi ketika kedua pihak sama-sama tidak mau mengalah. Militer dan pemerintah Thailand sendiri beranggapan bahwa pengunjuk rasa telah melakukan hal-hal yang membahayakan keamanan nasional. Karena salah satu tugas militer adalah untuk menjaga keamanan dan karena mereka (militer) memiliki sumber daya dan peralatan untuk melakukannya, wajar bila kemudian mereka bisa menggunakan kekerasan untuk menghadapi demonstran demi mencapai stabilitas nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Sedangkan bagi pengunjuk rasa, mereka harus melawan aparat akibat kesewenang-wenangan militer terhadap mereka sebagai salah satu cara untuk mempertahankan diri dan tujuan yang ingin mereka capai. Kekerasan bagi mereka adalah langkah terakhir yang terpikirkan untuk dilakukan sebagai bentuk pencapaian tujuan ini. Semakin mereka ditekan oleh militer, maka mereka pun akan membalas dengan tidak kalah ganas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Aksi massa ini sebenarnya ingin memupus kembali munculnya kekerasan yang terjadi dalam politik Thailand. Ada tiga bentuk kekerasan yang ingin dilawan oleh rakyat, yaitu kekerasan secara langsung yang dilakukan oleh aparat terhadap demonstran yang pada akhirnya menimbulkan tindakan balasan, kekerasan struktural yang memandang pemerintahan Thailand semenjak tahun 2006 dipandang kurang demokratis karena berdiri dari peristiwa kudeta militer dan gagal dalam memenuhi tuntutan rakyat, dan juga kekerasan kultural dimana semenjak pemerintahan monarki absolut diakhiri pada tahun 1932 sampai pada tahun 2006, telah terjadi 23 kali kudeta. Rakyat, dalam hal ini kelompok Kaus Merah, sangat tidak ingin hal yang sama terjadi lagi, dan ini membuat mereka berjuang bahkan dengan cara-cara kekerasan sekalipun untuk mencapai tujuannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Lantas apa yang harus dilakukan untuk menghentikan kekerasan ini? Tentu saja kedua pihak harus sadar bahwa kekerasan tidak akan menimbulkan apa-apa selain kemalangan dan penderitaan. Sudah saatnya para demonstran menggunakan metode nirkekerasan dalam unjuk rasanya. Gene Sharp menyebutkan ada sekitar 198 metode nirkekerasan yang bisa dipakai demonstran dalam unjuk rasa, seperti misalnya melakukan boikot, singing, sit-in, menggalang dukungan internasional, dan hal-hal lainnya tanpa terpancing untuk melakukan kekerasan. Sikap seperti ini lebih efektif untuk mencari dukungan. Jika para demonstran menampilkan wajah simpatik seperti ini, bukan tidak mungkin dukungan terhadap mereka semakin besar. Selain itu, demonstran sendiri harus tegas terhadap orang-orang yang menyusupi aksi damai mereka. Para provokator ini hanya akan merugikan tujuan perjuangan mereka dan akan membuat demonstran hanya seperti kumpulan orang-orang pembuat onar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Militer Thailand sendiri pun harus segera menghentikan aksi kekerasan yang mereka lakukan. Wajah ganas militer yang menindas rakyat, walaupun mereka berkata bahwa mereka hanya menyerang teroris di dalam para pengunjuk rasa, akan membuat rakyat tidak lagi respek terhadap militer dan akan menyalahkan militer sebagai pihak yang harus disalahkan dalam konflik ini karena dianggap menyalahgunakan wewenangnya dengan menyerang rakyat memakai senjata yang justru notabene dibeli dari pajak rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Pada akhirnya, hanya kebesaran masing-masing pihak untuk menghentikan sengketa tersebut agar tidak semakin membesar, karena jika tidak demikian, siklus kekerasan akan tetap terjadi dan tidak akan diketahui kapan hal ini akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-41754711098966032?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/41754711098966032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=41754711098966032' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/41754711098966032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/41754711098966032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/saatnya-hentikan-kekerasan.html' title='Saatnya Hentikan Kekerasan!'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5219181513801150835</id><published>2010-05-29T22:03:00.000+07:00</published><updated>2010-05-29T22:04:35.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Membentengi Diri dari Penculikan</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;line-height: 200%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; "&gt;Penculikan merupakan tindakan kriminal yang bertentangan dengan hak asasi manusia. Perbuatan tersebut mencederai kebebasan yang dimiliki oleh manusia, sebab dengan penculikan, korban tidak memiliki kewenangan atas dirinya dan dengan demikian hak-haknya terampas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Banyak hal yang bisa menjadi penyebab atau alasan seseorang untuk melakukan penculikan. Dari yang memang karena berencana berbuat kriminal, untuk bersenang-senang saja, atau bahkan tidak memiliki alasan khusus tertentu yang menjadi tujuannya melakukan penculikan tersebut. Penculik sendiri tidak selalu orang waras yang berbuat karena dorongan mendapatkan uang tebusan atau memang bahkan berencana melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;human trafficking&lt;/i&gt;, tetapi banyak juga yang bertindak karena tidak memiliki kesadaran diri dalam perbuatannya karena didorong oleh naluri semata. Pendek kata, banyak sekali alasan yang melegitimasi seseorang melakukan penculikan tanpa harus menggeneralisasi apa alasan perbuatannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Tetapi mari kita lihat sisi positifnya dalam kasus-kasus penculikan yang marak terjadi di Indonesia belakangan ini, atau bahkan tahun-tahun yang lalu. Kasus penculikan menjadi semacam cambuk yang bagus untuk menyadarkan dan membuat masyarakat berpikir akan pentingnya keamanan diri sendiri. Sebuah masyarakat dan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;civil society &lt;/i&gt;yang baik akan merespon peristiwa ini dengan sebaik-baiknya agar hal yang sama tidak lagi terjadi. Pertahanan diri yang dibangun dari tingkat yang paling rendah, yaitu keluarga, akan menjadi sebuah benteng bagi setiap serangan terhadap hak asasi manusia tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Dalam keluarga, benteng harus dibangun sedemikian rupa untuk menjaga sebuah hubungan antara anak dan orang tua. Kunci yang paling penting dalam hal ini adalah komunikasi. Orang tua tidak perlu mengawasi anak-anaknya dua puluh empat jam sehari, tujuh hari dalam seminggu, tetapi cukup membangun sebuah komunikasi yang bagus dengan anak-anaknya, maka hal ini bisa meminimalisir terjadinya kejahatan tersebut. Pengawasan terhadap anak merupakan sebuah kewajiban bagi setiap orang tua, tetapi tentu saja tanpa harus mengekang anak dalam berkreasi dan belajar menghadapi kehidupan itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Sisi positif yang lain adalah kasus-kasus tersebut “memaksa” masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam merespon setiap perubahan zaman. Zaman yang bergerak cepat membuat masyarakat, dari desa pelosok sampai ke kota besar, membuat masyarakat menjadi lebih waspada dalam menghadapi ancaman-ancaman tertentu yang mengganggu eksistensinya. Sebuah masyarakat yang sangat komunal sangat lebih baik daripada masyarakat yang individualis karena orang-orang yang menjadi bagian dalam masyarakat tersebut akan saling menjaga satu sama lain dan menjadi benteng kedua dari tindakan-tindakan kriminalitas tersebut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Akhirnya, jika penculikan telah terjadi dan tentu saja karena memang kita tidak mampu meramalkan kapan hal tersebut terjad, peran keluarga, masyarakat, dan profesionalitas pihak yang berwenang sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan kasus pelanggaran terhadap kemanusiaan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5219181513801150835?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5219181513801150835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5219181513801150835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5219181513801150835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5219181513801150835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/membentengi-diri-dari-penculikan.html' title='Membentengi Diri dari Penculikan'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-7983731821971320915</id><published>2010-05-29T22:02:00.000+07:00</published><updated>2010-05-29T22:03:42.533+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Plagiarisme? Malu Ah!</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in; line-height: 200%; "&gt;Plagiarisme adalah sebuah pencurian, sebuah noda, atau mungkin dosa yang kalau bisa diibaratkan bagaikan sebuah nila yang hanya setitik, namun bisa merusak susu sebelanga dalam dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;Latar belakang terjadinya plagiarisme bermacam-macam. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang memang disengaja demi tujuan-tujuan atau untuk keuntungan-keuntungan tertentu, ada yang mungkin karena lupa mencantumkan sumber, mungkin ketidaktahuan mengenai cara mengutip yang baik dan benar merupakan beberapa hal yang bisa menimbulkan plagiarisme, atau malah karena kurang percaya diri terhadap kemampuannya sendiri. Tetapi jika hal seserius ini tidak segera diatasi, maka dengan segera bisa jadi mungkin plagiarisme akan membudaya seperti membudayanya korupsi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;Kita tentu tidak ingin mendengar atau membaca lagi berita mengenai pihak-pihak yang seharusnya menjunjung tinggi dan mengajarkan kejujuran terhadap anak didiknya terjadi lagi. Kasus plagiarisme yang dilakukan oleh seorang dosen berinisial AABP dari salah satu universitas di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; baru-baru ini, atau beberapa kasus lainnya yang ditemukan kemudian memang mencoreng dunia pendidikan. Bukan hanya dosen, banyak juga mahasiswa yang melakukan hal ini, membuat miris banyak orang mengenai institusi pendidikan yang seharusnya menekankan kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Apa jadinya bangsa dan negara ini jika kemudian aktor-aktor pendidikannya melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji semacam itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Tidak cukup rasanya jika kemudian sanksi yang diberikan kepada para pelaku plagiarisme hanya sebatas pencopotan jabatan bagi pengajar atau &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pemberian sanksi &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US"&gt;drop out&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt; bagi mahasiswa atau anak didik. Sanksi sosial dan sanksi hukum harus tegas menyelesaikan masalah ini, sebagai peringatan terhadap pihak-pihak lain untuk lebih berhati-hati dalam membuat karya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;Namun masalah utama yang seharusnya diselesaikan terlebih dahulu adalah masalah kebiasaan yang ada dalam masyarakat. Plagiarisme identik dengan mencontek dan meniru sesuatu yang bukan hasil karya atau pemikirannya sendiri. Ini artinya, terdapat sebuah budaya ketidakjujuran dalam dunia pendidikan kita. Kita belum mampu untuk mengatasi masalah tersebut&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;anksi yang ada cenderung omong kosong, bahkan terkadang malah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;masalah ini &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;dibiarkan terjadi. Hal ini tentu &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;bisa &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;berdampak di kemudian hari ketika hal tersebut dianggap sebagai hal yang biasa dilakukan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;paradigma tersebut tidak dirubah dari pola pikir ki&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;, maka j&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;angan kaget apabila kasus-kasus plagiarisme akan tetap muncul kembali di kemudian hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;Pendidikan kita seharusnya menanamkan rasa malu apabila seseorang melakukan perbuatan mencontek atau plagiat karya orang lain sejak di usia dini. Hal ini bisa dimulai dengan penanaman moral bahwa mencontek itu adalah perbuatan yang tercela. Selain itu juga, harus ada produk hukum yang tegas untuk mengatur masalah plagiarisme agar minimal bisa dihindari, terutama karena mudahnya orang untuk melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;copy paste&lt;/i&gt; dari tulisan orang lain. Tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan, selama kita mau berusaha melakukannya. Semoga para pelaku dunia pendidikan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; kelak mampu berkata terhadap dirinya sendiri, “Plagiarisme? Malu ah!”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-7983731821971320915?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/7983731821971320915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=7983731821971320915' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7983731821971320915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7983731821971320915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/plagiarisme-malu-ah.html' title='Plagiarisme? Malu Ah!'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-6211469343481857120</id><published>2010-05-29T22:01:00.002+07:00</published><updated>2011-12-14T12:35:13.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Skor 7-2</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; line-height: 32px; "&gt;7-2. Angka yang seperti skor pertandingan sepakbola itu seakan-akan menunjukkan, Pansus Century adalah sebuah persaingan politik dan kepentingan, bukan sebuah kebersamaan profesional dalam mengusut kasus tersebut. Apakah demikian adanya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Pansus dibentuk berdasarkan respon terhadap tuntutan untuk mengusut dugaan penyelewengan yang terjadi di dalam kebijakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;bail out &lt;/i&gt;Bank Century. Tentu saja apabila Pansus Century berisikan orang-orang independen yang tidak terkait dengan partai politik tertentu, mungkin akan muncul pandangan obyektif terhadap kasus tersebut tanpa ada tendensi politis tertentu. Namun karena Pansus Century berisikan orang-orang yang berasal dari partai politik berbeda yang juga punya kepentingan berbeda pula, independensinya memang patut dipertanyakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Banyak yang bertanya-tanya, mengapa kemudian tujuh fraksi Pansus menyatakan ada penyimpangan dalam kebijakan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;bail out&lt;/i&gt;, namun hanya dua partai, Partai Demokrat dan PKB yang berkata tidak. Demokrasi memang menghormati adanya perbedaan pendapat, namun jangan lupakan bahwa politik adalah arena yang penuh dengan kepentingan. Isu bahwa masuknya Golkar dalam golongan fraksi yang menyatakan adanya penyimpangan, bukan tidak mungkin ada hubungannya dengan permusuhan antara Aburizal Bakrie dan Sri Mulyani. PDIP, di lain pihak bertindak sebagai partai yang memilih jalan oposisi, bukan tidak mungkin juga ingin “balas dendam” karena kekalahan Megawati Soekarnoputri dalam Pemilu Presiden 2009. Partai Demokrat sebagai partai pemerintah tentu memiliki kepentingan mengamankan kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebab terlepas dari benar tidaknya ada aliran dana ke tim kampanye SBY-Boediono, jika kebijakan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;bail out &lt;/i&gt;ini merupakan kebijakan yang salah dan merugikan negara, kasus ini bisa saja menyeret Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke dalam proses pemakzulan terhadap dirinya. Pendek kata, sikap fraksi-fraksi di dalam Pansus bisa jadi hanyalah tarik ulur kepentingan saja untuk mendapatkan keuntungan dan posisi dari permasalahan Bank Century ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Jika semua isu itu ternyata benar, kredibilitas Pansus Century memang patut dipertanyakan. Namun hal ini tentu harus menjadi dorongan bagi Pansus untuk menunjukkan bahwa dirinya bekerja untuk rakyat secara obyektif tanpa ditunggangi kepentingan-kepentingan politik sesaat yang jelas-jelas akan merugikan rakyat pada umumnya. Pansus Century harus berani mengatakan hal yang benar jika memang ada kesalahan dalam kebijakan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;bail out &lt;/i&gt;tersebut, apapun konsekuensinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Yang penting di sini adalah mau dibawa kemana arah Pansus Century ini selanjutnya. Pertaruhan politiknya sangat besar bagi partai-partai anggota Pansus. Jika mereka salah melangkah atau membuat keputusan, pada akhirnya masyarakatlah yang akan menilainya. Masyarakat Indonesia sekarang sudah sadar politik, dan jika keputusan Pansus ataupun fraksi-fraksi di dalamnya tidak berdasarkan obyektivitas terhadap kasus ini dan hanya mementingkan golongannya saja, bukan tidak mungkin parlemen jalananlah yang nantinya akan bergerak menyelesaikan permasalahan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-6211469343481857120?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/6211469343481857120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=6211469343481857120' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/6211469343481857120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/6211469343481857120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/7-2.html' title='Skor 7-2'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5823606326740371948</id><published>2010-05-29T21:57:00.000+07:00</published><updated>2010-05-29T21:58:59.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Eksotisme Batik</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;line-height: 200%; "&gt;Pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai hasil budaya Indonesia masih harus terus diperjuangkan dan dilindungi agar tidak kembali menimbulkan permasalahan di kemudian hari, apalagi ketika negara jiran Malaysia mempersoalkan keputusan tersebut. Dengan dalih bahwa bukan hanya Indonesia saja yang memiliki batik, pihak Malaysia akan mempelajari keputusan UNESCO itu lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Hal ini menimbulkan spekulasi, akankah pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan keputusan UNESCO tersebut akan menempuh jalur atau memanfaatkan celah lain untuk mengakali pengakuan internasional tersebut demi kepentingan mereka sendiri? Hal ini harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah Indonesia di masa depan mengenai betapa pentingnya membarikade kebudayaan Indonesia dari klaim-klaim negara lain, melanjutkan usaha untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia termasuk dengan mencari pengakuan dari dunia internasional terhadap khazanah budaya Indonesia, dan memetik manfaat dari budaya bangsa itu sendiri demi kesejahteraan rakyat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Di sisi lain, pengakuan internasional itu berdampak positif terhadap hubungan Indonesia dengan negara lain. Dengan adanya pengakuan tersebut, dunia internasional mengetahui dengan pasti bahwa produk batik merupakan milik Indonesia. Hal ini harus dimanfaatkan dengan efektif, baik dari segi ekonomi maupun dalam segi politik internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dari segi ekonomi, pengakuan terhadap batik ini harus dibarengi dengan usaha nyata dalam industri batik yang lebih luas. Peningkatan ekspor batik ke luar negeri merupakan sebuah awal yang bagus mengingat masyarakat internasional sangat antusias dengan batik sebagai produk busana yang memiliki filosofi sangat mendalam. Industri batik harus terus didorong dan diupayakan untuk mendapatkan modal usaha yang relatif mudah agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan mendapat tempat yang lebih luas di pasaran internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dari segi politik internasional, eksotisme batik bisa menjadi propaganda yang sangat menguntungkan bagi Indonesia, terutama dalam diplomasinya terhadap negara lain. Keberadaan batik bisa digunakan untuk menunjukkan betapa tingginya nilai budaya Indonesia, sehingga citra Indonesia di mata internasional akan dipandang sangat tinggi sehingga dengan demikian akan menguntungkan bagi pencapaian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;national interest &lt;/i&gt;atau kepentingan nasional di berbagai bidang yang lain. &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Soft power &lt;/i&gt;berbentuk kebudayaan inilah yang seharusnya lebih dikembangkan lagi untuk menandakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan berbudaya mengingat dewasa ini citra Indonesia tercoreng sebagai negara yang rawan dengan aksi kekerasan etnis, radikalisme, dan terorisme. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Pada akhirnya, bukan hanya batik, tetapi khazanah kebudayaan Indonesia lain seperti keris, angklung, ulos, tari pendet, dan lain sebagainya harus juga diupayakan untuk mendapatkan pengakuan internasional sehingga bukan negara lain seperti Malaysia yang memetik manfaat dari keberadaan hasil budaya kita, tetapi kita sendirilah yang akan menikmati hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5823606326740371948?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5823606326740371948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5823606326740371948' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5823606326740371948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5823606326740371948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/eksotisme-batik.html' title='Eksotisme Batik'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3074104277921146132</id><published>2010-05-29T21:47:00.001+07:00</published><updated>2010-05-29T21:57:23.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Nasionalisme dan Pendidikan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:200%"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size:20.0pt; line-height:200%"&gt;Nasionalisme dan Pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:200%"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;oleh: Geraldus Danistya Kaloka Putra&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hari itu tanggal 17 Agustus 2009. Saat itu saya sedang bersama teman-teman saya melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;touring&lt;/i&gt; menuju Puncak Ketep, Magelang, Jawa Tengah. Di dalam perjalanan tersebut, beberapa kali kami melewati lapangan-lapangan yang penuh berisi orang-orang yang mengikuti upacara bendera. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti acara tersebut. Tua muda, bahkan legiun veteran yang mengalami sendiri perang merebut kemerdekaan ikut menyemarakkan acara tersebut. Namun walaupun begitu, terbesit rasa aneh di dada ketika memandang dari kejauhan peristiwa tersebut, seakan-akan ada yang kurang dari hal tersebut, tampak ada yang hilang dari momen tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dulu ketika masih kecil, kebanggaan melaksanakan upacara bendera masih sangat besar. Menjadi petugas upacara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan Pancasila dengan lantang, dan menghormat kepada Merah Putih, merupakan kebanggaan tersendiri menjadi seorang Indonesia. Rasa senang dan bangga menyelimuti dada ketika mendengar bahwa Indonesia berprestasi di suatu bidang, seperti olahraga atau pendidikan, atau mampu berkiprah di dunia internasional sebagai bagian dari kewajiban kita melaksanakan politik bebas aktif. Membaca mengenai perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah saja bisa membuat bulu kuduk meremang. Inilah kebanggaan menjadi orang Indonesia!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Lain dulu lain sekarang. Beranjak dewasa, entah mengapa apatisme mulai tumbuh dalam pikiran ini, bukan hanya saya, tetapi banyak yang merasakan tersebut. Tiap hari di koran-koran, di internet, dalam setiap tayangan-tayangan berita televisi, maupun dalam setiap diskusi di kampus, selalu memuat ragam keborokan negeri ini. Ada cerita mengenai korupsi, ada cerita mengenai tindakan melawan hukum, ada cerita tentang ketidakberanian kita membela harga diri sebagai bangsa dan negara terhadap perlakuan negeri tetangga, ada cerita mengenai mental orang Indonesia yang mau enaknya sendiri, mau ambil keuntungan sendiri, dan cerita-cerita lain mengenai kondisi Indonesia dewasa ini yang semuanya benar-benar sangat memprihatinkan. Hampir tidak ada yang bisa dibanggakan dari negeri ini. Segala prestasi yang telah diraih dikerdilkan oleh nirprestasi yang dihasilkan. Walhasil, jangan salahkan bila rakyat menjadi semakin apatis terhadap republik ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Masih adakah masa depan bagi negara ini? Tentu menjawab pertanyaan ini membutuhkan perenungan lebih dalam. Sejak kita merdeka sebagai bangsa dan negara, kita belum juga belajar dari kesalahan-kesalahan masa lalu untuk memperbaiki diri kita sendiri. Kita mungkin menjadi bangsa yang selalu jatuh dalam lubang yang sama. Kita bahkan terkadang malu menjadi orang Indonesia. Banyak teman saya yang berpikiran akan pindah dari negara ini dan tinggal serta bekerja di luar negeri. Kata mereka, orang Indonesia tidak pernah dihargai di negeri mereka sendiri. Tinggal di luar negeri lebih terjamin, lebih enak, lebih teratur. Berbeda dengan jika masih tinggal di Indonesia. Semuanya ribet. Korupsi telah mengakar kuat, mafia peradilan membayangi, bahkan sampai hal kecil mengenai kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas saja tidak ada. Lingkungan yang semakin tidak sehat untuk ditinggali karena banyaknya polusi, masalah terorisme, radikalitas, dan seabrek permasalahan lain masih saja terjadi, membuat orang menjadi malas untuk tetap tinggal di negara ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Lantas apa sebenarnya akar dari semua permasalahan di Indonesia, yang mengakibatkan banyaknya penyelewengan tersebut? Apakah itulah sebenarnya mental orang Indonesia? Apakah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mindset&lt;/i&gt; orang Indonesia memang berpikiran dangkal, mau menang sendiri, tidak ingin rugi? Apakah kita sebagai bangsa telah melupakan arti perjuangan, gotong-royong, senasib sepenanggungan, dan menggantikannya dengan individualisme dan keserakahan? Jika itu benar, lantas apa yang bisa ditawarkan sebagai solusi bagi segala permasalahan tersebut? Jawabannya adalah melalui pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Mengapa pendidikan menjadi penting untuk dibahas kali ini? Tentu saja harus dibuka satu persatu mengenai hal ini. Pendidikan adalah suatu proses mendidik, dalam hal ini, artian sempitnya adalah membuat orang menjadi pintar. Tetapi bukan hanya kepintaran seperti pintar Matematika, Fisika, atau sebangsanya saja yang harus diperhatikan. Oke, memang benar bahwa hal tersebut perlu untuk diperhatikan, tetapi ada proses lain yang patut diperhatikan lebih, yaitu menyangkut pertimbangan moral.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mengapa orang Indonesia itu suka korupsi? Mengapa orang Indonesia tidak patuh pada peraturan? Atau mengapa tidak disiplin dan suka seenaknya sendiri? Jawabannya karena orang Indonesia lemah pada aspek kejujuran, empati, dan tanggung jawab! Ketiga hal inilah yang gagal diajarkan kepada rakyat Indonesia dalam sistem pendidikannya sehingga &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mindset &lt;/i&gt;orang Indonesia menjadi seperti ini sekarang, serba ingin instan dan cepat, dan terkadang curang. Pendidikan di Indonesia memang kurang sekali dalam pengembangan pola pikir yang jujur dan bertanggung jawab. Semuanya berorientasi terhadap hasil. Sistem itu kebanyakan besar hanya bertumpu kepada pengembangan otak kiri. Anak-anak hanya diajari mengenai bagaimana cara berhitung maupun menghapal, namun aspek emosional dan moral sangat kurang untuk diolah. Sangat jarang sekali ada guru yang mampu mendampingi anak didiknya sampai-sampai bisa dijadikan teman curhat atau menjadi panutan yang disayangi murid-muridnya. Bahkan terkadang guru di sekolah maupun orang tua di rumah sama sekali lupa untuk mengajarkan perkembangan pola pikir anak. Keingintahuan anak yang tinggi tidak dibarengi dengan pendampingan yang memadai, sehingga terkadang anak akan mencari tahu sendiri bahkan dari sumber yang mungkin tidak kompeten atau sembrono. Jadi jangan salahkan bila anak-anak Indonesia sudah mengenal pornografi maupun obat-obatan terlarang sejak dini gara-gara kurangnya pendampingan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kalau dipikir-pikir, orang itu kalau korupsi, pasti dia tidak jujur. Apalagi kalau korupsi sampai berkali-kali, berarti dia tidak terbiasa mengembangkan kejujuran dalam hidupnya, dan semuanya pasti diawali dengan pendidikan yang memang tidak mengajarkan aspek kejujuran. Sebagai contoh, anak sekolah yang terbiasa mencontek, pasti lama-lama akan mengembangkan paradigma bahwa menyontek itu menyenangkan. Menyontek bisa dibilang adalah jalan pintas, tanpa mengalami proses pembelajaran diri, anak tersebut bisa mendapatkan nilai yang bagus. Ketidakjujuran tersebut memberikan keuntungan sesaat bagi dirinya. Nah, lama-lama dia akan terbiasa untuk tidak jujur, dan hal ini akan terbawa sampai dewasa ketika dia sudah bekerja. Dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;mindset&lt;/i&gt;-nya, mengapa harus bekerja keras kalau bisa menggunakan jalan pintas (korupsi) untuk memperkaya diri?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Begitu pula dengan empati. Pendidikan kita kurang mengajarkan mengenai empati terhadap sesama. Pendidikan moral dan budi pekerti hanya diajarkan dalam teks-teks pelajaran di sekolah saja, namun penerapannya sama sekali hampir nol atau jika tidak bisa dibilang seperti itu, tetap saja sangat rendah. Siswa hanya bertujuan mencari nilai, bukan berusaha mengembangkan empatinya terhadap sesama. Hal ini menyebabkan degradasi moral. Bisa dibayangkan apabila anak yang sejak dini tidak memiliki rasa empati kelak menjadi pembesar atau orang yang berada di pemerintahan, bagaimana mungkin mereka mau memperhatikan nasib rakyat? Punya posisi dan jabatan, ya digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi, bukan untuk menyejahterakan rakyat. Buat apa memikirkan rakyat? Rakyat hanya dipandang sebagai angka pemilih dalam pemilu, bukan merupakan sesamanya manusia yang patut dibantu ketika mengalami kesulitan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tanggung jawab pun menjadi hal yang langka pula dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini. Menilik kata mutiara &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;great power have a great responsibillity&lt;/i&gt;, manusia Indonesia terkadang tidak memiliki &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;great responsibillity&lt;/i&gt;, padahal dia memiliki &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;great power&lt;/i&gt;. Bisa dibayangkan betapa berbahayanya orang seperti ini bagi bangsa kita? Tanggung jawab harus diajarkan sedini mungkin, bagaimanapun kecilnya hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lantas apa yang bisa ditawarkan sebagai solusi dari permasalahan pendidikan ini? Dasar yang harus dirubah tentu saja mengenai pendidikan itu sendiri. Sejak dini anak Indonesia harus diberikan sebuah paradigma, bahwa pendidikan Indonesia haruslah mementingkan proses daripada memperoleh hasil, sehingga anak-anak usia sekolah terpacu untuk mencapai proses yang sebaik-baiknya, apapun hasilnya. Hal ini akan membiasakan anak untuk terbiasa bekerja keras untuk mencapai tujuannya, sehingga anak-anak tidak akan tergoda mencari pembenaran untuk menggunakan jalan pintas, seperti mencontek atau cara-cara curang lainnya, yang biasanya muncul akibat terlalu fokus kepada hasil dan menjadi pribadi yang tangguh dan punya rasa malu untuk melakukan hal-hal curang tersebut. Tentu ini membutuhkan pendampingan dari guru dan orang tua, sebagai orang yang berinteraksi secara langsung dengan anak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Guru harus mengubah paradigmanya dalam membimbing anak. Guru tidak boleh menyamaratakan anak didiknya dalam satu pemikiran general, sebab antara satu anak dengan yang lain tidak sama dalam menangkap sebuah sistem yang sama. Biarkan anak berkembang sesuai dengan kemampuannya tanpa harus menggurui, sehingga antara guru dan murid tercipta sebuah hubungan yang lebih bersifat seperti teman diskusi daripada hubungan antara “tuan” dan “hamba”. Bahkan lebih baik lagi jika guru bisa menjadi tempat di mana anak merasa aman. Itu artinya, anggapan bahwa guru merupakan orang tua kedua bagi anak akan menjadi kenyataan. Betapa menyenangkannya memiliki guru-guru yang perhatian dan menyenangkan, tidak malu untuk meminta maaf bila mempunyai kekurangan, dan bertindak seperti seorang teman. Ini akan menjadi sebuah revolusi bagi perkembangan anak didik dan paradigma berpikirnya, karena bukankah seorang guru dikatakan berhasil bila murid yang diasuhnya lebih pandai dan lebih hebat daripadanya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pendampingan moral dan ajaran mengenai kejujuran, empati, dan tanggung jawab harus terus dilakukan agar anak menjadi selalu terbiasa untuk mengembangkan hal-hal positif dalam hidupnya, perlu adanya motivasi bukan hanya dari guru saja, melainkan dari orang tua. Orang tua harus menjadi agen perubahan dalam perubahan paradigma ini. Penanaman modal kejujuran, empati, dan tanggung jawab harus dimulai dari orang tua. Sayangnya kebanyakan orang tua tidak ahli untuk melakukan hal itu, sehingga kebanyakan besar anak-anak berkembang tanpa arah dan berusaha mencari cara sendiri untuk berkembang yang terkadang tidak tepat untuknya. Ini bisa diakali dengan pengadaan pendampingan dan pelatihan untuk menjadi orang tua yang baik, bahkan saking pentingnya pelatihan ini, maka terkadang hal ini harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum para orang tua ini memiliki anak. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya salah asuhan yang nantinya bisa berakibat terhadap mental dan perkembangan anak. Orang tua yang baik adalah orang tua yang mendukung bakat-bakat anaknya, mendampinginya kapan pun, dan ikut belajar bersama anaknya tersebut. Bagaimana pun, dunia anak berbeda dengan dunia orang dewasa. Jangan masukkan dunia orang dewasa ke dalam pikiran anak yang sedang berkembang, tetapi pendampingan terhadap perkembangan dan kebebasan anak adalah kewajiban yang hakiki sebagai orang tua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Langkah nyata yang mungkin bisa dilakukan, pertama-tama adalah mengubah sistem yang kejar hasil menjadi utamakan proses. Dengan demikian akan tercipta sebuah kompetisi yang sehat tanpa menjadikan hasil akhir sebagai “akhir dari segalanya”. Kedua, seperti yang sudah saya katakan di atas, harus adanya pelatihan terhadap guru dan orang tua anak. Pelatihan ini menyangkut metode dan bagaimana harusnya mendidik anak, baik di sekolah ataupun di rumah, sehingga guru dan orang tua mampu untuk bertindak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Ketiga, filterisasi terhadap hal-hal yang mengganggu tumbuh kembang anak. Terutama di sini adalah informasi yang cenderung menyesatkan. Edukasi yang benar harus dilakukan, dan janganlah anak belajar dari hal-hal yang tidak baik atau yang menjadi penghambatnya untuk maju agar tercipta sebuah pola pikir yang berparadigma baik di kemudian hari. Hal ini penting karena tidak semua informasi itu benar. Keempat, perkuat peneguhan imannya, sehingga kelak akan menjadi pribadi yang baik. Kelima, ajari anak untuk mencintai negerinya sendiri, budayanya, dan sesamanya orang Indonesia. Walaupun banyak perbedaan suku, agama, ras, tetapi kita tetap satu bangsa Indonesia, dan tidak ada yang bisa mengalahkan kita bila kita bersatu padu. Itu artinya, rasa empati dibutuhkan dalam hal ini. Perkuat empatinya, dan rasa persaudaraan akan tumbuh di antara bangsa Indonesia. Terakhir kali, biarkanlah anak untuk berkembang dengan sendirinya. Jangan mengekang anak, tetapi berikan batasan-batasan yang jelas. Tanamkan pula sedini mungkin jati dirinya sebagai orang Indonesia. Ingatkan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar, dan kebesaran ini hanya bisa dipertahankan dengan pendidikan yang hebat yang diterima oleh anak tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pendidikan merupakan kunci masa depan bangsa. Kunci bagaimana membentuk karakter bangsa yang memiliki harga diri, tangguh, tidak takut, tidak malu, dan tidak malas, berani menentukan nasibnya sendiri. Karakter yang akan menumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa bangga sebagai orang Indonesia dengan sendirinya. Kita akan merasa malu untuk korupsi, malu untuk melanggar hukum, dan malu untuk melakukan tindakan-tindakan curang lainnya. Akhirnya akan kita temukan jawaban, apakah bangsa dan negara ini masih memiliki masa depan atau tidak. Jangan sia-siakan Merah Putih yang berkibar di setiap upacara bendera, yang selalu kita hormati di setiap kesempatan. Jangan sampai penghormatan kita hanya sia-sia karena masa depan kita sebagai bangsa suram tanpa pengharapan dan tanpa kebanggaan kepada dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%"&gt;(tulisan ini untuk mengikuti Lomba Tempo Institute dengan tema Nasionalisme)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3074104277921146132?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3074104277921146132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3074104277921146132' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3074104277921146132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3074104277921146132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/nasionalisme-dan-pendidikan.html' title='Nasionalisme dan Pendidikan'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3892123347995291456</id><published>2010-05-13T21:08:00.001+07:00</published><updated>2011-12-14T12:31:16.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Apa yang Akan Dilakukan Tuhan?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "  &gt;Ini cuma fiksi, tapi ini adalah kisah favorit dari saya yang selalu saya ceritakan kepada semua orang yang menyembah Tuhan...&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah zaman dahulu kala ketika bumi masih muda dan agama-agama besar di dunia belum muncul, tersebutlah sebuah suku di pedalaman yang jauh dari daerah manapun yang merupakan penyebaran agama, memuja dewa mereka... Dalam kehidupan mereka, mereka punya hukum yang mereka yakini berasal dari dewa mereka, dan hukum itu adalah:&lt;br /&gt;1 bunuhlah musuhmu, dan kau akan mendapatkan berkah&lt;br /&gt;2 habisi musuhmu dan perkosa sebanyak mungkin wanita-wanita dari musuhmu, dan kau akan masuk surga&lt;br /&gt;3 jangan berikan belas kasihan kepada sesamamu&lt;br /&gt;4 dsb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka, apa yang dianggap jahat di masa sekarang, adalah sesuatu yang harus dilakukan demi kehormatan mereka, kehebatan, dan iman mereka. Semakin engkau melakukan segala hal tersebut, semakin engkau akan masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah saat Tuhan menurunkan kiamat atas dunia, dan Dia menggelar pengadilan terakhir. Di depan Tuhan, di samping kanan-Nya, adalah orang-orang yang menyembah Dia, yang memujinya, yang berlaku adil dan menggenapi semua perintah-Nya, orang-orang beragama. Di samping kiri-Nya, adalah orang-orang dari suku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat membacakan tuduhan. Kepada umat beragama, diputuskan bahwa mereka akan masuk ke dalam surga, sedangkan bagi seluruh suku tersebut, mereka akan masuk ke neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terjadi kegaduhan. Semua orang suku tersebut marah. Mereka merasa diperlakukan tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kami masuk neraka?" seru mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena kamu semua telah berbuat jahat. Kalian telah membunuh, memperkosa perempuan dan anak-anak, dan tiada belas kasih di antara kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini tidak adil!" kata mereka. "Kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan. Dewa telah menyuruh kami berbuat seperti itu untuk kehormatan kami dan kebaikan jalan hidup kami!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dewa kalian tidak ada. Hanya Tuhanlah yang ada," jawab malaikat. "Tuhan dan agama-Nya serta hukum-Nyalah yang berlaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari mereka berkata, "Lantas, KENAPA TUHAN DAHULU TIDAK DATANG KEPADA KAMI?! Kenapa Dia tidak datang kepada kami, menyadarkan kami, dan mengajarkan kami agama-Nya, hukum-Nya? Kenapa Dia hanya mengajarkannya kepada orang-orang di sebelah kami itu? Kami tidak mengenal Dia sampai sekarang ini. Yang kami tahu adalah DEWA kami! Kami tidak pernah mengenal-Nya! Dan sekarang kami dipersalahkan karena tidak mematuhi hukum yang BAHKAN KAMI SENDIRI TIDAK MENGETAHUI DAN TIDAK PERNAH MENDENGARNYA!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para umat beragama di sisi lain berteriak lantang," Mereka harus dihukum! Jika Tuhan tidak menghukum mereka, untuk apa Tuhan ada? Tuhan tidak akan mengkhianati hukum dan perkataan-Nya sendiri, oleh karena itu mereka harus dihukum, tak peduli apa yang terjadi, mereka telah melanggar semua hukum Tuhan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa keputusan Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3892123347995291456?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3892123347995291456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3892123347995291456' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3892123347995291456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3892123347995291456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/05/apa-yang-akan-dilakukan-tuhan.html' title='Apa yang Akan Dilakukan Tuhan?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-6431070645161513769</id><published>2010-04-15T00:08:00.002+07:00</published><updated>2010-04-15T00:12:50.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Agama di KTP?</title><content type='html'>(Masih mencoba mengubek2 buku mencari catetan OI yang mau saya pelajari hari ini buat ujian besok, eh malah mendapatkan ide untuk menulis ini. Yah, sebenarnya saya hanya sedikit mengetahui dan mengenal perdebatan ini, tetapi saya akan mencoba menulis mengenainya. Saya tahu sudah banyak yang membahas hal ini, tetapi izinkan saya sekali lagi untuk menulisnya.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Dalam kuliah Politik Identitas dan Multikulturalisme, mas Hanif pernah berkata bahwa ada sebuah paradigma yang aneh ketika menyangkut sebuah sensus penduduk, terutama di Indonesia. Sensus penduduk yang diadakan setiap 10 tahun itu akan diadakan lagi pada tahun 2010 ini, dan keanehan yang ada adalah menyangkut sebuah fenomena mengenai komposisi penduduk di Indonesia. Jumlah penduduk dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, tetapi yang mengherankan adalah jumlah pemeluk agama hampir tidak mengalami perubahan yang berarti. Wikipedia.org mencatat "Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%). Selain agama-agama tersebut, pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakui Konghucu." CIA World Factbook mencatat bahwa jumlah "Muslim 86.1%, Protestant 5.7%, Roman Catholic 3%, Hindu 1.8%, other or unspecified 3.4% (2000 census)". Dan jumlah ini tidak mengalami pergeseran berarti dari tahun ke tahun. Sungguh aneh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah aspek politis di sini, atau memang sensus tersebut memang merepresentasikan data yang sesungguhnya? Jelas jika kita membandingkan dengan negara seperti Lebanon yang mengalami konflik akibat pertikaian antar agama yang kemudian diselesaikan dengan Perjanjian Tha'if yang membagi pemerintahan Lebanon berdasarkan komposisi jumlah pemeluk agama, tentu hal ini bisa dipahami dalam kasus Indonesia. Tentu kita bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika jumlah itu mengalami pergeseran signifikan. Peta politik negara ini akan berubah, dan bisa jadi akan menjadi sebuah pertikaian yang mengatasnamakan agama. Anda tentu tahu maksud saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya tidak ingin membahas hal itu dengan khusus. Yang ingin saya bahas adalah dari mana kita bisa tahu komposisi agama di Indonesia tersebut? salah satunya adalah dengan mengecek kepada KTP kita masing-masing. Di salah satu baris (atau kolom? saya kurang tahu, soalnya kalo liat lagi KTP yang saya punya, saya tidak bisa mendefinisikan apakah itu kolom, atau baris.) terdapat kata Agama. Artinya, itu menjadi penanda bahwa si empunya KTP memiliki, memeluk, dan beribadah menurut agama yang tertera di KTP tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seberapa urgennya baris (atau kolom) itu berada di sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat pernah berpikir mengenai apa makna di balik sila pertama Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila tersebut menyebut Tuhan, tetapi TIDAK PERNAH menyebut kata agama! Founding father kita tentu sangat mengerti hal ini. Mereka menghindari pemakaian kata agama karena jika mereka mencantumkan kata tersebut, hal ini akan membuat justifikasi bahwa hanya orang beragama saja yang berhak menjadi warga negara Indonesia dan menyembah kepada-Nya. Jika kita cermati, sila ini juga bertujuan untuk merangkul saudara-saudara kita yang menganut aliran kepercayaan tradisional (seperti animisme, dinamisme, Kejawen, dsb) yang sampai saat ini masih tumbuh subur di dalam masyarakat kita. Bahkan kalau kita cermati lagi, sila ini juga bertujuan untuk merangkul orang-orang yang tidak beragama dan tidak mengikuti aliran kepercayaan tertentu, tetapi percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa (bahasa lain: agnostik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tentu pengecualiannya adalah orang atheis. Walaupun saya bisa mengerti mengapa ada orang yang memilih jalur hidupnya sebagai seorang atheis dan saya menghormatinya [itu kan urusan Anda], namun dalam perspektif negara Indonesia, hal ini tentu bertentangan dengan Pancasila itu sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian adanya, maka walaupun keberadaan baris (atau kolom) agama dalam KTP itu sendiri masih bisa menjadi sebuah perdebatan, secara esensinya, baris (atau kolom) itu tidak mencerminkan sebuah pengakuan terhadap entitas-entitas yang berada di luar agama untuk mendapatkan statusnya sebagai warga negara. Beberapa orang terpaksa mencantumkan agama yang tidak dia anut sebagai jalan untuk mendapatkan KTP, karena KTP sangat esensial untuk berbagai keperluan, seperti mengurus pemakaman, melamar pekerjaan, mengikuti pemilu, atau menyewa VCD di rental ^.^V. Dengan demikian, ada diskriminasi dalam hal ini karena tidak ada pengakuan terhadap aliran kepercayaan, dan ini tentu harus dibenahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sudah ada sebuah pemecahan masalah dalam hal ini. Kalau menurut http://www.mail-archive.com/baraya_sunda@yahoogroups.com/msg20103.html, adanya UU Administrasi Kependudukan No 23/2006 (saya tidak tahu apakah undang2 ini masih berlaku atau tidak atau sudah diubah) "memberi kemungkinan bagi para penghayat kepercayaan untuk 'mengosongkan kolom agama' baik di KTP, Kartu Keluarga, maupun Surat Keterangan Kependudukan. UU itu juga, perlu dicatat, merupakan dokumen resmi pemerintah pertama yang memakai istilah ‘mereka yang agamanya belum diakui’,sebuah istilah yang selama ini dihindari pemerintah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, sudah ada aturan yang menekankan bahwa jika Anda tidak sreg untuk mencantumkan agama dalam KTP anda, Anda bisa meminta itu untuk dihapuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dari sini saya ingin mencari hal lain untuk menjadi rekomendasi mengenai masalah ini mengenai pilihan untuk mengisi baris (atau kolom) tersebut, berikanlah kepada sang empunya KTP. Kita tidak boleh berpikiran sempit dengan berkata "Hapuskan!" atau "Pertahankan!", tetapi bergantung dari konteks yang terjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Jika Anda masih ingin mengisi baris (atau kolom) tersebut dengan agama yang Anda anut, itu sah-sah saja. Ada beberapa orang yang merasa bahwa Agama adalah identitasnya, yang menjadi jalan hidupnya, kebanggaannya, dan hal itu tentu tidak bisa dilepaskan dari hidupnya mengenai pengakuan tersebut, maka penghapusan baris (atau kolom) tersebut tidak pada tempatnya dan hanya akan mendiskriminasikan orang-orang tersebut. Artinya, upaya-upaya beberapa pihak yang berusaha untuk menghapuskan secara menyeluruh mengenai pencantuman Agama di dalam KTP saya pikir tidak pada tempatnya, karena itu akan merugikan secara sepihak terhadap orang-orang yang merasa bahwa agama itu penting untuk dicantumkan di dalam KTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Jika Anda penganut agama dan tidak ingin mencantumkan agama Anda, itu sah-sah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Jika Anda adalah seorang penganut kepercayaan, Anda bisa meminta untuk mengosongkan baris (atau kolom) tersebut, atau mungkin bisa dibuat regulasi dan peraturan perundang-undangan baru untuk mencantumkan nama aliran kepercayaannya dalam baris (atau kolom) tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Jika Anda adalah seorang agnostik, percaya Tuhan tapi tidak beragama, maka Anda bisa meminta untuk mengosongkan kolom tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Jika Anda seorang atheis, well, saya kira tidak akan mudah untuk Anda. Sebab negara ini masih berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan terakhir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Jika Anda adalah orang yang tidak peduli, ya sudah, jalani hidup Anda dengan sebaik-baiknya. Karena hidup adalah perjuangan, dan kita hanyalah manusia... (hubungane opo yo?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya hanyalah pilihan kalau menurut saya... Caoo...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-6431070645161513769?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/6431070645161513769/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=6431070645161513769' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/6431070645161513769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/6431070645161513769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/04/agama-di-ktp.html' title='Agama di KTP?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4311331356710185393</id><published>2010-03-18T23:31:00.001+07:00</published><updated>2010-03-24T18:26:29.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><title type='text'>16</title><content type='html'>I've been tagged by Nafisah Ratanti Wulandari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rules :&lt;br /&gt;1. Once you've being tagged, you are supposed to write a note with 16 random things,fact,habits, or goals about you.&lt;br /&gt;2. At the end, choose 16 people to be tagged&lt;br /&gt;3.You have to tag the person who tagged you.&lt;br /&gt;4.If I tagged you, it's because I want to know more about you&lt;br /&gt;___________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. saya suka sama Tintin!Yayaya, TINTIN! Makhluk berjambul membawa anjing putih itu selalu membuat diri ini menjadi gila. Gila dan mabuk kepayang! kalo ada orang yang pingin ngasih antara Ferrari Enzo dan Tintin and Alph-Art Original Version dari herge sang penulisnya, saya bakalan tetep milih...&lt;br /&gt;Ferarri Enzo-lah, emang saya gila??? (tapi trus tak jual, abis laku uangnya beberapa buat beli Tintin itu, n sisanya buat nyumbang ke panti asuhan sama buat foya2 seumur hidup hehehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. saya takut ULAR! Ya, ULAR! makhluk melata yang sungguh sangat mengerikan itu selalu menjadi momok bagi diri saya. benar2 nggilani. Weeeekz! Entah kenapa yang terjadi dalam diri saya, aku yo bingung je. Makanya saya juga pikir2, adakah hubungan phobia ular ini shio saya yang juga shio ular? Pokoknya takut waelah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kenapa saya masuk HI UGM? well, inilah yang sebenarnya harus saya rahasiakan, tapi biarlah pada tahu. kalo ada anak HI yang pingin jadi diplomatlah, duta besarlah, menteri luar negerilah, atau pingin sekedar jadi suami beristrikan anak SMP (moga2 sheikh puji bukan anak HI), akan tetapi motivasi saya tergolong aneh. dulu bayangan saya masuk HI adalah untuk supaya dan agar saya kelak bisa ke Inggris dengan gratis, bisa nonton Manchester United secara langsung di Old Trafford sama ketemu sama Emma Watson! --cethek banget pikiranne--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. saya anak yang aneh. dikasih baju langsung dipakai, dikasih minyak tawon langsung dilempar ke sarang tawon, dikasih tulang langsung menggonggong. halah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. saya suka bikin novel. bikin novel itu susah susah syuuuusaaah bangeeet. kebanyakan ide di otak, padahal yang satu belom kelar. makanya sampe sekarang saya masih jadi orang dodol. kalo gak kan pasti saya udah jadi penulis setaraf dan brown ato JK rowling (ngarep mode=ON)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. pingin nikah maksimal umur 40 tahun dan punya anak kembar cowok cewek. itupun kalo masih ada yang mau sama saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. pingin jadi romo di umur 45 tahun. itupun kalo yang nomor 6 emang bener2 gak kesampean, dan pilihan saya hanyalah antara Luna Maya dan Dian Sastro (bukan apa2, kalo umur 40an gitu mereka kan udah pada keriput? jadi sekalian ogah aja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. pingin jadi bujangan keren seumur hidup mulai umur 45. itupun kalo nomor 7 gagal tes masuk seminari dan gak boleh jadi romo karena muka mesum saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. impian masa kecil saya, waktu saya masih orok, pipisnya masih ke atas, ngileran, suka puup sembarangan, adalah menjadi astronot! keren aja jadi astronot (ni motivasi juga gara2 dibeliin ibuku Tintin yang Penjelajahan di Bulan), bisa maen ke luar angkasa, dan waktu kelas 3 SD udah apal itu sembilan planet tatasurya, nebula, satelit2 jupiter, bahkan teori Big Bang. emang super pinter bangetlah dulu aku (sekarang mah lelet, telmi, oon).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Saya tidak bisa berenang! ya, hanya ada satu gaya yang saya bisa, yaitu gaya batu menyelam. Kenapa saya gak suka renang itu gara2 dulu ada kejadian paling mengerikan dalam hidup saya, yaitu waktu itu diajakin ke kolam renang di Semarang. waktu mau renang tiba2 ada mas2 yang ngeliatin saya terus. Oh shitt!!! Dia pasti gay! sekian lama diliatin, gak enak juga kan, akhirnya saya keluar dari kolam dan langsung pergi, eh dia ngejar saya. Kampret! Matio wae! Shit! Untung saya cari perlindungan di pos satpam,eh si mas-mas masih ngejar saya sampe situ. sebelum saya mau teriak, si mas-mas bilang,"dek, maaf, ni celana renangnya ketinggalan di kolam, copot waktu dek ngelompat ke dalam." dan dia langsung ngeloyor pergi, meninggalkan saya dengan pak satpam yang ngekek gara2 liat saya cuma pake celana dalam doang. (kok gak sadar bisa copot ya? inilah misteri hidup saya yang tak pernah saya mengerti). dan saya membayangkan tadi banyak cewek2 di kolam...pantesan mereka senyum2 gitu. Oh shitt!!!! setelah itulah saya kapok berenang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. pingin punya superkomputer yang bisa buat maen game berat semacam Splinter Cell, COD4, Mario Bros (halah) sekaligus. dan juga anti virus!!!! I hate Virus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. sebenarnya saya ini orang yang cuek sama apapun, gak suka kalo harus mikir pake baju apa hari ini, sudahkah anda mandi, ataukah mau makan apa hari ini. itu tidak penting. tapi ada kejadian bodoh yang membuat saya jadi berubah akhir2 ini, yang pertama gara2 punya pacar yang freak sama penampilan (kadang2 seneng diperhatiin, kadang2 malah sebel banget kok hanya gara2 dia gak suka warna pakaianku dia langsung cemberut), dan yang kedua urusan mandi jadi sering banget gara2 sempat kena HI UGM 2007 Gatal2 Cihuyyy Syndrom yang ditularkan oleh anak HI berinisial bobo. halah! sumpah, sindrom paling menyiksa pokokmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Percaya banget sama Tuhan dan, bukannya benci, tapi sangat kecewa dengan agama. kadang agama dijadiin alasan buat menghakimi, dijadikan alasan buat menyerang orang lain yang berbeda. Tak bisakah kita semua hidup dengan damai tanpa ada konflik di antara kita? kadang slogan Bhinneka Tunggal Ika hanya omong kosong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Takut sama hantu, dan sialnya dulu rumah saya berhantu. bayangkan jika sedang sendirian di rumah, tiba2 ada yang "lewat" gitu, ato lagi tidur (sendirian di rumah lagi) trus tiba2 ditindihi. huh! untung "dia" udah jinak sekarang, gak pernah muncul lagi ganggu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. suka badminton! sayang sekali, semenjak saya kecelakaan dan kaki saya seperti ini, saya jadi ragu bisakah saya badmintonan lagi? huks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. takut banget sama cewek yang kelewat agresif, ngejar2 terus gak henti2, dan berusaha memaksakan kehendaknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4311331356710185393?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4311331356710185393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4311331356710185393' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4311331356710185393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4311331356710185393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/03/16.html' title='16'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-2870521985472252074</id><published>2010-03-15T08:44:00.002+07:00</published><updated>2011-12-14T12:35:27.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JOKE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Panduan Cara Menghadapi Gempa (a la Danis)</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Banyaknya gempa yang melanda Indonesia membuat was-was... was-was karena tidak bisa diprediksi kapan... jadi andaikata ada gempa kita pasti panik... berikut adalah kiat menghadapi gempa, baik untuk preventif, pada saat kejadian , maupun setelahnya... nah, beberapa tips di sini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan data empiris yang faktual dan bisa dipertanggung jawabkan... walaupun tentu saja pada akhirnya tergantung dari Yang Di Atas... jadi saya tidak bertanggung jawab ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Cara Preventif Sebelum Gempa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena gempa tidak bisa diprediksi kapan terjadinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan. beberapa hal ini harus diperhatikan untuk bisa menghindari kemungkinan terburuk dan usaha-usaha penyelamatan diri setelahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. hindari berada di dalam bangunan -- sebaiknya anda beraktivitas, sekolah, masak, mandi, mencuci, belajar, pacaran, dsb di alam terbuka. selain lebih sejuk (kecuali kalo siang hari jam 1), ini juga membuat anda belajar menghargai privasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. hindari berada di keramaian -- keramaian sangat tidak menolong ketika terjadi gempa. percayalah, anda akan ikut panik walaupun anda sendiri tidak panik. keuntungannya cuma satu: berharaplah anda dipeluk wanita cantik yang panik karena berusaha menyelamatkan diri... (jangan lupa pakai parfum yang wangi biar si doi tidak kabur. selanjutnya terserah anda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. hindari berada di lantai dua ke atas -- selain susah menyelamatkan diri, lantai dua ke atas tidak aman untuk ditinggali. percayalah, keuntungan tinggal di lantai 2 ke atas hanyalah, anda bisa memata-matai rumah tetangga anda dari jauh tanpa ketahuan, tapi kalau gempa, anda akan sangat kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. hindari berada di kamar mandi terlalu lama -- usahakan mandi tidak lebih dari 2 menit. pakailah air secukupnya. selain untuk mencegah global warming, ini untuk memberi anda pelajaran hidup. masih banyak saudara kita di NTT yang kesulitan air. 1 liter untuk 10 liter. negara sudeka merdeka, tapi masih kekurangan air?? ckckck... negara apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. jika harus berada di kamar mandi/ WC lama -- mandilah dengan memakai celana (hanya disarankan untuk pria. untuk wanita [karena saya tidak tahu anatomi tubuh mereka], pikirkan pakaian apa yang bisa anda pakai). setidaknya ketika gempa terjadi, dan anda harus keluar rumah, anda tidak harus telanjang. jangan pakai handuk, trus keluar rumah! ingat, UU Anti pornografi dan pornoaksi. anda tidak mau ditangkap polisi, bukan? oh ya, kalau anda buang air besar, usahakan 30 detik selesai. anda tidak ingin kalau... (bayangke dhewe waelah)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. taruhlah keset di depan kamar mandi -- biar anda bisa meniriskan air di kaki anda. anda tidak mau kepleset ketika berlari ke pintu luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. pakailah selalu helm walau di dalam rumah -- anda tidak mau kepala anda tertimpa plafon, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. pakailah sepatu kets dimanapun di dalam rumah, waktu tidur sekali pun -- sepatu kets anti slip, sigap, dan nyaman untuk dipakai berlari. jangan pakai high heel, selain susah makainya, jalan pun susah (njuk ngopo diciptakan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. waktu kuliah, usahakan anak-anak yang berukuran kecil berada di dekat pintu, yang besar-besar jarak yang agak jauh -- preventif, anda tidak mau pintu dijejali oleh rombongan orang berbadan gedhe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. menyambung nomor 10, dietlah -- berbadan kecil mudah selamat. percayalah. bila terjadi gempa, paling tidak masih muat di kolong meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. timbunlah bahan makanan yang banyak dan tahan lama -- biar ada persediaan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Ketika Gempa Terjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya satu: Jangan panik! Yakinkanlah dirimu bahwa peristiwa yang terjadi adalah gempa, dan bukan fenomena hantu yang sedang mengguncang tempat tinggal anda gara-gara anda pipis di tempat mereka sedang gentayangan. Keluarlah ke tempat yang lebih aman. bawa anggota keluarga kalian, dan tak perlu membawa koleksi VCD Miyabi kalian. bawalah hape buat komunikasi dengan keluarga di luar kota. itupun kalau ada sinyalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Setelah gempa terjadi&lt;br /&gt;1. Amankanlah anggota badan anda. check semuanya apakah masih utuh atau ada yang lupa dibawa. hah??? (ngeri tenan)&lt;br /&gt;2. amankan keluarga anda. mereka paling berharga.&lt;br /&gt;3. check sekali lagi, apakah itu benar-benar gempa atau gangguan hantu, atau bahkan halusinasi anda. anda tidak mau dianggap orang gila dan tidak waras oleh orang-orang di sekitar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: pada akhirnya, berdoalah sebelum dan sesudah gempa, apapun agama anda. Ini untuk preventif hal yang tidak bisa dihindarkan, karena Tuhan akan senang ketika anda ingat kepada-Nya pada saat terakhir anda. bila anda seorang atheis, cobalah berdoa, walaupun sulit terucap. jika anda mati waktu gempa, setidaknya jika Tuhan itu ada, anda pernah berdoa kepada-Nya. Jika tidak ada, maka berbahagialah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tambahan saran lagi??? atau kritik saran?? semua untuk kebaikan bersama. selamat dicoba.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-2870521985472252074?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/2870521985472252074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=2870521985472252074' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2870521985472252074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2870521985472252074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/03/panduan-cara-menghadapi-gempa-la-danis.html' title='Panduan Cara Menghadapi Gempa (a la Danis)'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-7257863511214008704</id><published>2010-02-15T09:05:00.000+07:00</published><updated>2010-02-15T09:06:43.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>John Terry... Sebuah Permenungan...</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Vanessa Perroncel memang luar biasa. Orang tua tunggal mantan pacar Wayne Bridge itu berhasil meluluhlantakkan komitmen dan kesetian John Terry terhadap istrinya, Toni Poole. Walaupun kita takkan pernah tahu apa sebenarnya yang terjadi, apakah Terry atau Perroncel yang pertama kali memulai, tetapi yang pasti, perbuatan sang skipper itu harus mendapatkan hukuman dengan dicopotnya ban kapten timnas Inggris dari lengannya. Rio Ferdinand pun kejatuhan durian runtuh mendapatkan ban kapten tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terry lahir di Barking, Inggris Timur, tanggal 7 Desember 1980. Penghargaan-penghargaan sebagai seorang pemain pernah dia terima, seperti Best UEFA Champions League Defender tahun 2005 dan 2008. Dia pun kapten Inggris sejak tahun 2005 sampai 2010. Pertama kali saya tahu tentang John Terry adalah saat saya bermain Football Manager 2005. Kala itu saya mengamati bahwa dia adalah seorang pemain Chelsea, namun juga penggemar Manchester United. Dalam game, saya berhasil memboyongnya ke Old Trafford gara-gara hal tersebut. Sayang, di kenyataan, mungkin butuh keajaiban dia mau pindah dari Stamford Bridge ke Old Trafford.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terry, sama seperti banyak pemain Inggris lainnya, mendapatkan sorotan yang lebih besar daripada pemain sepakbola dari negara lain. Apalagi sebagai seorang kapten, sorotan terhadap dirinya lebih besar lagi. Dia adalah nahkoda yang membawa permainan tim dalam pertandingan. Seorang kapten tidak boleh bermain buruk atau melakukan kesalahan sedikit pun. Dari sebelas pemain di lapangan, yang 10 lainnya boleh saja bermain seperti pemain tarkam, tapi sebagai kapten, dia harus bermain layaknya dewa. Di luar lapangan pun dia tidak boleh melakukan kesalahan. Dia harus memiliki kehidupan yang "beres". Itulah mengapa Franz Beckenbauer bisa disebut Der Kaiser karena selain kepemimpinannya di lapangan yang luar biasa, kehidupan di luar lapangan pun bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang tidak dimiliki oleh John Terry. Kepemimpinannya di lapangan tidak diragukan lagi. Dia disegani kawan maupun lawan. Banyak yang bersimpati kepadanya ketika dia gagal mengeksekusi penalti pada final Liga Champions antara Chelsea melawan MU. Tetapi kali ini, tidak banyak yang bersimpati kepadanya. Publik Inggris seakan menghakiminya, menjadikan perselingkuhannya dengan Perroncel sebagai berita utama sekaligus aib nasional karena sang kapten yang harusnya sebagai dewa, ternyata juga manusia. Tentu publik sepakbola Inggris patut kecewa dengan kelakuan sang kapten. Sebagai seorang panutan (dan seharusnya Terry tahu itu), dia tidak seharusnya melakukan hal-hal di luar norma-norma yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah Terry? Secara moral, mungkin dia salah. Namun jangan lupa, kadang kita memberikan standar tertentu terhadap kehidupan ini, terhadap orang lain. Jika orang lain melakukan kesalahan besar, kita akan berusaha untuk menghancurkannya. Kita akan menyalahkannya seakan-akan dia sampah. Apalagi jika dia adalah orang yang berada di atas, orang penting, atau seorang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin tidak boleh sama sekali melakukan kesalahan. Seorang pemimpin harus selalu melakukan hal-hal yang benar. Seorang pemimpin harus bisa menjadi panutan bagi banyak orang yang dipimpinnya, harus mampu memimpin dalam kondisi apapun, kalau perlu dia harus mau berkorban, bersedia menanggung dan dihukum karena kesalahan anak buahnya. Begitulah nasib seorang pemimpin, karena untuk itulah dia disebut pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita seakan-akan lupa bahwa kita juga adalah orang-orang dengan segala kesalahan. Bukan tidak mungkin kita juga melakukan kesalahan-kesalahan yang jauh lebih besar daripada yang John Terry lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga lupa, bahwa kita hampir selalu menarik kesimpulan tanpa melihat ke dalam diri kita sendiri. Seperti kata pepatah: Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak. Kita selalu bisa melihat kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, tetapi melupakan realita bahwa kita juga bisa saja melakukan kesalahan yang sama, sebab mungkin kita tidak lebih baik daripadanya. Kita bisa saja berada dalam posisi John Terry sekarang, bisa saja dipersalahkan sama seperti dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga sering melupakan keberhasilan orang lain, prestasinya, atau pencapaiannya. Kita selalu membanggakan milik kita, tapi mencemooh atau mencari-cari kesalahan orang lain jika pencapaian mereka lebih daripada kita. Saat yang lalu mungkin John Terry berada di atas, dan musuh-musuhnya selalu mencari kesalahan-kesalahannya. Kini, musuh-musuhnya (termasuk pers dan media massa) melihat celah itu, dan menggunakannya sebagai jalan untuk menghancurkan Terry. Dan bisa jadi, besok ketika mungkin Inggris menjadi juara Piala Dunia 2010, orang-orang inilah yang akan pertama kali mendekatinya, memberi selamat kepadanya, seakan-akan merekalah yang paling berjasa karena kesuksesan Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak membela John Terry, pun juga tidak membenarkan apa yang dia lakukan. Saya hanya berkata, hal yang sama mungkin saja bisa terjadi kepada kita, hal yang sama bisa saja kita lakukan. Kesalahan yang Terry perbuat bisa saja kita lakukan, bisa saja kita jatuh pada lubang yang sama dengannya, dan masih pantaskah kita menghakimi seseorang John Terry jika kita mungkin sama busuknya dengan dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jangan-jangan, kita ini memang makhluk yang munafik...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-7257863511214008704?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/7257863511214008704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=7257863511214008704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7257863511214008704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7257863511214008704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/02/john-terry-sebuah-permenungan.html' title='John Terry... Sebuah Permenungan...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3379860242327184732</id><published>2010-02-15T08:58:00.002+07:00</published><updated>2010-03-24T18:28:46.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Sinta Obong... Sebuah Pemikiran...</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Ketika Rahwana telah dikalahkan, akhirnya Rama berhasil menemui istrinya, Sinta, yang ditandu kemudian menghampiri sang suami. Namun tiba-tiba Rama menepis sang istri, dan memalingkan mukanya dari wanita itu. Tak ayal, bingunglah Sinta dengan sikap sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perang yang getir ini tidak kujalani hanya demimu, tetapi juga karena merupakan tugasku sebagai seorang ksatria. Namun mendapatkanmu kembali tidak membuatku bahagia. Keraguan meliputi diriku," kata Rama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lantas melanjutkan,"Mana mungkin aku bisa menerimamu kembali ketika dirimu telah tidur dan tinggal di tempat orang asing?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan Sinta meledak. "Kau benar-benar picik, Rama! Aku diculik, tidak ada pilihan lain buatku. Suamiku ternyata lupa dengan asal usulku, dengan jati diriku, dengan diriku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas dengan kemarahan, Sinta meminta Lesmana menyediakan api unggun baginya. Rama tidak melunak. Dia membiarkannya. Sinta, yang kemudian memantapkan langkahnya, berdoa kepada Dewata, kepada Batara Agni, "Engkau tahu kemurnian hatiku, o Dewata! Terimalah aku ke dalam pangkuanMu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinta melompat ke dalam kobaran api. Ajaib, dia selamat! Batara Agni melindunginya dari kobaran api, bahkan dewa-dewa kahyangan turut serta menolongnya. Batara Brahma pun menegur Rama,"Rama, bukankah dia Laksmimu? Mengapa engkau tidak mempercayainya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Rama tersadar dari gelap matanya, dan kemudian dengan penuh sukacita menerima kembali Sinta di sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(disadur dengan perubahan2 dari novel Ramayana karangan C. Rajagopalachari, berdasarkan epos Ramayana karya Walmiki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Jika kita melihat kepada peristiwa-peristiwa di dalam Sendratari Ramayana, mungkin kita akan melihat jalinan-jalinan adegan-adegan peperangan antara bala tentara Rama melawan bala tentara Rahwana. Perang di dalam Sendratari Ramayana tersebut tampak singkat, namun tentu saja tidak seperti itu. Perang tersebut melibatkan dua kekuatan besar, dan pastinya berdurasi panjang. Perang Troya yang terjadi antara Troya dan Yunani pun berlangsung kira-kira 10 tahun sampai dengan kejadian panglima-panglima Troya tertipu oleh tipu muslihat kuda kayu yang dibuat oleh pasukan Yunani. Bukan tidak mungkin pertempuran antara Rama dan Rahwana pun berlangsung bertahun-tahun pula. (kita memakai asumsi itu karena dalam Ramayana, terdapat ambiguisitas mengenai angka tahun. Rajagopalachari sendiri mengatakan bahwa 32.000 tahun bisa saja dimaknai sebagai hanya 32 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya, Sinta sendiri dari saat pertama dia diculik di hutan sampai Rahwana dikalahkan di Alengka dan kemudian dia bertemu dengan Rama, pastilah telah memakan waktu bertahun-tahun. Dalam sekapan sang raja raksasa yang sakti dan tangguh selama waktu itu, apalah artinya Sinta yang kecil, lemah, yang selama hidupnya hanya diajari dengan keutamaan seorang wanita, tetapi tanpa mendapatkan bimbingan mengenai bela diri atau pertarungan? Jika begitu, masih mungkinkah Sinta tidak pernah mengalami hubungan badan dengan sang raja raksasa? Masih mungkinkah Sinta yang tidak memiliki kuasa apapun di Alengka, sanggup menahan "perkosaan" atas dirinya yang dilakukan oleh Rahwana? Bisakah Anda membayangkan selama bertahun-tahun itu Sinta selamat dari paksaan sang raja yang tentu saja tidak akan tahan melihat ada seorang wanita ayu di kerajaannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini pernah menjadi diskusi yang menarik beberapa waktu yang lalu. Tidak mungkin Sinta belum pernah dijamah oleh Rahwana, kata teman saya. Dia pasti mengalami perundungan seksual dari sang raja raksasa selama dia ditawan di Alengka. Dengan segala "power" yang dimiliki oleh Rahwana, tidak mungkin Sinta bisa mengelak dari nafsu sang raja. There's no hope.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Ramayana memberikan tempat yang tinggi kepada Dewi Sinta. Para dewa melindunginya. Bahkan Batara Brahma turun dari kahyangan hanya untuk memperingatkan Rama atas kelalaiannya. Sinta berhasil membuktikan dirinya masih suci. Api yang panas itu tidak berani menyentuh sehelai rambutnya pun. Padahal secara rasional tidak mungkin Sinta masih suci. Kenapa hal ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kata-kata menarik yang saya dapatkan dari teman saya yang pernah membaca novel Rara Mendut karangan YB Mangunwijaya. Intinya adalah dalam novel itu, seorang wanita masih suci jika dia tidak menghendaki hubungan badan atas dirinya. Walaupun mungkin sang wanita sudah tidak perawan, tetapi jika selama itu dia tidak pernah menyetujui hubungan badan yang terjadi atas dirinya, dia masih bisa dianggap perawan. Seorang wanita walaupun sudah menikah bertahun-tahun sekali pun, dia masih perawan jika dia hanya mencurahkan keinginannya itu terhadap suaminya. Walaupun mungkin saja dia melakukan dengan laki-laki lain, tapi jika hatinya tidak menghendakinya, dia masih suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, jelaslah jika kita memakai analogi tersebut untuk menjelaskan mengapa Sinta diselamatkan oleh Dewata. Sinta, walaupun mungkin dia sudah berkali-kali dilecehkan dan diperkosa oleh Rahwana, jika dia tetap fokus setia kepada Rama, jika dia tidak mengizinkan hal itu terjadi, jika dia melawan dan tidak menikmatinya, jika dia selalu mengharapkan sang suami, jika dia tidak pernah berhenti memikirkan sang suami, dia tidak pernah jatuh ke dalam dosa. Dia masih suci ketika hatinya tidak membiarkan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika dia menginginkannya, atau menikmatinya, dia pun dipersalahkan, jatuhlah dia ke dalam dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesucian seorang wanita tidak terletak apakah dia masih perawan atau tidak, tetapi dilihat dari usahanya untuk mempertahankannya. Kesucian seorang wanita itu berada di hati dan jiwanya. Jika hatinya suci dan murni, dia akan tetap perawan, seumur hidupnya, apapun yang terjadi. Dan Sinta telah membuktikan, bagaimanapun, kesucian hatinya tetap dia jaga hanya untuk suaminya. Itulah mengapa dia diselamatkan. Dan itulah mengapa Rama meminta maaf kepada istrinya sebagai salah satu keutamaannya sebagai seorang ksatria, dan menerima Sinta kembali di sisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(12 Februari 2010)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3379860242327184732?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3379860242327184732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3379860242327184732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3379860242327184732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3379860242327184732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/02/sinta-obong-sebuah-pemikiran.html' title='Sinta Obong... Sebuah Pemikiran...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3440047774526979227</id><published>2010-02-11T22:30:00.002+07:00</published><updated>2010-03-24T18:28:29.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Mengenang Cinta...</title><content type='html'>Tidak ada sesuatu yang pas untuk mendefinisikan apa itu cinta. Banyak definisi, tetapi menurut saya, tidak ada yang benar-benar bisa menjelaskannya. Mungkin cinta bisa saya didefinisikan secara sederhana sebagai perasaan yang muncul karena reaksi kimiawi tubuh menyebabkan perbedaan hormonal yang berujung kepada perasaan yang semakin lama semakin menguat yang membuat perilaku seseorang menjadi berbeda dari biasanya. kondisi paling parah adalah ketika orang itu mengalami kondisi kegilaan yang didahului dengan obsesi, dan membuat orang tersebut melakukan tindakan yang tidak rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hebatnya lagi, keajaiban cinta dirayakan secara khusus. Sejak tahun 496 Masehi, ketika Paus Gelasius I menetapkan bahwa tanggal 14 Februari adalah pesta Santo Valentine, sejak saat itulah muncul tradisi untuk saling bertukar bingkisan, bunga, atau kartu ucapan untuk menunjukkan ekspresi cinta antar kekasih, atau antara anak dan orang tuanya, dan sebagainya. Hanya saja, dalam perkembangannya, momen yang sebenarnya digunakan untuk merayakan cinta kasih ini, tidak mendapatkan dukungan dari segala pihak. Di India misalnya, kelompok Hindu fundamentalis Shiv Sena akan melakukan sweeping terhadap pasangan yang kedapatan berduaan atau sekedar bergandengan tangan, dan kemudian menikahkan mereka di tempat. Di Arab Saudi, dengan anggapan bahwa hal itu adalah perayaan Kristiani, pemerintah Saudi melarang penjualan benda-benda yang melambangkan perayaan Valentine. Di Pakistan juga sama, dengan anggapan Valentine adalah "a shameful day. The people in the West are just fulfilling and satisfying their sex thirst". (en.wikipedia.org/wiki/Val&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;entine's_Day) Valentine's Day pun dikotori oleh peristiwa pembantaian oleh anggota geng Al Capone terhadap 5 orang anggota geng Bugs Moran dan 2 non-anggota di 2122 North Clark Street, Lincoln Park, Chicago (en.wikipedia.org/wiki/Sai&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;nt_Valentine's_Day_massacr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;e). Peristiwa yang lebih dikenal sebagai Black Valentine itu merupakan peristiwa berdarah paling diingat sepanjang masa, karena bukan saja kekejaman yang terjadi di dalamnya, namun juga karena kejadiannya bertepatan dengan hari Valentine tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang menjadi sebuah hal yang aneh untuk dibicarakan, bahkan dinyanyikan. Kebanyakan lagu-lagu yang beredar di masyarakat, baik itu lagu Indonesia maupun lagu-lagu mancanegara, semuanya berbicara mengenai cinta. Banyak juga novel-novel, karya sastra, puisi, dan sebagainya berbicara mengenai cinta. Begitu berartinya cinta dalam hidup manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja. Mungkin tidak ada hal sekuat cinta yang bisa dialami oleh manusia. Cinta mungkin mengatasi kejahatan dan kebatilan. Lord Voldemort takluk karena cinta ibu Harry Potter melindunginya dari Kutukan Maut. Sailor Moon pun selalu berteriak lantang sebelum menghadapi lawan-lawannya,"Demi cinta dan keadilan, Sailor Moon!" Bahkan Ti Pat Kai pun selalu mengulang kata-kata yang sama,"Dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir." menunjukkan bagaimana berartinya (atau dalam kasus Pat Kai, "beratnya") cinta itu jika dirasakan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah-kisah cinta klasik pun sebenarnya menunjukkan bahwa cinta bisa merubah jalur hidup seseorang. Taruhlah seperti yang dilakukan oleh Romeo dan Juliet. Demi cintanya, mereka rela untuk melakukan apa saja untuk bersatu. Sayang, tragedi memisahkan mereka. Jika saja Romeo tidak menenggak racun yang membuat Juliet mengakhiri hidupnya dengan menusuk dadanya dengan pisau, bisa jadi persatuan cinta keduanya akan membuat perseteruan antara Montague dan Capulet berakhir. Cinta yang terburu-buru, tidak rasional, dan penuh emosi malah akan berbalik dan menyengsarakan orang yang mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian yang sama dengan Romeo dan Juliet. Karena perbedaan-perbedaan tertentu, cinta yang seharusnya bisa menjadi persatuan antara dua orang, malah menjadi masalah. Entah itu perbedaan kelompok, atau perbedaan agama, atau suku, atau apapun itu. Dan terkadang penyelesaiannya tidak rasional. Saya jadi teringat kisah nyata yang saya baca di Majalah Femina bertahun-tahun lalu mengenai dua orang pasangan yang menenggak racun karena tidak direstui orang tuanya. Tentu kita tidak pernah menginginkan hal yang sama terjadi, tetapi tidak ada yang pernah tahu, karena sekali lagi, cinta itu ajaib. Dia mampu memaksa manusia bertindak tidak rasional, karena manusia yang sedang dimabuk asmara, bahkan hal yang tidak rasional sekalipun mereka anggap rasional. For love, we'll do anything...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak yang bisa dilakukan untuk mengenang cinta, termasuk dengan merayakan hari Valentine. Namun jangan lupa juga, dibalik kegembiraan cinta, mengintai dari sudut gelap, kesakitan dan ketakutan, kegalauan dan kegundahan. Seperti kata pepatah: Cinta adalah perangkap, ketika ia datang kita hanya melihat cahayanya, bukan sisi gelapnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Valentine bagi Anda yang merayakannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3440047774526979227?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3440047774526979227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3440047774526979227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3440047774526979227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3440047774526979227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/02/mengenang-cinta.html' title='Mengenang Cinta...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-394415704105706794</id><published>2010-02-11T22:29:00.002+07:00</published><updated>2011-12-14T12:35:38.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Mari Kita Berandai-andai...</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1 Andai Noordin M Top tidak membom Ritz Chalton dan JW Marriotts, rakyat Indonesia pasti akan menyaksikan timnas Indonesia dibantai 10-0 tanpa balas oleh para punggawa-punggawa Manchester United. Mungkin asumsi yang berlebihan, tetapi lawan Laos saja kalah 0-2, bisa apa Indonesia lawan MU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Andai World Trade Center tidak dikamikaze oleh teroris, mungkin saja jutaan warga Afghanistan, Irak, dan tentara Amerika yang tewas, saat ini masih menghembuskan nafasnya di dunia ini, dan gelombang kekerasan di kedua negara tersebut tidak akan terjadi seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Andai Uni Soviet tidak runtuh, dan Tembok Berlin masih tegak sampai sekarang, mungkin kita akan menyaksikan Michael Ballack dan Oliver Kahn saling berjibaku satu sama lain dengan panji Jerman Timur dan Jerman Barat. Selain itu pula, mungkin saja kita akan menyaksikan perang nuklir yang benar-benar terjadi antara Soviet dan AS semenjak bertahun-tahun yang lalu, dan Marxisme masih relevan untuk menjelaskan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Andai Peristiwa 30 September 1965 (PKI) tidak terjadi, beberapa korban mungkin masih hidup hingga saat ini, Ade Irma Suryani pasti sudah berkeluarga dan mungkin sudah punya cucu, mungkin Soekarno menjadi Presiden Seumur Hidup, Presiden Kedua Indonesia bukanlah Soeharto, namun bisa jadi malah Megawati Soekarnoputri, dan Indonesia mungkin akan memiliki senjata nuklir yang dipinjamkan dari Uni Soviet dan memiliki program antariksanya sendiri, dan Timor Timur tidak pernah masuk ke dalam wilayah Indonesia, serta tidak akan pernah ada yang namanya Freeport Mining Corp di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Andai insiden Krisis Misil Kuba benar-benar membuahkan perang terbuka antara Soviet dan AS, boleh jadi Indonesia yang akan tampil menjadi kekuatan adidaya, ketika kehancuran total terjadi antara kedua adidaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Andai Perang Dunia II tidak pernah terjadi, mungkin kita akan menyaksikan Hitler dan Trumann sedang duduk ngopi bareng, dengan Stalin dan Hirohito berdiri di belakangnya mengagumi lukisan Picasso sambil tertawa-tawa mengejek gambar abstrak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Andai Jepang tidak pernah dibom atom, Hiroshima dan Nagasaki tidak akan pernah hancur lebur, dan mungkin Indonesia masih akan dijajah oleh Jepang hingga beberapa tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Andai Hitler tidak berbuat bodoh dengan mendeklarasikan perang melawan AS dan Soviet pada saat yang bersamaan, mungkin saja Jerman akan mampu mengatasi perlawanan Soviet di Stalingrad, dan kemudian memenangkan pertempuran lawan AS dalam D-Day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Andai Jerman memenangkan semua pertempuran di front Eropa dan Afrika, mengalahkan Soviet di front Timur, bisa jadi kemudian Amerika Serikat akan mendapatkan serangan, dan pertempuran akan terjadi di dekat Patung Liberty, di Philadelphia, dan mungkin Harvard University mengalami kehancuran akibat bom napalm angkatan perang Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Andai Jerman memenangkan Perang Dunia II, bukan cuma Yahudi yang akan hilang dari muka bumi ini, namun juga ras-ras bangsa lainnya. dan 300 tahun kemudian, mengutip sedikit novel The Zahir karya Paulo Coelho, Tokyo dan Jakarta mungkin sudah didiami oleh manusia-manusia dengan perawakan putih dan pirang dengan mata birunya, dan segala hal mengenai sejarah umat manusia akan digantikan dengan kebohongan publik bahwa Adam dan Hawa adalah orang Jerman, dan hanya ada satu ras yang ada di bumi ini, ras Arya, dan tidak ada ras lain selain itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Andai Belanda/VOC tidak pernah menjajah Nusantara, tidak akan pernah berdiri negara Indonesia, yang ada akan muncul negara-negara seperti Negara Jawa, Republik Pasundan, Federasi Sumatera, Federasi Borneo, Monarki Tidore, dan Konfederasi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Andai Diponegoro tidak pernah tertangkap Belanda, mungkin Indonesia (atau Jawa) sudah merdeka dari dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Andai Hassanuddin tidak pernah menyerah kalah dalam perang, tidak akan ada perjanjian Bongaya, dan mungkin Makassar tidak akan pernah dijajah Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Andai tidak lahir orang-orang seperti Newton, Einstein, Riemman, Gauss, von Braunn, Goddart, dan imajinasi Jules Verne, manusia mungkin masih akan berangan-angan untuk berjalan-jalan di bulan sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Andai Edison tidak pernah menemukan lampu, mungkin sekarang kita sedang membaca buku World Politics dengan lilin dan sentir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Andai Emma Watson tidak pernah menjadi Hermione Granger, mungkin saya malah akan naksir sama Luna Maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Andai saya tidak pernah dilahirkan di dunia ini, mungkin Anda tidak akan pernah membaca tulisan saya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-394415704105706794?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/394415704105706794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=394415704105706794' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/394415704105706794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/394415704105706794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/02/mari-kita-berandai-andai.html' title='Mari Kita Berandai-andai...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4189474926425852082</id><published>2010-02-11T22:25:00.001+07:00</published><updated>2010-02-11T22:29:12.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Indonesia, Menurutku...</title><content type='html'>(Tulisan ini mungkin akan ditertawakan oleh para ahli sejarah, tetapi tidak ada salahnya mencoba... Sekali lagi, ini hanya sebuah tulisan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat kembali bertahun-tahun lalu ketika awal-awal menjadi mahasiswa, terjadi perdebatan di kelas Ilmu Sosial Dasar B antara teman-teman mengenai dari manakah kebudayaan awal di dunia ini berasal. Ada yang bilang, dari Eropa karena kemegahan kebudayaan Yunani dan Romawinya. Ada yang bilang, dari Cina, sebab orang Cina telah mengenal mesiu sejak 3000 tahun yang lalu. Ada yang bilang, dari Arab, karena anggapan bahwa manusia pertama berasal dari nenek moyang orang Arab (hal ini dikuatkan dari ajaran agama juga). Lantas, yang mana yang benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak saya mengulang kembali membaca buku karya ES ITO, Negara Kelima, dan merenungkan betapa mudah lupanya kita dengan jati diri kita sebagai sebuah bangsa yang besar. Saya membayangkan gelora semangat Ito dalam mencoba mengajak kita merenungi bahwa kita jangan sampai lupa siapa kita sebenarnya, terlepas dari apakah benar mitos Atlantis yang hilang memang sejatinya pernah berdiri di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apakah hal itu mungkin terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangan saya, kenapa tidak? Kenapa kita tidak bisa membayangkan bahwa kebudayaan tertua di dunia, kebudayaan dan peradaban paling awal dan paling megah di dunia berasal dari Indonesia, atau bisa kita sebut sebagai Nusantara, dan itu benar adanya? Lihat saja, di belahan dunia mana selain Indonesia yang memiliki keragaman suku bangsa dan kebudayaan seperti ini banyaknya? Mengapa kita tidak bisa membayangkannya, bahwa pada awalnya kita adalah keturunan-keturunan dari orang-orang pertama yang menginjakkan kakinya di bumi ini, yang kemudian mengembangkan budayanya sehingga menjadi beranekaragam seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari ajaran agama mana pun mengenai manusia pertama di dunia, saya teringat sebuah cerita rakyat dari Kalimantan yang menceritakan manusia pertama adalah orang seorang titisan dewa yang turun ke bumi dan menginjakkan kakinya pertama kali di belantara Kalimantan. Kenapa kita tidak bisa membayangkan hal itu pernah terjadi? Toh Kerajaan Kutai disebut-sebut sebagai kerajaan pertama di Nusantara. Mungkin akan ada perdebatan: bukankah Kutai baru muncul abad 4 Masehi? Sedangkan kebudayaan di Yunani sudah muncul sejak ribuan tahun sebelum Masehi, kebudayaan Asyiria, Babilonia, Akkadia pun sudah berkembang sejak 3000 tahun sebelum Masehi, begitu pula dengan kebudayaan Mesir, Persia, dan sebagainya. Apa yang dipunyai oleh Kerajaan Kutai sehingga kita bisa sombong bahwa pada awalnya segala kebudayaan dunia berawal dari Indonesia? Dalam pandangan saya, mungkin saja Kerajaan Kutai bukanlah kerajaan pertama di Nusantara, tetapi ia merupakan sebuah kebudayaan baru yang muncul akibat dari kebudayaan sebelumnya, yang mungkin telah hancur, yang berasal dari daerah lain di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa demikian? Indonesia merupakan daerah ring of fire, banyak bencana alam yang bisa terjadi di negeri ini sama banyaknya dengan jumlah denyut jantung manusia dalam sehari. Sama seperti Kerajaan Mataram Kuno yang sampai sekarang belum ditemukan keberadaannya karena bencana letusan gunung Merapi tahun 900an Masehi, bisa jadi ada kerajaan sebelum Kutai yang juga hancur karena bencana tersebut. Kutai dianggap sebagai kerajaan pertama karena bukti-bukti keberadaannya masih ada. Hal ini didukung oleh fakta bahwa kerajaan itu berada di Pulau Kalimantan, yang merupakan daerah yang sedikit dilalui oleh ring of fire, sehingga keberadaannya aman-aman saja. Berbeda dengan apabila ada sebuah kerajaan dibangun di daerah Sumatera atau Jawa, apalagi jika kerajaan itu dibangun di dekat gunung berapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ada kemungkinan bahwa kerajaan ini dibangun di dekat gunung berapi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya jadi teringat dengan pelajaran sejarah mengenai migrasi manusia purba ke Nusantara. Saya teringat dengan pitecanthropus erectus yang bermigrasi dari belahan Bumi utara ke daerah hangat di Nusantara. Makhluk bungkuk yang belajar berjalan dengan kedua kaki belakangnya itu sekitar 2 juta tahun yang lalu hidup di daerah Nusantara. Selanjutnya ada varian homo (habillis, javanicus, dsb) yang menguasai dataran rendah Indonesia purba. Mereka mengembangkan kebudayaannya yang primitif dengan membuat sebuah siklus hidup yaitu berburu dan meramu makanan. Akhirnya mereka berkembang menjadi bercocok tanam, dan membuat perkakas-perkakas kuno yang mendukung perkembangan tersebut, dan berkembanglah juga kepercayaan akan animisme dan dinamisme, lalu muncul pula polytheisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan semacam itu menuntut suatu simbol yang bisa digunakan untuk menggapai Tuhan. Bayangan bahwa Tuhan ada di tempat tertinggi di langit, memaksa orang-orang kuno tersebut untuk mencari tempat tertinggi yang bisa dicapai untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Tempat tertinggi yang bisa mereka pikirkan adalah gunung. Gunung merepresentasikan sebuah tempat dimana mereka bisa dengan lebih dekat terhadap Tuhan yang berada di langit. Maka orang-orang kuno Nusantara membangun punden berundak atau Candi Borobudur sebagai representasi gunung tersebut. Sama halnya ketika orang-orang Yunani membangun kebudayaan mereka dengan anggapan bahwa Zeus dan para dewa lainnya bersemayam di gunung Olympus. Orang Maya, Aztec, dan Inca kuno membangun piramida. Orang Mesir membuat piramida. Orang Jepang menganggap bahwa Gunung Fuji adalah keramat. Dan dibangunlah kebudayaan-kebudayaan itu di dekat gunung, agar mereka lebih dekat dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya, manusia-manusia purba Nusantara tersebut pastilah membangun kebudayaannya di sekitar gunung. Indonesia adalah negara dengan gunung-gunung terbanyak di dunia. Dengan keadaan gunung di Indonesia yang sangat aktif, bukan tidak mungkin kebudayaan itu dihempaskan oleh letusan gunung, yang menimbulkan gempa dan tsunami besar. Bisa kita lihat seperti ketika letusan Krakatau tahun 1883, atau bahkan letusan Gunung Toba 74.000 tahun yang lalu. Gunung-gunung di Indonesia memang sungguh dahsyat dalam hal letusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu cocok dengan anggapan bahwa Atlantis dibangun di sebuah gunung. Peradaban itu menjadi besar di sana, namun kemudian hancur karena bencana alam yang dahsyat. Kembali ke novel Negara Kelima, dengan teori bahwa Atlantis dulunya berada di Indonesia, atau tepatnya di Gunung Krakatau yang meletus, hancurnya Atlantis membuat orang-orang Atlantis kemudian berpencar ke segala penjuru dunia. Dan untuk mengenang mengenai Atlantis dengan gunung sesembahannya tersebut, mereka membangun "gunung" di tempat mereka sampai. Itulah mengapa empat peradaban terbesar di dunia, India, Mesopotamia, Mesir, dan Maya mengenal piramida padahal keempatnya tidak berada dalam wilayah yang sama, dan dalam Negara Kelima disebutkan bahwa hal itu karena segalanya berasal dari Atlantis yang hancur di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, jika Atlantis benar-benar pernah berdiri di Indonesia, berarti sebenarnya kita merupakan keturunan dari orang-orang luar biasa yang pernah ada di dunia, awal dari segala kebudayaan di dunia. Jika demikian, masih banggakah Anda dengan Indonesia? Terlepas benar atau tidaknya Atlantis di Indonesia, setidaknya rasa bangga bahwa "saya orang Indonesia" seharusnya masih ada di hati kita. Atau jangan-jangan, kita lebih bangga sebagai (mengutip judul novel Abdoel Moeis) generasi Salah Asuhan? Kita tentu tidak ingin seperti Hanafi yang berusaha untuk membuang identitasnya sebagai orang Melayu dan ingin menjadi orang Eropa, padahal kebudayaan bangsa kita jauh melebihi budaya-budaya di belahan bumi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang bukan orang China, bukan orang Romawi, bukan Yunani, bukan pula Mesir, atau Mesopotamia, atau Maya. Kita bukan orang Eropa, bukan orang Amerika, bukan orang Perancis, dan kita tidak akan pernah menjadi mereka. Karena kita mungkin saja merupakan orang-orang yang lebih besar lagi. Seperti dari lagunya John Mayer, bigger than my body, jati diri kita lebih besar daripada yang bisa kita bayangkan... karena kita ini INDONESIA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat, jangan sampai kita terlena, Jangan sampai kita membenarkan anggapan bahwa "Indonesia itu punya masa lalu, tapi tidak punya masa depan". Karena Indonesia, sekali lagi, haruslah bisa lebih besar dari sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;referensi:&lt;br /&gt;wikipedia.org&lt;br /&gt;wacananusantara.org&lt;br /&gt;indonesiaindonesia.com&lt;br /&gt;acehforum.com&lt;br /&gt;ES ITO, Negara Kelima.&lt;br /&gt;Bacaan terkait, bacalah buku karya Prof. Arysio Nunes dos Santos, Ph.D, "Atlantis: The Lost Continent Finally Found". Saya sedang mencarinya, dan semoga dapat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4189474926425852082?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4189474926425852082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4189474926425852082' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4189474926425852082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4189474926425852082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2010/02/indonesia-menurutku.html' title='Indonesia, Menurutku...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-2517424553308629086</id><published>2009-11-29T09:03:00.014+07:00</published><updated>2009-11-29T09:56:55.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MIRIP ATO GAK CHRONICLES'/><title type='text'>Mirip Ato Gak part 3</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ahhh, udah lama gak update blog... seperti bangun dari tidur... ahaha...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Langsung aja deh, untuk rubrik (bukan Rubic Cube ya? heran deh, mainan apa sih itu? gak&lt;/div&gt;&lt;div&gt; mudheng blas, eeh, temen2 pada seneng...) Mirip ato Gak kali ini akan disodorkan beberapa wajah yang sekiranya bagi saya mirip... Karena ngantuk dan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sedang malas untuk mencari wajah, jadi rada dikit aja ya? kan baru mulai lagi nulis... Hoaheeem...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang pertama:&lt;/div&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHYyVeeffI/AAAAAAAAANA/FNHx-nWtpwM/s320/4333_99761611312_657276312_1943967_6435253_n.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 171px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409342986718707186" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Angga Rendityan. Temen HI UGM 07. Pemain futsal 07 dan mantan Ketua Depor 2008-2009 ini saya miripkan dengaaaaaan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHZbEZkSQI/AAAAAAAAANI/InqH3CrTn10/s320/c57645jude-law-posters.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409343686509349122" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jude Law! Aktor ini sangat spesial dengan peran-peran dalam film yang rada sakit... cari aja referensinya sana pokoknya.... Apakah mereka mirip? OwOwOw! Sori Ren, tampaknya aku terlalu berlebihan kali ini :p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu di urutan kedua daftar ini, kita akan melihat sebuah penampakan dari&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHaFmSE4uI/AAAAAAAAANQ/8g5ur-SW394/s320/indra+bekti.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 211px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409344417159242466" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indra Bekti. Presenter Indonesia ini sering wira-wiri di tipi. untuk lebih jelas mengenai sosok ini, cari aja di Mbah Google...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya miripkan dengan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHas87uRCI/AAAAAAAAANY/ADKdzTQGRxs/s320/ronaldo.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 254px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409345093254399010" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cristiano Ronaldo! Nah, pemain sepakbola dari Portugal ini awalnya bermain di Sporting Lisbon, lantas pindah ke Manchester United, dan terakhir dia berlabuh di Real Madrid. Heran deh Madrid nih, kok sukanya sama pemain MU tho? Ada Ronaldo, Heinze, Beckham, Nistelrooy, siapa lagi lupa aku, demen amat ya? Tapi terlepas dari itu, saya kira mereka mirip ya? Hmmm... Anda yang menilai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang ketiga dari daftar ini adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHboGPRWcI/AAAAAAAAANg/uVCA1W3ND-0/s320/d+strathairn.png" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409346109364591042" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;David Strathchaim. Dia aku lihat waktu main di Bourne Ultimatum. Nah, orang ini saya miripkan dengan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHcHuaBU0I/AAAAAAAAANo/yI8ZXATgx94/s320/r+domenech.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 180px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409346652723041090" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Raymond Domenech. Setahu saya dia pelatih Perancis. gak tahu apa dia udah dipecat atau belum hahaha...  Kedua orang ini sepertinya mirip (bukan karena keduanya sama-sama ubanan lho) yah, begitulah mata saya melihat. Kalau Anda?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang Keempat, ada dua artis beken ini, satu dari manca, satu dari Indo... Hmmm...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tantowi Yahya... Raja show Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHecwIbeTI/AAAAAAAAANw/scthbhmyyU4/s320/tantowi_yahya_023.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 217px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409349212986636594" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya miripkan dengan Steven Seagal!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHedHXs3-I/AAAAAAAAAN4/hZRNtrPdIdQ/s320/stevenseagalus4.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409349219224707042" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mirip gak? Nah lho!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang terakhir untuk sesi ini, aku nemu dari internet, ternyata ada juga yang memiliki kebiasaan nyari2 orang yang mirip, dan ketemu satu situs, dan sebenarnya pingin tertawa juga melihat persamaan keduanya ini, tapi ntar aku gak dilulusin HI UGM :(&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang pertama adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHhQ2btpKI/AAAAAAAAAOA/_s6To5FU1xE/s320/744.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 250px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409352307054584994" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Andry Shevchenko.. Pemain sepakbola dari Ukraina.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya miripkan dengan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHhRPeaApI/AAAAAAAAAOI/kXKsfAGlLD4/s320/amien.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 214px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409352313776767634" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pak Amien Rais. :p Mantan Ketua MPR, Pembina salah satu partai di Indonesia, dan dosen HI UGM. sayang, dia udah gak pernah ngajar lagi... Hueh...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian aja deh untuk hari ini. Lapar e. Mau makan dulu ah.. hmmm... nasi padang!!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-2517424553308629086?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/2517424553308629086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=2517424553308629086' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2517424553308629086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2517424553308629086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/11/mirip-ato-gak-part-3.html' title='Mirip Ato Gak part 3'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxHYyVeeffI/AAAAAAAAANA/FNHx-nWtpwM/s72-c/4333_99761611312_657276312_1943967_6435253_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-165186716031005711</id><published>2009-08-09T21:57:00.002+07:00</published><updated>2009-08-09T22:07:27.633+07:00</updated><title type='text'>kaos shiro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mEpES0KI/AAAAAAAAAM4/PM5bgmqS2d4/s1600-h/projektSHIRO4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 279px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mEpES0KI/AAAAAAAAAM4/PM5bgmqS2d4/s400/projektSHIRO4.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367980773289939106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mENp85hI/AAAAAAAAAMw/GHWKAXaQJwA/s1600-h/projektSHIRO3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 276px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mENp85hI/AAAAAAAAAMw/GHWKAXaQJwA/s400/projektSHIRO3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367980765931693586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mDnx0Z1I/AAAAAAAAAMo/BgPYqezfslg/s1600-h/projektSHIRO2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 279px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mDnx0Z1I/AAAAAAAAAMo/BgPYqezfslg/s400/projektSHIRO2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367980755764143954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mDFitY1I/AAAAAAAAAMg/kfsGcTTitwg/s1600-h/projektSHIRO1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 258px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mDFitY1I/AAAAAAAAAMg/kfsGcTTitwg/s400/projektSHIRO1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367980746573964114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-165186716031005711?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/165186716031005711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=165186716031005711' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/165186716031005711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/165186716031005711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/08/kaos-shiro.html' title='kaos shiro'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/Sn7mEpES0KI/AAAAAAAAAM4/PM5bgmqS2d4/s72-c/projektSHIRO4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-7186491457580013945</id><published>2009-07-25T00:32:00.002+07:00</published><updated>2009-07-25T00:35:12.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RESENSI'/><title type='text'>Resensi Film THE U.S vs JOHN LENNON</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:140%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 29px; font-size: 21px; font-weight: bold; "&gt;Sang Musisi yang Menyanyikan Perdamaian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:140%"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-size:16.0pt;line-height: 140%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;Sebuah film luar biasa mengenai perjalanan hidup John Lennon ketika dirinya melakukan tindakan-tindakan nonviolent bersama dengan istrinya, Yoko Ono, untuk memprotes berlangsungnya Perang Vietnam yang dilakukan Amerika Serikat dalam menghadapi komunisme di Vietnam, yang nyatanya malah menyengsarakan banyak rakyat tidak berdosa di Vietnam. Sekitar 1,5 juta rakyat Vietnam tewas dan sekitar 50.000 pasukan Amerika gugur yang belum termasuk anak-anak yang kehilangan orang tuanya&lt;a style="mso-footnote-id:ftn1" href="file:///C:/Users/Danis/Documents/Downloads/PSP.doc#_ftn1" name="_ftnref1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character:footnote"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:IN;mso-fareast-language: EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, serta korban tentara dari negara-negara lain yang terlibat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dari keadaan yang sangat memilukan ini, terjadi protes-protes yang dilancarkan oleh masyarakat Amerika Serikat terhadap pemerintahnya. Mereka berpendapat bahwa Perang Vietnam sama sekali di luar nalar, sebab tidak ada landasan patriotisme dalam serbuan tersebut (di salah satu &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;scene&lt;/i&gt; ada penggambaran mengenai perbedaan Perang Vietnam yang tanpa dipicu apapun dan dibandingkan dengan peristiwa 9/11 yang menumbuhkan patriotisme dalam diri setiap rakyat Amerika Serikat). Hal ini menimbulkan tuntutan agar ada penarikan pasukan dari Vietnam. Lantas munculah John Lennon. Awalnya memang banyak yang tidak suka dengan kehadiran dirinya, terutama dari pemerintah Amerika Serikat sendiri, yang menyoroti bagaimana mungkin seorang warga negara Inggris ikut campur melawan kebijakan dalam negeri Amerika Serikat. Walaupun begitu, John Lennon tidak peduli. Yang paling penting bagi dirinya adalah, dia membela apa yang dianggapnya benar, dan hal tersebut pantas untuk diperjuangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Yang menarik dari film tersebut adalah bagaimana pandangan John Lennon terhadap masalah perdamaian, dan bagaimana konsep melawan penguasa yang sewenang-wenang tanpa menggunakan cara-cara keras. Dalam film tersebut, terdapat konsep bahwa kekerasan bukan cara untuk melawan penguasa, sebab penguasa mengerti cara menghadapinya. Tetapi bila kemudian dilawan dengan cara-cara damai, atau bahkan cara-cara yang diluar pemikiran atau ide biasa, maka akan menimbulkan efek yang lain, dimana cara tersebut mungkin akan lebih efektif. Ini juga mengingat bahwa John Lennon adalah seorang sosok terkenal dan seniman yang pasti diperhatikan oleh media massa. Daripada menggunakan kekerasan atau provokasi, dia menggunakan media sebagai alat untuk menyampaikan gagasannya mengenai perdamaian, dan hal ini pasti akan diikuti oleh, minimal para penggemar fanatiknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 140%"&gt;Ada banyak konsep mengenai perdamaian yang diusung oleh John Lennon, namun terutama dia menggunakan cara protes dan persuasi untuk menyampaikan pendapatnya mengenai perang. Beberapa diantaranya adalah dengan mengundang segenap wartawan untuk meliput bulan madu antara dia dengan Yoko Ono, tetapi hal itu malah digunakan John Lennon untuk mengiklankan perdamaian. Atau bisa dilihat saat dia memasang spanduk “War is Over.. if you want it...” dan menggubah lagu dengan judul yang sama dan kemudian menciptakan pula lagu berjudul “Give Peace a Change”, semuanya mengingatkan terhadap metode-metode nirkekerasan oleh Gene Sharp, seperti &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;singing&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;banner poster and displayed communication&lt;/i&gt;, dan lain sebagainya. Namun hal utama yang tentu saja paling bisa dilakukan oleh dirinya adalah bernyanyi dan membuat lagu. Dia menggubah lagu dengan keputusan dan keyakinan bahwa lagu merupakan suatu cara berkomunikasi universal yang bisa dipahami siapapun di dunia ini melewati batasan bahasa. Simponi perdamaian inilah yang digunakan Lennon untuk melawan perang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 140%"&gt;Dari sini bisa ditarik sebuah garis lurus bahwa kesenian juga bisa menjadi alat untuk menekan atau sebagai media untuk apresiasi sikap dan pemikiran diri. Hal ini bisa dilihat pula dari pementasan monolog-monolog Butet Kertaredjasa pada zaman Orde Baru. Sadar bahwa tidak mungkin pada zaman itu melakukan protes secara langsung terhadap pemerintah, maka Butet menggunakan kemampuannya sebagai seorang seniman, menggelar monolog yang menampilkan kritik sosial terhadap pemerintah dengan resiko kecil untuk disalahkan karena hal tersebut dengan pandai disiratkan dalam karya-karyanya. Atau bahkan seperti lagu-lagu perlawanan Iwan Fals, terutama lagu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Bento &lt;/i&gt;yang mengejek secara tidak langsung terhadap pemerintahan Presiden Soeharto.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kemudian yang pasti adalah bagaimana kemudian produk kekerasan bisa dilawan dengan perdamaian. Hal ini mengingatkan terhadap pepatah api dilawan dengan air, maka api itu akan padam, bukan dengan cara api dilawan dengan api, yang terjadi adalah semuanya akan terbakar habis. Kekerasan hanya akan menghasilkan kekerasan. John Lennon memanfaatkan ketenarannya untuk terus melawan pemerintahan Amerika Serikat. Ini menjadikan sebuah transformasi dalam masyarakat, kebebasan berekspresi dan kekuatan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;civil society &lt;/i&gt;mulai digunakan untuk melawan pemerintah. Kekuatan masyarakat merupakan sebuah hal yang sangat besar. Tentu saja negara harus mendengarkan aspirasi masyarakatnya, karena dalam proses demokrasi, hal tersebut merupakan sebuah hal yang lumrah. &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;People rule &lt;/i&gt;seharusnya berjalan dalam kasus ini, namun sayangnya tidak efektif, apalagi dengan kenyataan bahwa Perang Vietnam berakhir akibat Nixon mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Sedikit kritik yang bisa dialamatkan kepada usaha John Lennon tersebut adalah kurangnya keinginan Lennon untuk membuat sebuah revolusi. Dengan kapasitas dia sebagai seorang sosialita, seharusnya dia bisa mengajak rakyat untuk memboikot bahkan mengintervensi pemerintahnya sendiri. Jika saja terjadi boikot massal dan hal-hal besar lainnya, mungkin Perang Vietnam sudah bisa disudahi dengan lebih cepat. Jika dilihat dari konsep &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;educating the state on nonviolent&lt;/i&gt;, sebenarnya perlu ditanamkan bagaimana menghadapi sebuah pemerintahan yang keras dengan aksi nirkekerasan yang lebih nyata, lebih bisa dan lebih cepat untuk meredakan kekerasan yang dilakukan oleh negara, namun memang intervensi semacam ini juga harus mempertimbangkan bagaimana potensi keberhasilannya dan apakah lebih menguntungkan bila menggunakan intervensi, terutama jika dalam konflik &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;bargaining position &lt;/i&gt;lebih lemah atau mengandung bahaya. Ini yang mungkin menjadi pertimbangan John Lennon untuk tidak secara frontal melawan pemerintah Amerika Serikat, namun menggunakan keahliannya meramu musik perdamaian, cara-cara yang memang mudah dilakukan oleh seorang musisi. Dalam hal ini, cara yang dilakukan oleh John Lennon dengan cara yang lebih moderat diharapkan sebagai babak pembuka untuk mencoba cara-cara nirkekerasan yang lebih efektif di kemudian hari oleh orang-orang yang berusaha mencari perdamaian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:140%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Namun yang patut diberikan apresiasi adalah komitmen dari John Lennon yang dia pertahankan sampai akhir hayatnya. Perdamaian tidak akan datang dari peperangan, tetapi dari sikap untuk mencapai perdamaian itu sendiri, yaitu dengan menggunakan cara-cara yang damai pula. Bila segalanya dihadapi dengan damai, maka bukanlah kekerasan yang didapat (karena kekerasan hanya akan membidani kekerasan baru), tetapi hasilnya adalah perdamaian pula Dan yang kita perlukan untuk mencapai penyelesaian sebuah konflik seperti kata Lennon, adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;give peace a chance&lt;/i&gt;...&lt;/p&gt;  &lt;div style="mso-element:footnote-list"&gt;&lt;i&gt;dibuat sebagai tugas Ujian AKhir Semester Pengantar Studi Perdamaian HI UGM 2009&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;  &lt;hr align="left" size="1" width="33%"&gt;    &lt;div style="mso-element:footnote" id="ftn1"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;a style="mso-footnote-id:ftn1" href="file:///C:/Users/Danis/Documents/Downloads/PSP.doc#_ftnref1" name="_ftn1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:IN;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language: AR-SA"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.abc.net.au/7.30/stories/s123450.htm"&gt;&lt;span style="color:windowtext; text-decoration:none;text-underline:none"&gt;http://www.abc.net.au/7.30/stories/s123450.htm&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ansi-language:EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-7186491457580013945?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/7186491457580013945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=7186491457580013945' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7186491457580013945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/7186491457580013945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/07/resensi-film-us-vs-john-lennon.html' title='Resensi Film THE U.S vs JOHN LENNON'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4014868309902241796</id><published>2009-07-25T00:19:00.001+07:00</published><updated>2009-07-25T00:21:20.396+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Forum Akademia Kompas yuhuuuu...</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 18px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Jumat, 19 Juni 2009&lt;/p&gt;&lt;span id="article_body"&gt;&lt;p align="left" style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="left" style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;&lt;strong&gt;MALAYSIA BERULAH LAGI...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left" style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;&lt;strong&gt;Oleh G Danistya Kaloka Putra&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Belum tuntas rasanya melihat kasus Manohara yang disiksa Pangeran Kelantan menghiasi layar kaca, disusul Siti Hajar, pekerja Indonesia yang disiksa majikannya, Malaysia dengan berani memprovokasi TNI Angkatan Laut di Ambalat dan menggeser patok perbatasan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Sikap yang ditunjukkan oleh Malaysia terhadap "saudara serumpun" tidak menunjukkan mereka sebagai bangsa yang besar. Sikapnya yang merendahkan bangsa Indonesia, bukan tidak mungkin malah menunjukkan ketakutan mereka terhadap eksistensi Indonesia yang merupakan negara besar di kawasan Asia Tenggara. Karena takut tersaingi, negara Melayu itu menggertak kita.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Selain itu pula, sikap tersebut menunjukkan betapa kecilnya pemahaman Malaysia terhadap keberagaman, sesuatu yang menjadi dasar kekuatan dan kelebihan yang dimiliki bangsa Indonesia. Tanda-tanda ini juga muncul pada kehidupan berbangsa dan bernegara Malaysia itu sendiri, yakni tidak adanya pemenuhan hak-hak terhadap etnis China dan India di Malaysia, yang selalu mengalami diskriminasi dari etnis Melayu. Dalam pandangan Malaysia pun, bangsa Indonesia adalah bangsa kuli yang rendah martabatnya sehingga rasa penghormatan terhadap bangsa ini sama sekali tidak ada.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Dalam hubungan internasional, kekuatan suatu negara dapat dilihat dari power atau kekuatannya. Dikenal pula konsep hard power, sebuah konsep yang menyatukan kepentingan militer dan kepentingan ekonomi sebagai cara untuk menunjukkan power atau kekuatan sebuah negara. Malaysia pun dengan enteng memprovokasi, sebab mengetahui bahwa secara militer kita kalah jauh.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Alutsista kita ketinggalan zaman dan ada pendapat umum, tanpa perang pun pesawat-pesawat kita pasti jatuh sendiri. Sedangkan dalam hal ekonomi, kita masih kalah dengan mereka. GDP Malaysia adalah 15,300 dollar Amerika Serikat (AS) per kapita pada tahun 2008, sedangkan Indonesia hanya 3,900 dollar AS per kapita pada tahun yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Sampai di sini kita harus berpikir bagaimana sikap yang terbaik yang bisa dilakukan untuk membalas perlakuan Malaysia tersebut. Tentu tidak dilakukan dengan perang.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Dengan kondisi kekuatan TNI kita yang masih belum maksimal, terutama dalam masalah peralatan tempur, tentu diplomasi adalah salah satu cara yang bisa dipikirkan. Indonesia juga bisa menggunakan metode-metode nirkekerasan, seperti boikot produk-produk Malaysia, melakukan embargo terhadap produk-produk Malaysia, mengajak mogok kerja TKI yang ada di Malaysia, atau bahkan mungkin menarik duta besar Indonesia dari Malaysia sebagai bentuk protes.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;Indonesia juga harus menguatkan kerja sama, posisi, dan peran dalam kawasan Asia Tenggara, termasuk memperkuat hubungan dengan Australia. Meningkatkan anggaran pertahanan pun merupakan salah satu solusi sebagai perbaikan kekuatan TNI sehingga Malaysia semakin lama menyadari bahwa tanpa hubungan baik dengan Indonesia, sebenarnya mereka tidak bisa apa-apa, dan mulai menganggap strategis bagaimana arti penting Indonesia bagi mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;G DANISTYA KALOKA PUTRA&lt;/strong&gt; Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada Yogyakarta&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; line-height: 20px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://koran.kompas.com/read/xml/2009/06/19/14055376/akademia"&gt;http://koran.kompas.com/read/xml/2009/06/19/14055376/akademia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4014868309902241796?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4014868309902241796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4014868309902241796' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4014868309902241796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4014868309902241796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/07/forum-akademia-kompas-yuhuuuu.html' title='Forum Akademia Kompas yuhuuuu...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4826429514604345388</id><published>2009-07-25T00:13:00.002+07:00</published><updated>2009-07-25T00:16:28.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Kasih</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial;"&gt;Ini dikutip dari Bible:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Kasih itu sabar. Kasih itu murah hati. Ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan untuk diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi akan kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial;"&gt;Pertanyaanku cuma satu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial;"&gt;Masih adakah kasih sejati di dunia sekarang ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4826429514604345388?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4826429514604345388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4826429514604345388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4826429514604345388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4826429514604345388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/07/kasih.html' title='Kasih'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1829544777318954886</id><published>2009-02-17T10:10:00.000+07:00</published><updated>2009-02-17T10:11:35.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Cewek Oh Cewek...</title><content type='html'>tulisan ini dibuat bukan untuk menghakimi, tapi supaya menjadi sarana pembelajaran hidup...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;awale ki ngene, soale aku bingung karo sing jengene cewek... benar-benar makhluk yang tidak bisa dipahami sama sekali!!! menurut dari pengalaman pribadi, pengalaman temen-temen, atau pengamatan terhadap makhluk yang satu ini, bisa dibilang bahwa cewek merupakan antitesis dari laki-laki, kebalikan segalanya dari laki-laki, sisi mata uang yang berbeda, sisi yang lembut, kadang menyenangkan, kadang juga jaluk dibrakot! halah.. They just different from man, the way they think, the way they look like, and what they do with their life. It's so very very "mumetke" for me (and many of my friends) as a man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun cara seorang laki-laki untuk memahami cewek, selalu terbentur dengan hal-hal yang di luar dugaan, hal-hal yang kemudian dengan bodohnya disalah artikan sama ceweklah, dianggap gak gunalah, dan lebih parah lagi malah gak dianggap apa-apa sama cewek. sang cowok udah dengan sangat hebat pingin ngertiin cewek, sampe ngorbanin semuanya, sampe menolak makan, bersimbah darah, gak bisa eek, dan sebagainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eee, masih aja sama si ceweknya dianggap gak ngertiin bangetlah, dianggep gak sayanglah, dianggep gak pedulilah, dsb, padahal kenyataannya apapun udah dilakukan, udah dengan sabar ngeladenin sang cewek, ngorbanin jiwa ragalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi mikir, kenapa kok jaman dahulu (sekarang kayaknya masih ada) cewek dianggap sebagai warga kelas dua, bawahan cowok, cuma jadi obyek dan sebagainya, sumber kejatuhan manusia dari surga kalo kita liat peristiwa adam dan hawa, atau kata seorang filsuf yang berkata bahwa perempuan adalah laki-laki yang tidak sempurna dan patutnya hanya jadi benda milik pria, mungkin hal ini ada alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin para laki-laki itu ketakutan jika mereka memperlakukan para wanitanya dengan baik dan berusaha untuk mengertiin wanita, mereka sendiri pasti akan disibukkan untuk mengurusi kesensian cewek mereka saat mereka menstruasi lah, kebingungan gara-gara gak tahu maksud cewek lah, pusing gara-gara cewek mereka sukanya plin-plan akan suatu hal lah. nah, daripada mati gara-gara stres ngurusin cewek-cewek mereka, dan gak bisa perang atau kerja, laki-laki mending menggunakan stigmatisasi bahwa cewek adalah makhluk di bawah mereka. dengan begitu mereka gak ada kewajiban untuk melakukan kegiatan yang menguras tenaga mereka di rumah, dan mereka bisa perang sesuka hati. mending mati di peperangan daripada mati gara-gara mencoba ngertiin cewek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bukan anti feminisme, juga bukan berarti aku mutlak pendukung feminisme, karena kadang-kadang feminisme juga memperjuangkan hal yang salah, walaupun tidak semuanya salah karena ada beberapa perjuangan feminisme yang aku dukung. feminisme menurutku hanyalah sebuah gerakan yang bertujuan agar cewek lebih dihargai, dan dalam masalah tertentu diperhatiin dan dimengerti. masalahnya, cewek tu sadar gak kalo mereka diperhatiin, dihargai, dan berusaha untuk dipahami? kalau gak ya sama aja bohong. bagaimana pun kuatnya seorang laki-laki untuk mencoba membahagiakan ceweknya, kalau sang cewek gak sadar gimana jadinya hayo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengalaman yang sering kali menyebalkan dengan cewek adalah saat mereka mens. ya, mens. beberapa waktu yang lalu ketika ada di kelas PSP, mbak diah kusuma mengutip catatan seseorang yang bilang kalau dunia akan damai kalau laki-laki disingkirkan dan semuanya diserahkan kepada wanita, terkhususnya wanita yang sudah menikah. aku sudah mau angkat tangan buat membantah itu, tapi keduluan mbak diah yang terus meralat," tapi khususnya wanita yang sudah umur 50tahun ke atas."&lt;br /&gt;untung mbak, untung aja, soalnya kalau gak nyebut gitu, saya sudah akan bilang kalau dunia ini akan semakin gila. bayangkan jika dalam waktu bersamaan wanita-wanita pada mens semua, sensian semua, BISA KACAU DUNIA! gak mens aja bisa cari-cari masalah dengan alasan gak bermutu seperti lagi bosen kek, lagi gak mood kek, lha ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cewek tu benar-benar sensian, plin plan, bilang A tapi maksudnya B. bilang C tapi maksudnya A, tapi 5 detik kemudian berubah ke B, gak puas, trus 10 detik kemudian balik lagi ke C. Edan! Kentir! kalo cowok ngelakuin hal yang gak sama dengan yang diingini si cewek, si cewek bisa langsung mutung gak jelas, paling parah trus nangis, trus diemin si cowok berhari-hari, gak mau ketemu, tapi waktu si cowok datang ketemu si cewek, tu cewek langsung marah-marah,"kok kamu mau-maunya manut sama aku, gak ketemu aku? aku tu sebenare nunggu kamu datang dari kemarin-kemarin, tapi kamu gak datang2. kamu selingkuh ya? kamu gak sayang ya?" bla bla bla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang aku curiga apa cewek menikmati ya bikin cowoknya sengsara gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua yang aku tulis ini berdasarkan banyak pengalaman, pribadi, teman, orang lain, dsb. kesimpulannya satu: cewek gak bisa dimengerti...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1829544777318954886?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1829544777318954886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1829544777318954886' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1829544777318954886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1829544777318954886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2009/02/cewek-oh-cewek.html' title='Cewek Oh Cewek...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1819074157592511041</id><published>2008-07-30T09:17:00.008+07:00</published><updated>2009-12-03T23:03:03.669+07:00</updated><title type='text'>Makanan Waktu Lampau... part 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hem, setelah kemarin udah membuat posting mengenai makanan jamilah doeloeh (Baca: zaman bahula), aku nemuin lagi beberapa makanan kecil lainnya yang memang saat ini udah jarang banget kita lihat (atau mungkin memang begitu adanya, aku jadi mikir, jangan2 karena kita tambah dewasa, kita semakin gak peduli dengan semua itu, dan kita melupakannya? Entahlah).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yoweslah, kini aku mulai dengan sekuel kedua dari Makanan Waktu Lampau. Emang sih beberapa makanan di sini masih bisa kita temui di toko2 terdekat, cuman ya itu, rasa nostalgianya tidak tertahankan. lagian mana sempet sekarang makan yang gituan? Mau beli &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Coki-coki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_Qy7lkhpI/AAAAAAAAAJ0/cfvyRlW4UO4/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_Qy7lkhpI/AAAAAAAAAJ0/cfvyRlW4UO4/s320/10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228627265807746706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;di warung Bu Endang atau Pak Sukar malah nantinya dikira, "Buat adeknya ya Mas Danis? Wuah, sayang amat sama adeknya? Mas Danis adeknya sekolah di mana sih?" (kenapa kok malah tanya2 adekku? sing tuku aku Bu, Pak!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ass Mbuhlah (Ass Ho*e kayaknya terlalu kebarat-baratan).&lt;br /&gt;Balik lagi ke makanan yang lain. Selain Coki-coki yang rasanya nendang abis, kita sekarang juga masih sering nemuin makanan ini, cuman aku udah jarang makan yang beginian, soalnya malu sama umur, palagi kalo ada anak2 kurang kerjaan yang bilang, "Mas, udah besar kok masih makan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nyam Nyam&lt;/span&gt;?" (Yo sak karepku tho dul!)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_QykvZV_I/AAAAAAAAAJs/EepudKec5mM/s1600-h/6nyam.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_QykvZV_I/AAAAAAAAAJs/EepudKec5mM/s320/6nyam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228627259674941426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Setelah itu juga masih ada lagi makanan ini, yang enaknya gak ketulungan jaman dulu, bahkan sekarang udah bervariasi aja bungkusnya... ehehe... nih dia Trio Makanan Edan: &lt;b&gt;Astor&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_Qyeb_b3I/AAAAAAAAAJc/UE0496bhIgc/s320/2.jpg" style="cursor: pointer;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228627257982938994" border="0" /&gt;, &lt;b&gt;Pocky&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_Qyerr_TI/AAAAAAAAAJU/GcaM5vTYvT8/s320/1.jpg" style="cursor: pointer;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228627258048773426" border="0" /&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt; sama &lt;b&gt;Marie Regal &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_QygTKSFI/AAAAAAAAAJk/LFsti9XbBDw/s320/3.jpg" style="cursor: pointer;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228627258482772050" border="0" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketiga makanan ini emang dahsyat. Buktinya emang mencengangkan, coz sampe sekarang pun masih ada, cuman jarang2 aja nemu yang kayak beginian lagi di toko-toko.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi ada makanan yang udah punah nih dari dulu. Benar-benar udah punah sekali. Gak tahu apakah masih ada di dunia ini (halah, kayak mau kiamat aja), cuman kok&lt;/div&gt;&lt;div&gt; jaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang banget ada yang masih jualan ini:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Permen Karet &lt;b&gt;Yosan!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SxfftbaNF4I/AAAAAAAAAOQ/ALKBi3xDm2k/s320/permenkaret.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 277px; height: 217px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411039448853714818" /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;AAAAHHHH!!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;KANGEEEEEEN!!! Walaupun gak pernah menang (aku masih ingat, tiap beli selalu dengan kata yang sama: Maaf, Anda kurang beruntung. Kapan menange leee???) tapi aku selalu menikmati citarasa permen ini. Duh, sungguh kepingin banget! Oh lala... Seperti mengharapkan Megan Fox tiba2 datang ke rumah dengan gaun kebaya (alias Ora Mungkin!)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Yaaah, segitu dulu deh... Buat entry selanjutnya dari Makanan Waktu Lampau, akan aku tampilkan lebih banyak permen! Oh kangen Megan Fox, eh salah, Yosan!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1819074157592511041?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1819074157592511041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1819074157592511041' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1819074157592511041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1819074157592511041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/07/makanan-waktu-lampau-part-2.html' title='Makanan Waktu Lampau... part 2'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI_Qy7lkhpI/AAAAAAAAAJ0/cfvyRlW4UO4/s72-c/10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3923309198463210055</id><published>2008-07-29T07:51:00.014+07:00</published><updated>2008-07-30T09:17:36.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><title type='text'>Makanan Waktu Lampau... part 1</title><content type='html'>Pagi ini rasanya enak tenan, sehabis semalaman suntuk didera dengan hawa dingin menusuk tulang sampe-sampe kebelet pipis gila2an (FYI, semalam aku minum air mpe 3 gelas, trus tidurnya kedinginan, ya bisa dibayangkan bagaimana kandung kemihku bekerja keras).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah leganya ketika aku berhasil pipis. (pipis aja perjuangan, beuh...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut keronconganku kemudian berteriak-teriak meminta jatah asupan makanan, jadinya aku langsung menuju dapur. Eeeh, tak tahunya gak ada makanan! adanya cuman gudeg telor dari jaman penjajahan Belanda, itupun cuman sisa-sisa. Waktu aku protes sama ibu, ibu bilang, "Golek dewe wae ning njobo, ibu gek sibuk!" (terj. Cari makan aja di luar, anakku yang superduper guantueng, ibu lagi sibuk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Males Buuu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha piye, mesti kalo pagi2 gini antrinya bikin sembelit je. Yaudah, sekalian aja aku nunggu agak siangan dikit, trus jajan. Humm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada nglangut ra cetho trus aku bunuh diri gara2 perutku melakukan kudeta berdarah, maka aku mencoba nyari di kamarnya adekku yang paling kecil, Diva, biasane dia nyembunyiin jajanan-jajanan kecil di laci mejanya, mumpung dia lagi sekolah, maka masnya ini mencoba untuk menginvestigasinya. hehehe... Saat mencari-cari gitu, tiba-tiba mataku tertumbuk kepada sebuah benda keramat sangat berharga dan sangat mahal harganya ketika aku mendapatkan ini dari laci mejanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI5x05EuAVI/AAAAAAAAAHk/KWjHr9kchUg/s1600-h/DSC00234.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI5x05EuAVI/AAAAAAAAAHk/KWjHr9kchUg/s320/DSC00234.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228241370911474002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GULAI AYAM!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat masa lalu, memori masa kecilku menyeruak di antara memori-memori tentang kehidupanku yang lampau, yaampunbusetcintalauramakanpete!!!, aku jadi terharu, bahkan ketika melihat bungkusnya aja. Bungkusnya yang kuning, tak bercela, tak bernoda, dan teringat ketika dulu aku masih membelinya dengan harga 100-200 rupiah dari penjual makanan waktu SD...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaan besarku adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARIMANA ADIKKU DAPAT GULAI AYAM INI??? (NB: pokoknya nanti dia pulang, akan aku investigasi sampe dia buka mulut! Aku pingin beli sekarung!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya aku udah gak sabar, sekalian aja posting ini aku bikin buat bahas aja mengenai makanan-makanan masa lalu yang selalu menjadi kudapanku diwaktu-waktu masih TK/SD/SMP. hahaha... Kangeeeeen... pingin makan lagi!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis nyari-nyari di internet, maka aku nemuin beberapa referensi makanan tempo dulu (dan teringat sama &lt;a href="http://catatansisekar.blogspot.com/"&gt;Sekar&lt;/a&gt; yang dulu juga nunjukin referensi macam gini, maka aku dapat banyak gambar-gambar asoy yang akan kubahas satu-satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai dari makanan paling terkenal ini, yang memang dari jaman kecil banyak penggemarnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI51gNo4DXI/AAAAAAAAAHs/X-_nLRZHmJU/s1600-h/ciki.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI51gNo4DXI/AAAAAAAAAHs/X-_nLRZHmJU/s320/ciki.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228245413701094770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chiki!&lt;/span&gt; Tapi aku sendiri gak terlalu suka dengan makanan satu ini (kecuali rasa coklat, ni yang enak!), apalagi pas makan yang rasa keju po ya? pokoknya aku langsung ilfil, trus aku beralih kepada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cheetos&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI52hIfiAuI/AAAAAAAAAH8/MnRhIxq6CNE/s1600-h/Slide21.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI52hIfiAuI/AAAAAAAAAH8/MnRhIxq6CNE/s320/Slide21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228246529011221218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sampe sekarang aku tetap setia dengannya (walaupun pernah juga selingkuh dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taro&lt;/span&gt; sih... hahaha...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI56IOKXr9I/AAAAAAAAAIE/OcEXMKTLCRQ/s1600-h/taro.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI56IOKXr9I/AAAAAAAAAIE/OcEXMKTLCRQ/s320/taro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228250499082858450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga makanan itu adalah makanan paling favorit waktu itu, tentu saja masih ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jet Z &lt;/span&gt;&lt;span&gt;(sori, gambare gak ada)&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chitato&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI57g5IAZbI/AAAAAAAAAIM/MpYG9nkqnGc/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 114px; height: 149px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI57g5IAZbI/AAAAAAAAAIM/MpYG9nkqnGc/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228252022444156338" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6BwQk8DqI/AAAAAAAAAIc/oGqPWOl0h4E/s1600-h/kripik11.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6BwQk8DqI/AAAAAAAAAIc/oGqPWOl0h4E/s320/kripik11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228258883507326626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan snack-snack lainnya, tapi untuk kepopuleran, ketiganya gak bisa ditandingi wes. Yang paling teringat dari produk-produk semacam itu adalah dulu mereka getol banget yang namanya memberikan sebuah hadiah di dalamnya, mungkin terkait dengan promo suatu even (paling banyak adalah promosi film).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat dulu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chiki, Cheetos, Jet Z, dan Chitato&lt;/span&gt; ngasih bonus berupa mainan berbentuk bulat, segi empat, atau segi enam bergambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bugs Bunny&lt;/span&gt; dkk yang ada celah kecil di sampingnya, yang bisa disusun menjadi bentuk tertentu, atau paling gak buat mainan ketapel-ketapelan. Kali lainnya, mereka ngasih bonus berupa sebuah frame film dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Star Wars&lt;/span&gt;, yang kalau dimasukkan ke dalam sebuah alat (yang harus beli), gambar itu akan bergerak. (Dulu iriii banget sama temenku yang punya alatnya ini, hueh kok aku ra duwe yo? hahaha...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dibalik itu semua, masihkah kalian ingat dengan jingle iklan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chiki&lt;/span&gt;, alias lagu yang pasti ada waktu ada iklannya? Lagu ini juga ada di bungkus belakang kemasan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chiki&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6AS68oGRI/AAAAAAAAAIU/oaS2c0xmbFI/s1600-h/chiki.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6AS68oGRI/AAAAAAAAAIU/oaS2c0xmbFI/s320/chiki.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228257279973267730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu jingle iklan ini populer sekali, bahkan bisa dibilang menyamai kepopuleran jingle iklan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indomie&lt;/span&gt; yang sampe sekarang masih populer. Dulu waktu jaman masih ingusan dan pake celana kebalik, aku suka nyanyi-nyanyi lagu ini. huhuhu, jadi kangen beneran masa kecil...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk golongan snack-snack kayak gini, pasti tidak asing lagi dengan snack yang satu ini. Snack satu ini benar-benar (kalau bisa dibilang) mungkin paling populer dari semuanya, karena selain murah, enak, dan menggemaskan (halah!), banyak yang suka dengannya. Mungkin karena bagi lidah wong ndeso koyo aku ki, rasanya paaaas banget (kalau dibandingin dengan yang di atas itu, kan rasanya rasa Eropa semua (soale yang buat kan orang luar semua, kecuali &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gulai Ayam&lt;/span&gt; tentunya. Hahaha...). nah, snack satu ini kan dibuat sama orang Indonesia, jadi cita rasanya pas buat lidah orang-orang kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini neeh biang perkaranya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ANAK MAS...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6D1pBYYOI/AAAAAAAAAIk/AM5xTJkwe1s/s1600-h/ATT00128.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI6D1pBYYOI/AAAAAAAAAIk/AM5xTJkwe1s/s320/ATT00128.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228261174991675618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangeeen... Yaoloh, rasanya tuh ya, pualing wuenak dari manapun, bahkan bisa dibilang ni makanan emang makanan kecil wong ndeso tenan, tapi sip banget deh. Kalo orang Barat bilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;two tumb's up, &lt;/span&gt;aku bilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;seven tumb's up&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok 7? tambah jempol kaki 2, trus minjem jempolnya temen 3... hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(NB: bagi yang belum pernah merasakan nikmatnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak Mas, &lt;/span&gt;kasian&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; deh lo. Kemana aja sih? Makanya kalo lahir tuh pilih tahun yang bener, paling gak tahun 90an gitu. Wkwkwkwk...). Iya, pokoknya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak Mas &lt;/span&gt;itu paling top deh. Sayang, sekarang udah jarang (atau malah gak ada) yang jualan ginian lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doraemon, pinjem Mesin Waktuuuuuu...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*censored* adegan ini tidak cocok untuk anak dibawah lima tahun dan/ atau punya hidung besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ngomong2 soal waktu, lha ini udah jam berapa???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaoloh, sudah jam 11? aku lupa makan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3923309198463210055?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3923309198463210055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3923309198463210055' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3923309198463210055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3923309198463210055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/07/makanan-waktu-lampau.html' title='Makanan Waktu Lampau... part 1'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI5x05EuAVI/AAAAAAAAAHk/KWjHr9kchUg/s72-c/DSC00234.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5045329989894491386</id><published>2008-07-28T10:54:00.017+07:00</published><updated>2008-08-24T07:15:09.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MIRIP ATO GAK CHRONICLES'/><title type='text'>Mirip ato Gak part 2</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Humm, kembali lagi bersama saya setelah sekian lama menghilang gara-gara banyak masalah menyebalkan dan gosip mengenai perselingkuhan yang terbongkar antara saya dengan Facebook (maafkan saya Friendster, cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;ku kepadamu pudar sudah). Halah! Akhirnya sejak beberapa waktu yang lalu saya melakukan riset dan sebagainya, akhirnya kali ini dalam edisi terbaru Mirip ato gak, saya ingin menuangkan sesuatu (moga2 mata saya tidak mulai rabun) pengamatan selama hampir seabad lamanya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Lhoo...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Maksudnya seabad di dunia lelembut (opo meneh Nis!!!)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Maka terdapatlah daripada menjadi bagaimana (sori, tidak mengi&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;kuti EYD, soale mbiyen Bahasa Indonesiaku remidi terus sih) penelitian itu membuahkan hasil yang sungguh menguras air mata, sebab mungkinkah mereka saudara kembar yang terpisah jauh selama bertahun-tahun karena kesalahan suster rumah sakit menempatkan mereka yang seharusnya di inkubator malah di dukun pijat???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Hem, dunia memang kejam...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Langsung saja...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang pertama:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Perhatikanlah kedua orang ini...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GE-w2jBI/AAAAAAAAAFU/GGmW0cRWqhY/s1600-h/20_19%2520AdolfHitler.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GE-w2jBI/AAAAAAAAAFU/GGmW0cRWqhY/s320/20_19%2520AdolfHitler.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227911793828334610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;dan ini...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GFNPIYUI/AAAAAAAAAFc/0bqX7tXoz-0/s1600-h/Charlie%2520Chaplin-dicilikke+dab.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GFNPIYUI/AAAAAAAAAFc/0bqX7tXoz-0/s320/Charlie%2520Chaplin-dicilikke+dab.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227911797713428802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang satu tentu sudah kenal. Jenenge &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Adolf Hitler&lt;/span&gt;, sang Fuhrer yang menjadi penyebab Perang Dunia 2 di seluruh dunia (yaiyalah, namanya juga Perang Dunia ya sedunialah, mosok yo mung perang sak Kabupaten Kulonprogo??). Ra lucuuuu yeee... Pokoknya Hilter, eh Hitler tuh merupakan seorang yang sangat kejam karena membuat sekitar 30-60juta nyawa melayang, dan 6 juta diantaranya adalah orang Yahudi yang dibunuhi dalam genosida massal tahun2 itu. Penjelasan lebih lanjut cari di internet. Hahaha...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang kedua namanya adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Charlie Chaplin&lt;/span&gt;, komedian tersohor masa-mas&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;a sebelum-saya-lahir. Miripkah mereka? Hahaha... kalo aku sih bilang mereka mirip, apalagi kumisnya itu looh, gak nahan (cewek2 pasti seneng dengan kumis mereka, geli2 gimana gitu katane, halah!). sudah merasa mirip? Ataukah saya mulai gila?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Uhhee... Kalo kalian merasa mereka gak mirip, coba deh bandingin orang ini sama si Charlie Chaplin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GFM0lghI/AAAAAAAAAFk/0ZMwZGQbxM0/s1600-h/1_719194090l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GFM0lghI/AAAAAAAAAFk/0ZMwZGQbxM0/s320/1_719194090l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227911797602091538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Ni namane&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Caesar Ardian Oktawa,&lt;/span&gt; temen HI 2007. Kalian pasti merasa saya gila kok mirip2in mereka sih? Tapi coba deh, coba, ber-IMAJINASI. Coba kalian ber-IMAJINASI, dan sekali lagi seperti kata Spongebob, ber-IMAJINASI. Baya&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;ngkan sebuah kumis melintang di jidat, eh bawah hidung si Caesar... Miripkah mereka???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Krik krik krik... Hulalala... hulalala...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yowes nek untuk permulaan kalian anggap aku kacau... Hueh... kita lanjut ke pada kedua gadis seksi (yang satu udah gak gadis lagi ding, soale udah hamil dan tidak-tahu-apakah sudah melahirkan juga:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IROk92rI/AAAAAAAAAGc/y_ZiTP6Bigg/s1600-h/angie_virgin004.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IROk92rI/AAAAAAAAAGc/y_ZiTP6Bigg/s320/angie_virgin004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227914203255134898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Heee, yang pertama namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Angie&lt;/span&gt;, mbuh lengkape sopo, sing penting Angie, yang maen di Virgin the Movie itu tuh. Angie dodol! Ya itulah namanya, bintang dan selebriti masa kini. Info lengkap tentang dia saya tidak tahu, soale aku ra tahu ndelok gosip je. Nah, persetan dengan itu, sekarang miripkah dia dengan perempuan ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JLQnDJUI/AAAAAAAAAHc/d28uATLWrl0/s1600-h/Nicole%2BRichie%2B_669_18361794_0_0_9785_300.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JLQnDJUI/AAAAAAAAAHc/d28uATLWrl0/s320/Nicole%2BRichie%2B_669_18361794_0_0_9785_300.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227915200233153858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Namanya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Nicole Ritchie,&lt;/span&gt; bintang apa ya? Pokoknya yang maen sama si &lt;i style=""&gt;hot sexy naughty bitchy &lt;/i&gt;Paris Hilton itu loh, kalo gak salah Simple Life ya? trus juga anaknya Lionel Ritchie getoo. Ya itu tadi. Dari rona mukanya sudah kelihatan kan, hayooo mirip gak??? (maaf cuma bisa menampilkan foto close up Nicole, soalnya foto badan keseluruhan tidak berani saya tampilkan, nanti dia nuntut aku karena dia terlihat hamil. Yaoloh!)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Ah, menyebalkan jika kalian gak mengamini saya kalo mereka mirip.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Nah, lanjut ah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Kedua orang ini adalah artis Indonesia masa tahun 90an, dan sampai saat ini masih berjaya di belantika hiburan Indonesia. Mereka adalah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRVQTFNI/AAAAAAAAAGk/w6HUpNV3f7s/s1600-h/ary_lasso.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRVQTFNI/AAAAAAAAAGk/w6HUpNV3f7s/s320/ary_lasso.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227914205047493842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ary Lasso,&lt;/span&gt; humm, mantan vokalisnya Dewa 19 yang mememiliki suara emas ini dan sekarang menjadi salah satu solis cowok paling digemari selain Glenn, Marcell, Iwan Fals, dan AFGAN! sedikit banyak bisa saya bandingkan dengan orang o’on satu ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JCLyum9I/AAAAAAAAAHM/TmQoFfvlVB4/s1600-h/oti040806komeng_lg.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JCLyum9I/AAAAAAAAAHM/TmQoFfvlVB4/s320/oti040806komeng_lg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227915044321139666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Komeng!!&lt;/span&gt; Buset, merasa mereka mirip? Atau merasa mereka saudara kembar? Huahahaha... terserah penilaian kalian sih, tapi ya itu, kalau memang mirip ya syukur, kalo gak ya gak masalah. Doain aja penghasilan mereka mirip. Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Nah, mari kita lanjutkan lagi penelitian-kutang (eh kurang) kerjaan saya ini. Kalian sudah mulai pusing? Dimohon segera minum Antimo, dijamin kalian akan mati semakin pusing (jadi teringat suatu peristiwa mengenai Antimo, hahaha...)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Nah yang dua ini sungguh sebenarnya saya tidak tega untuk memiripkan mereka, tapi yo piye meneh. Seperti kata temenku Bobo (link blognya di kanan itu loh): Neptunus tidak pernah salah. Njuk ngopo?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Nah yang pertama adalah orang ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRbPYaiI/AAAAAAAAAGs/n-cN4isUmX8/s1600-h/Chris%2BJohn%2Bnew%2Bsize%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRbPYaiI/AAAAAAAAAGs/n-cN4isUmX8/s320/Chris%2BJohn%2Bnew%2Bsize%5B1%5D.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227914206654261794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chris John&lt;/span&gt;. Hum, petinju ini memiliki rekor luar biasa, belum pernah kalah sampai saya menulis laporan ini. Haduh! Orang Semarang ini juga pernah menjabat sebagai petinju dengan gelar WBC kalo gak salah kelas bulu. Ya itulah. Nah, apakah dia mirip dengan orang ini???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JB6Fz4PI/AAAAAAAAAG0/XgbqiEVccXM/s1600-h/kiwil1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JB6Fz4PI/AAAAAAAAAG0/XgbqiEVccXM/s320/kiwil1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227915039569338610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kiwil!&lt;/span&gt; (ya ampun mas Chris John, jangan marah ya? Di-&lt;i style=""&gt;upper cut, &lt;/i&gt;modyar aku) Pokoknya Kiwil ini juga seorang &lt;i style=""&gt;entertainment &lt;/i&gt;yang sungguh hebat. Bisa disejajarkan dengan Komeng, dan anda bisa temui dia dan Komeng dalam acara Gong Show di Trans TV.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Lanjuuut...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Kedua orang ini memang berbeda generasi dan berbeda mata pencaharian. Miripkah mereka bagi kalian?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRPp0MfI/AAAAAAAAAGM/M36HXFo2bDA/s1600-h/258x402VanBronckhorst.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRPp0MfI/AAAAAAAAAGM/M36HXFo2bDA/s320/258x402VanBronckhorst.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227914203543908850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang satu namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Giovanni van Bronckhorst&lt;/span&gt;, seorang pemain sepakbola handal bagi timnas Belanda, pernah membela Barcelona, dan sekarang kalo gak di Ajax, pasti di PSV Eindhoven. Lupa aku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JCITDUHI/AAAAAAAAAHU/g7jlo3VRr20/s1600-h/timothy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JCITDUHI/AAAAAAAAAHU/g7jlo3VRr20/s320/timothy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227915043382972530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang kedua namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Timothy Dalton&lt;/span&gt;, seorang bintang film. Ni foto merupakan saat dimana dia maen dalam film James Bond, dan asal tahu saja, dari semua pemeran James Bond lainnya, seperti Daniel Craig, George Lazenby, Pierce Brosnan, dll, dia paling terkenal sebagai the dark Bond, alias Bond paling kejam yang pernah ada, sebab filmnya yang berjudul “Licence to Kill” dianggap merupakan film Bond paling kejam yang pernah karena menampilkan sisi paling gelap dalam diri James Bond, dan yang kena “getahnya” ya si Timothy ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Mirip? Tanyalah pada hatimu nak, sebab hatimu tidak pernah bohong (dari jauh Bobo berteriak, “Neptunus tak pernah salah!”)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Abis ini ada dua orang pesepakbola, sama-sama dari Argentina, dan sama-sama maen di Inter Milan. Kita sambut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JBwODR9I/AAAAAAAAAG8/GtVx7IjaJ9Q/s1600-h/mvd264339_8171_sq_small.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1JBwODR9I/AAAAAAAAAG8/GtVx7IjaJ9Q/s320/mvd264339_8171_sq_small.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227915036919547858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Javier Zanetti.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Apakah dia mirip dengan orang ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRDbYrMI/AAAAAAAAAGU/NCg0ziwWRPA/s1600-h/400x400_JulioCruzNew.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1IRDbYrMI/AAAAAAAAAGU/NCg0ziwWRPA/s320/400x400_JulioCruzNew.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227914200262159554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Julio Cruz.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Hem... sumpah, padahal mereka bukan saudara loh, tapi kayak sodara kembar!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Mirip tuh, sumpah, liat aja besok di TV kalo Inter maen, dan keduanya maen. Dijamin, kalian kalo gak terlatih membedakannya, pasti udah bilang, yang mana Zanetti? Mana Cruz??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Huehehehe...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Kemudian kita beralih ke dua orang cowok ini. Ini bukan merupakan murni versi pengamatan saya sih, cuman aku dimintai request untuk menampilkan keduanya di sini, hulaaaaa...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVe6ZswI/AAAAAAAAAFs/JIvh5g0-uB8/s1600-h/20._DECO.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVe6ZswI/AAAAAAAAAFs/JIvh5g0-uB8/s320/20._DECO.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227913176847856386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;dan mas gantheng satu ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVjbOS2I/AAAAAAAAAF8/b-8S1ftxpiU/s1600-h/hooba2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVjbOS2I/AAAAAAAAAF8/b-8S1ftxpiU/s320/hooba2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227913178059262818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang satu adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deco Souza&lt;/span&gt;, pesepakbola Portugal yang kini membela Chelsea FC. Yang satu adalah vokalisnya Hoobastank, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Douglas Robb&lt;/span&gt;. Apakah mereka mirip? Terserah si Sekar Dodol aja deh, aku ngikuuut...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Yang terakhir sebagai penutup penelitian saya yang goblok ini...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Ada dua cewek (sebenarnya dua2ne sudah jadi ibu2 je). Humm, ya gitu deh. Ni orang pertama yang singgah di mata saya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVnNSy6I/AAAAAAAAAGE/ujlIVN0gy6A/s1600-h/17235__moore1_l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVnNSy6I/AAAAAAAAAGE/ujlIVN0gy6A/s320/17235__moore1_l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227913179074579362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Julianne Moore&lt;/span&gt;. Bintang Hollywood yang terkenal karena maen di film Hannibal sebagai Clarice Starling menggantikan Jodie Foster yang menolak bermain, serta The Lost World: Jurassic Park. Mungkinkah dia saudara kembar orang ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVhnLVMI/AAAAAAAAAF0/7-W4XaHlMJ0/s1600-h/180px-Rieke.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1HVhnLVMI/AAAAAAAAAF0/7-W4XaHlMJ0/s320/180px-Rieke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227913177572529346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Si Oneng&lt;/span&gt;, eh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rieke Diah Pitaloka&lt;/span&gt;. Humm... Pemain sinetron dan praktisi sastra dan politik ini memang terkenal di jagad hiburan Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Miripkah mereka menurut Anda?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Atau saya sudah gila?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Atau mata saya rabun?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Atau Emma Watson tak lagi cantik, dan Kiera Knightley semakin seksi saja?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;Luweh!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:130%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5045329989894491386?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5045329989894491386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5045329989894491386' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5045329989894491386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5045329989894491386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/07/mirip-ato-gak-part-2.html' title='Mirip ato Gak part 2'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/SI1GE-w2jBI/AAAAAAAAAFU/GGmW0cRWqhY/s72-c/20_19%2520AdolfHitler.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1622048429690325448</id><published>2008-06-01T20:37:00.006+07:00</published><updated>2010-04-12T01:12:40.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>HI, move on!</title><content type='html'>Waktu mau nulis post ini, aku rada-rada bingung mau nulis apaan. Ya, benar-benar akan menjadi pengalaman baru bagiku, ketika aku akan berpisah (walaupun tidak secara frontal), tetapi inilah akhir dimana aku dan temen-temen satu kelas B HI 2007 akan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. akhirnya kami akan menempuh UAS. Hari-hari dimana UAS itu berlangsung akan menjadi hari-hari terakhir kami bersama dalam satu kelas. Setelah itu kami akan berpisah jalan, menempuh mata-mata kuliah yang berbeda, walaupun juga pasti akan ada beberapa yang akan satu kelas lagi, tetapi kita semua tidak akan menjadi satu kelas lagi, kelas B HI UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pasti akan ketemu lagi, tapi tentu saja tidak akan bertemu lagi semuanya dalam satu lingkup kelas yang besar. Aku masih akan mengingat bagaimana selama semester I dan II, kami selalu bersama, entah itu makan di Batokok, EMB, atau ke mie ayam deket Kobar, atau di kantin Perpus pasca a.k.a Bu Galak versi kita. Pasti di semester selanjutnya kita akan memiliki jadwal kuliah dan makan sendiri (kowe ki panganan wae pikirane, Nis)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada temen-temenku sesama kelas B, terutama para Penghuni Meja Bundar dan Batokok Fans Club yang merubah hidupku dan memberi warna bagi diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Acip dan Nara yang selalu sabar nek tak critani tentang kisah-kisah cintaku, curhat-curhatku yang aneh, dan selalu yang memberikan aku nasehat-nasehat bijak mengenai masalah-masalahku, dan juga temen diskusi yang hebat. Makasih juga karena kalian mau mempercayakan juga keluh kesah kalian kepadaku, dan aku hanya bisa membantu sekedarnya, tanpa bisa memberi apapun. Kalian emang perpaduan yang jarang ada. The best lah pokoke kalian berdua. (oya cip, salam buat ucik, isih duwe utang kae jajake aku)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Shiro yang selalu sabar dalam menerima ejekanku, yang tega-teganya mengejek dia separah itu. Halah! Dia juga yang mau menceritakan bagaimana hidupnya, bagaimana masalah-masalah yang dia hadapi. Yang mau-maunya dulu waktu puasa selalu sama aku cari makan sampe Sadhar dan Atma (golek cewek po, Shir?). Hahaha, pokoknya Shiro ki wong keren kok. tapi tetep wae, Shir, aku bakalan mengece kowe terus. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Danang yang selalu menyenangkan untuk ngobrol sama dia. Kamu udah membuatku tetep bertahan dengan idealismeku tentang kehidupan. Kalau tanpa kamu, aku mesti wis terjerumus dengan hedonisasi di kampus. Penampilan=nothing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Bobo dan Widi, kadang emang aneh nek ngomong karo kalian berdua. Bobo yang bikin ngakak nek delok raine wae, terus Widi sing bikin ngakak karena banyolane sing kadang bikin geleng-geleng. (Oya Wid, nuwun yo WCmu, wis oleh tak bokeri, takiro ra oleh, lha kuwi singgasanamu je. Nuwun) Waktu OI yang menyenangkan sampai malam banget, turu untel2an juga sama Acip, Nara, dan Danang, sing senengane marai ngakak gara2 nyetel Kangen Band karo Blink. You're rock pokoke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Dika yang sukanya cool dan misterius, jadi temen seneng-seneng dan makan yang baik. Yang menunjukkan kenetralannya akan banyak hal, yang mempengaruhiku untuk tidak memandang orang lain salah apabila dia tidak mengganggu hidupku. Hahaha, kapan ngeband ki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Rendi. No commentlah untuk dia. Tapi aku salut sama dia gara-gara dia mau berubah mau lebih baik lagi, memperbaiki hidup dan masa lalunya, serta kesetiaannya juga sama ceweknya. Apik pokoke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Trio Dino, Danu, dan Rio, yang selalu kemana-mana bertiga. Wes jan. Asik pokoke. Dino dengan bacotane sing marai ngakak, sing marai nganggo mikir karo ngutek juga. Danu sing sok cool, feminin, tapi menipu soale sangar. Rio sing clekopane sengak tapi kadang marai mawas diri juga. Yeah!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aska, pakde yang pengertian dan sok cool juga, digilai perempuan2 (nek iki aku waton). Kadang-kadang muncul tak terduga dari belakang, waduh. Tapi sama-sama punya kekaguman yang sama denganku, yaitu kagum sama Slamet Sutrisno!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga Ridho yang berupaya merubah semua permasalahan angkatan denganku, yang suka berdiskusi denganku bagaimana baiknya keputusan yang diambil untuk angkatan kita. Wah pokoke siplah. Trus dia yang mengingatkan pentingnya idealisme yang pas untuk keadaan-keadaan tertentu. Ridho, ridho, aku dukung terus wis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Prada, yang rada "gila" dalam arti positif. Tapi aku seneng sama dia, gara-gara punya waktu untuk melayani temen-temene. Jadi inget kata2: pemimpin itu adalah pelayan. Mengutip kata2ne Widi juga: Prada The Man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Malikha yang sukanya aku paksa untuk ngajarin Perancisku, hahaha, padahal gak ngaruh untukku soale aku gak lulus (hehehe). Yang membuka wawasanku tentang hal sebenarnya mengenai Jogja, yang sedikit tidak aku ketahui, tetapi kemudian mengerti dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Wulan. Wulan, gak tau harus bilang apa. Dia orang yang baik, walaupun kadang judes dan nyebelin juga. Yang sukanya curhat dan mau dicurhati olehku. Yang merubah pandanganku tentang luluran bagi cewek (sumpah, sebelum ketemu dia, aku sangat anti dengan cewek yang luluran! Segitunya...) Moga-moga kau dapatkan jawaban atas segalanya, tentang kisahmu. hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Pilar yang selalu 'perang' sama aku. Kapan pake rok? hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Saputri yang no commentlah. Orang yang baik dan menyenangkan, sumpah. Yang bisa menjadi temen yang baik yang sukanya nemenin saat HkI, yang selalu bingung kalo hari ini bukan giliran kelompok kita yang maju. Halah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Ratih yang sukanya kalo pergi sama Saputri. Bingung aku kalau ngomong sama Ratih, mau gimana ngomongnya juga bingung. Selalu pernyataan dan pembicaraan yang kacau, gak nyambung, tapi akhirnya mengerti juga. Hahaha, payah Nis kowe ki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Ung yang selalu menyediri gara-gara dia kayaknya gak cocok sama kita-kita. Tapi aku juga pernah dicurhati sama dia tentang ceweknya. Ung, kapan2 aku diajak ke Korea dunk. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Desi sing mesti karo aku ra akur gara2 dia tak ejek tuwo, keriput, batu tanah, dan mesti dia gak terima. dodol!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Nessa, Indah, sama Fani yang menjadi temen kelompok SSPI. Puih, untung udah jadi. (buat Fani, jangan luluran mulu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandra yang sering banget direpotin sama aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lusi yang selalu asik sama aku kalau ngobrol. Tapi sayang dia suka gak kuliah sekarang. Kuliah tho Lus, ojo lungo wae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganang yang pernah nganterin aku, Dika, Aska ke Ketep. dengan mobilnya yang ueeedddyaaan tenan nek nganggo, kok iso yo aku isih selamet tekan saiki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assed, yang walaupun bukan sekelas, tapi pernah sekelas di kuliah Agama. Yang membuat diriku mendapatkan nilai B. Lumayanlah. (Pssst, padahal dosene pingin tak balang nganggo watu nek nganti aku enthuk C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semua temen-temen yang tercecer dan tidak dapat disebut-sebutkan satu-satu. Kalianlah yang memberikan warna bagiku selama setahun ini di Kelas B. Kapan kita reuni kelas lagi, biar kita bisa bersenang-senang lagi, sebagai satu kelas. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bye bye temen2... Sampe ketemu di Semester baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Bagi para Penghuni Meja Bundar, tiap sore pasti akan ada kongkow2 disana. So stay tune yah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1622048429690325448?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1622048429690325448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1622048429690325448' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1622048429690325448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1622048429690325448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/06/hi-move-on.html' title='HI, move on!'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5604865402334886292</id><published>2008-05-23T23:09:00.010+07:00</published><updated>2008-06-01T22:13:02.760+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Seminggu Penuh Kehebohan...</title><content type='html'>Beberapa hari ini aku mengalami suatu hal yang mengesankan sekali. bukan karena baru liat Emma Watson datangi aku langsung dari Inggris dan bilang, "I love you, Daan." Bukan (hiks, padahal mau banget!). Tetapi seminggu ini adalah minggu paling parah, mengesankan, paling melelahkan, dan paling membuat gembira. Yah, emang bukan terparah seumur hidupku, tapi ya emang ini minggu gila, gak ada yang lain selain keinginan untuk mencium Emma Watson di depan pacarnya yang baru. Modyaar kowe!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, aku senang dengan kejadian seminggu ini. Emang ada-ada aja, dan jarang2 bisa kayak gini seumur hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya berawal dari &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tugas SSPI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Ya, Sistem Sosial Politik Indonesia. Mata kuliah ini emang beda. Menawarkan suatu hal yang lain daripada mata kuliah lain di Hubungan Internasional UGM (dibandingkan dengan pengajaran dosen berinisial BW dan JM). Kali ini, dibuatlah sebuah kelompok yang beranggotakan anak-anak terpilih yang memang takdir (atau musibah?) menjadi satu kelompok. Banyak kelompok-kelompok lain yang mendapatkan berkah, ada pula yang musibah. Dan aku rasa, kelompokku adalah anugerah. Gak bohong sih, sumpah kayaknya memang kayak gitu kok, daripada kemudian mbak titik sama diah bilang," Ya anak-anak, besok kalian sekelompok sama mahasiswa dari Ilmu Perbintangan, jadi kerjakan tugas SSPI ini sebaik-baiknya." tambah ra cetho tho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompokku yang terdiri dari Fani, Ratih, Nara, Indah, dan Nessa itu kemudian memutuskan untuk muter-muter Jogja untuk melihat seberapa besar "keistimewaan DIY" itu. Yah, memang kami sendiri tidak berupaya untuk melihat secara keseluruhan Jogja itu sendiri, dan aku akui emang kita kemarin hanya dolan-dolan saja ke obyek-obyek wisata di Jogja, hanya sekedar kemudian mengantarkan kita ke konsep utama kita, yaitu masalah kesultanan. Jadinya kayak gini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-e99477676d4a031a" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v3.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3De99477676d4a031a%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330467111%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D21A8F8C387A1DC0C6DEEEE5D7116532CF2293F3D.700DBEB44DE9E105FD19FDE226B082220D93B9C9%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De99477676d4a031a%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvLmphZyaoxqsU5zB8I7yBk6qwYo&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v3.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3De99477676d4a031a%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330467111%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D21A8F8C387A1DC0C6DEEEE5D7116532CF2293F3D.700DBEB44DE9E105FD19FDE226B082220D93B9C9%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3De99477676d4a031a%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DvLmphZyaoxqsU5zB8I7yBk6qwYo&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata membuat sebuah film atau video itu melelahkan sekali. Dan gobloknya, aku terlalu pede bahwa hal itu akan terselesaikan dengan hitungan jam. aku sempet mikir bahwa paling cuman maksimal 3 jam saja akan selesai. waduh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak. 3 jam pertama, aku isi dengan menangis-nangis ria (leeeebayyyy buangget) gara-gara komputerku rada error. Monyet, selalu muncul perintah untuk menginstall suatu software yaitu Photo Gallery (kampret macam apa ini?) padahal aku gak punya installernya. Dasar MovieMaker bulukan!!! Kalo gak kemudian macet dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hang.&lt;/span&gt; Lantas aku harus merestart lagi (dan lagi, dan lagi) dan meratapi nasib ada bagian film yang seharusnya udah aku masukin tapi kemudian hilang akibat direstart lagi.  Makanya, yang seharusnya udah jadi filmnya, harus diulang (lagi, dan lagi), dan itu bikin senewen. Dari yang udah buat pas jam 6 sore, lom kelar juga ampe jam 1an pagi. Buset!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rada gila, mumet, pusing, dan scizophrenia, akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan siksa kubur itu, dan langsung turun ke bawah dari kamarku ke ruang tengah buat nonton final Liga Champions antara Manchester United lawan Chelsea di Stadion Luzniki, Moscow. Aku yang dari tadi senewen terus, tiba-tiba menjadi bersemangat. Apalagi pas aku liat perjuangan Fergie Babes, yang menekan Chelsea terus2an sampai kemudian tercipta gol Cristiano Ronaldo, aku langsung tereak-tereak: we can win. Dan setelah itu menggila lagi permainan MU, sampe kemudian Lampard mencetak gol buat Chelsea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Runtuhlah semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak kedua menjadi ajang Chelsea bagaimana sepakbola itu adalah menyerang. Berkali-kali Chelsea mengajari barisan pertahanan MU dan lini tengah untuk bekerja keras melawan gempuran-gempurannya. Aku aja masih inget, tembakan ke gawang MU: 7, Chelsea: 23. Gilaaaaa!!! Pacu adrenalin beneran pagi itu. untung aja kemudian sampe perpanjangan dan kemudian dilanjutin dengan penalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimismeku menyebar. Aku yakin di penalti nanti MU pasti menang. Mu pasti menang, kataku. Melihat performa van der Saar dalam adu penalti, gak salah lagi, MU pasti menang. Masih inget aku waktu MU menang 3-0 penalti Community Shield, dan van der Saar menjadi pahlawan gara2 dia menggagalkan semua tendangan penalti Chelsea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemudian Ronaldo gagal mencetak gol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia seakan mau runtuh bagiku. Ronaldo, yang sepanjang musim dijadikan algojo penalti, gagal mengeksekusi? Aku sejak awal emang ragu tendangannya bakal gol, soalnya aku tiba2 teringat sama game FIFA 2008 ku. Tiap aku maen dengan MU, dan MU dapet penalti, aku selalu pake Ronaldo buat nendang, tapi semuanya pasti gak gol. Edan. Dan itu kemudian kejadian sama aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ronaldo telah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian saat penentuan tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Algojo terakhir Chelsea, John Terry, datang untuk menendang bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang sejak awal tegang, kini malah menjadi rileks. Aku yakin itu akan menjadi gol. Aku sudah sabar dan legowo kalau itu gol. Aku sudah merelakan semuanya, merelakan kalau kali ini MU tidak juara. Merelakan kalau yang juara Chelsea. Aku udah bertepuk tangan untuk Chelsea dan salut dengan mereka kalau mereka kemudian menjadi juara. Aku pasrah banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian Terry menendang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia terpeleset!!! TIDAK GOL!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matilah. Aku langsung tegang lagi. Api semangat menyala lagi. Aku emang kasian dengan Terry yang menangis gara2 gagal, tapi aku tidak peduli. Aku yakin MU punya kesempatan sekali lagi. Aku yakin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian giliran Anelka yang menendang. Aku udah punya feeling kalau ini akan gagal. Aku sempat mikir kenapa Anelka yang dikeluarkan sama Avram Grant, bukan Shevcenko?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian dia menendang, van der Saar terbang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DITEPIS! TIDAK GOL! MU JUARAAAAA!!! PENANTIANKU SEBAGAI PENGGEMAR MU SELAMA 9 TAHUN YANG INGIN MELIHAT MEREKA MENDAPATKAN PIALA CHAMPIONS TERCAPAI SUDAH!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung mengacungkan kedua tanganku ke atas. Berteriak-teriak tertahan takut membangunkan semuanya. Yes Yes Yes!!! Kulihat van deer Saar berteriak2, ekspresi Ferdinand yang kesetanan, Carrick yang seakan-akan gak percaya, dan sebagainya. Semuanya larut dalam euforia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh tidak ada yang lebih hebat dari drama lainnya, yaitu saat Ronaldo tidak kuat untuk berlari bersama rekan-rekannya menyerbu van der Saar, tapi dia menjatuhkan badannya ke belakang dan kemudian menangis keras menutupi wajahnya. Saat melihat Ronaldo menangis seperti itu, aku tak kuat lagi. Sebagai fans setia MU, aku menangis. Benar, sobat, aku menangis pagi itu. Dan aku tidak malu untuk mengakuinya. Karena ini adalah tangisan bangga akan perjuangan The Red Devils. Penantian sejak 9 tahun lalu terbayar sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glory glory Man United (3x), and the Red marching on...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan euforia itu aku langsung tancap gas membuat SSPI yang lom kelar. Duh, tapi aku gak peduli. Pokoknya setelah kemenangan itu, setelah aku melihat van der Saar dan kawan-kawan diserahi Piala Champions, segala beban menghilang dan aku merasa bersemangat untuk melanjutkan SSPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya ketika kuliah, semua orang mengucapkan selamat atas kemenangan MU, aku senang akan apresiasi mereka, tapi tiba2 entah kenapa badanku langsung panas, kepalaku pusing. Aku lantas tepar waktu di ruang multimedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh God, aku gak tidur semalaman!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5604865402334886292?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=e99477676d4a031a&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5604865402334886292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5604865402334886292' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5604865402334886292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5604865402334886292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/05/seminggu-penuh-kehebohan.html' title='Seminggu Penuh Kehebohan...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-2894122913122325949</id><published>2008-04-06T18:25:00.024+07:00</published><updated>2008-08-24T07:15:46.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MIRIP ATO GAK CHRONICLES'/><title type='text'>Mirip ato Gak? part 1</title><content type='html'>Sueeer, saya punya keahlian dalam melihat raut muka seseorang. Dan dibawah ini adalah hasil dari pengamatan mendalam saya terhadap beberapa orang yang emang saya liat mereka memiliki kemiripan satu sama lain, atau kata orang sih mirip deh mukanya. Yah, mau dibilang mirip ya emang mirip, tapi kalo dibilang gak mirip ya memang terlihat sekilas dari foto-fotonya emang gak mirip. Tapi coba pantengin orang-orang ini selama minimal 5 taon deh, maka pasti kalian bilang mirip...&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nah contoh pertama adalah makhluk satu ini:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i1PQbvsdI/AAAAAAAAAD4/TJvEmk0sHrE/s1600-h/1_859290958l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186094244631130578" style="" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i1PQbvsdI/AAAAAAAAAD4/TJvEmk0sHrE/s320/1_859290958l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nama aslinya sih keren, &lt;strong&gt;Daniel Adi Wijaya&lt;/strong&gt;, tetapi sama temen2 di DeBritto dipanggil &lt;strong&gt;Asbun&lt;/strong&gt;, soale emang cangkeme gedhe, suka mbanyol, asal bunyilah pokoke. Tapi dia lucu dan menggemaskan! Ho, awas, tampang emang menipu. Keliatan seperti cowok tulen, tapi kadang kalo gak ada cewek, pria pun diembat. Hahaha... (ora ding Bun). Sekarang dia lagi menuntut ilmu di STAN 2007. Jago gitar klasik dan bass cing. Buat para cewek2, apakah ada yang naksir? Hahaha...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah, saya rasa, dalam beberapa hal, dia mirip dengan orang ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i26wbvsfI/AAAAAAAAAEI/MDFiWBb_jHM/s1600-h/1_106076169l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186096091467067890" style="" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i26wbvsfI/AAAAAAAAAEI/MDFiWBb_jHM/s320/1_106076169l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namanya kalo gak salah &lt;strong&gt;Hermawan&lt;/strong&gt;. Anak Sosiologi UGM 2007, temene Pii (usut punya usut dia di Sosiologi dipanggil &lt;strong&gt;Samson&lt;/strong&gt;) Buset. Sudah merasa mirip? Pertama kali sih aku liat dia sama temenku Tito ama Lintang, abis dari registrasi UGM kalo ndak salah. Dia berbarengan makan di masakan Padang di dekat SMA 6 Jogja, tempat aku sama Tito dan Lintang juga makan. Sorry ya bos, kalo saya ambil fotomu dengan tidak hormat dan tidak bilang2... Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Parahnya lagi (terutama Asbun), mereka berdua itu ternyata ada tampang jadi artis! Buset, apalagi kalau mereka Go Internasional, ngalah2in keinginan Agnes Monica yang pingin go internasional tapi gak kesampaian juga sampe saat ini. Orang2 pasti pada berebut minta tanda tangan, karena mereka mirip sama artis gokil ini:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JACK BLACK!!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i2jwbvseI/AAAAAAAAAEA/sJm2gSN7eyc/s1600-h/jack_black.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186095696330076642" style="" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i2jwbvseI/AAAAAAAAAEA/sJm2gSN7eyc/s320/jack_black.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Buset! Mirip? Jangan kaget! Aku aja sampe semaput melihatnya. Hehehe, gak ding. Tapi perhatiin kontur muka mereka, pasti pada bilang mirip. Taruhan sego kucing nek ra percoyo!!! Awal aku merasa dia mirip sama (terutama) Asbun adalah ketika aku lagi nonton film &lt;em&gt;King Kong &lt;/em&gt;waktu masih SMA dulu. Keren pokoke, dan tiba2 saja aku jadi teringat Asbun. Buset deh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itu baru permulaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah ini dia yang cukup seru lagi. Dua-duanya terkenal karena menjadi atlet sepakbola, jadi bagi para cowok2 yang hobby sepakbola atau paling gak suka nonton tivi sepakbola Eropa, pasti apal dengan kedua muka ini...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186099853858419202" style="" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i6VwbvsgI/AAAAAAAAAEQ/-oqxAZCTXXs/s320/255px-JanKoller.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namanya &lt;strong&gt;Jan Koller&lt;/strong&gt;. Posisi Striker. Klub sekarang: gak tau, gak pernah maen Football Manager lagi. He3... Nah, dalam pandangan saya, dia mirip dengan orang ini:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i66AbvshI/AAAAAAAAAEY/xnySk2TkXtE/s1600-h/Stam_Japp_560835.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186100476628677138" style="" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i66AbvshI/AAAAAAAAAEY/xnySk2TkXtE/s320/Stam_Japp_560835.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Jaap Stam.&lt;/strong&gt; Dulu sih maen di MU, trus pindah ke Lazio kalo gak salah (apa langsung ke Milan ya???). Klub terakhir kayaknya AJax AMsterdam. Iya gak? Ah sudahlah. Nah, miripkah? Kalo saya sih bilang mirip (terutama karena mereka botak! Hahaha...). Mirip ah... Mirip, ya kan? Hohoho...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lanjuuut... &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk urusan sepakbola, orang yang satu ini emang hebat. Diplot sebagai the New Roy Keane, dengan nomor punggung 16 di MU, dia emang rada tenggelam musim 2007/2008 ini karena bersaing dengan Owen Hargreaves dan Anderson da Silva. Dialah &lt;strong&gt;Michael Carrick&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i8EwbvsiI/AAAAAAAAAEg/_nlyTNJJils/s1600-h/Carrick.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186101760823898658" style="" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i8EwbvsiI/AAAAAAAAAEg/_nlyTNJJils/s320/Carrick.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lantas, dia mirip dengan siapa? Jangan2 saya mengada-ada? Soalnya mukanya si Carrick ini emang susah dan tiada duanya, dengan kontur yang aneh. Coba deh kamu maen seri game sepakbola PC FIFA, dari season 2005 sampe 2008, dan liatlah, GAK ADA SATU PUN wajah pemain 3 dimensinya yang mirip dengan Carrick yang asli! Bahkan kalo ndak salah, seri Winning Eleven pun mukanya si Carrick ini TIDAK PERNAH mirip.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi coba perhatikan orang ini:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i88gbvsjI/AAAAAAAAAEo/IoVJ2sMffv8/s1600-h/billie-joe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186102718601605682" style="" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i88gbvsjI/AAAAAAAAAEo/IoVJ2sMffv8/s320/billie-joe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Billy Joe Armstrong&lt;/strong&gt;. Vokalisnya Greenday. Miripkah? Emang mungkin banyak orang gak akan mengamini saya, soalnya emang kontur mukanya si Carrick lebih keras, sedangkan punyanya si Billy Joe rada manis gitu. Tapi saya bilang, mereka berdua mirip!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masih dari sepakbola. Untuk urusan gocekan dan naluri mencetak gol, orang ini emang yahud!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Wayne Rooney.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i-nAbvskI/AAAAAAAAAEw/iUgJxAF2t0I/s1600-h/Rooney_SOS_Ambassador_website.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186104548257673794" style="" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i-nAbvskI/AAAAAAAAAEw/iUgJxAF2t0I/s320/Rooney_SOS_Ambassador_website.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Striker yang terakhir kali saya liat masih di MU ini emang mukanya &lt;em&gt;baby face&lt;/em&gt;, tapi tingkahe koyo gali Pasar Kembang dab! Baik di luar maupun di dalam lapangan. Pokoke serem. Nah, lantas mirip dengan siapakah dia? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya tidak tega memakai orang di bawah ini, soale aku ra trimo! Rupo koyo ngene kok iso mirip sama si Rooney? gak mungkin banget! Namun saya pasrah saja, soalnya temenku si &lt;strong&gt;Nara &lt;/strong&gt;bilang kalo dia mirip dengan Rooney (Nara emang aneh!)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Siapakah dia???&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ini dia:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Danu Aditya Kusmanto. &lt;/strong&gt;Anak Hubungan Internasional UGM 2007, sekelas sama saiya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i_hQbvslI/AAAAAAAAAE4/qCBtWPzWlPY/s1600-h/946692969l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186105548985053778" style="" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i_hQbvslI/AAAAAAAAAE4/qCBtWPzWlPY/s320/946692969l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Huahahahahaha. Terserah deh kalian mau bilang apa, tapi saya yakin emang gak mirip! Tapi yo aku manut sama Nara aja. (Nu, kalo kamu baca ini, gak usah geer. Golek pacar wae Nu! Ojo dadi homo! hahaha...)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Btw, kok dari tadi cowok semua yah? Yasudah, ini giliran cewek2 yang menurut saya mirip. Bukannya kenapa2, tapi emang sosok yang satu ini sudah terkenal karena dia sangat cantik, dan seluruh dunia mengamininya, terutama saiya (duh, kapan diriku akan bertemu denganmu, di saat kita bisa memadu kasih bersama. Halah! ELing Niiis!)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oh Malaikat dari surga, oh Hermione Granger, Oh &lt;strong&gt;EMMA WATSON-ku &lt;/strong&gt;tersaiyang!!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_jBAAbvsmI/AAAAAAAAAFA/X_qBT585zf0/s1600-h/watson-emma-photo-xl-emma-watson-6233832.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186107176777658978" style="" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_jBAAbvsmI/AAAAAAAAAFA/X_qBT585zf0/s320/watson-emma-photo-xl-emma-watson-6233832.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cakep sekali dirimu sssayaaaaang... Ooohh!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Halah!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sudahlah, jangan pedulikan eforia saya. Hem, tetapi saya mau mengelus dada dulu, sebab saya ingin memperlihatkan kepada Anda, sebuah penampakan yang emang tidak untuk konsumsi anak-anak di bawah umur 50 tahun (piye Niiis???). Hati2, cewek satu ini sangat berbahaya, dan sungguh sangat disarankan untuk membawa payung sebelum hujan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini dia (saya benar2 tak tega untuk menyamakan mukanya dengan Emma Watson-ku, soalnya Emma 2000004858739x lebih cakep dari orang ini)...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Bernadetta Firstiana. &lt;/strong&gt;Temen HI juga, satu angkatan sama aku, cuman beda kelas.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_jDJgbvsnI/AAAAAAAAAFI/GAdau-uJ88g/s1600-h/tia.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186109539009671794" style="" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_jDJgbvsnI/AAAAAAAAAFI/GAdau-uJ88g/s320/tia.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tolong, bilang kalau mata saya emang bermasalah! Tolong jangan yang ini, soale aku liat mereka berdua mirip... Tolong, please, bilang kalo mereka gak mirip. AAAARRRGGGHH!!!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(Tiba2 saya pingsan karena shock. Maka lanjutannya besok lagi aja deh. Masih banyak person2 yang mirip satu sama lain)...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pingsan lagi aaah...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-2894122913122325949?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/2894122913122325949/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=2894122913122325949' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2894122913122325949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2894122913122325949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/04/mirip-ato-gak-part-1.html' title='Mirip ato Gak? part 1'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R_i1PQbvsdI/AAAAAAAAAD4/TJvEmk0sHrE/s72-c/1_859290958l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-2078527897441892218</id><published>2008-04-03T16:56:00.003+07:00</published><updated>2008-04-03T17:38:28.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JOKE'/><title type='text'>Joke for Smile Part 4</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keuntungan Laki-Laki...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KO = Kata Orang&lt;br /&gt;1. Meja kerja laki-laki berantakan&lt;br /&gt;KO : Dia memang pekerja keras&lt;br /&gt;Meja kerja perempuan berantakan&lt;br /&gt;KO : Cewek apa'an tuh? Ngrapiin meja aja nggak becus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Laki-laki bekerja menikah&lt;br /&gt;KO : Dia pasti akan bekerja lebih baik karena hidupnya bakalan lebih teratur&lt;br /&gt;Perempuan bekerja menikah&lt;br /&gt;KO : Deeuuuuuu...paling entar habis hamil juga keluar dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Laki-laki ngobrol saat jam kerja&lt;br /&gt;KO : Kalau udah ngomongin bisnis, lupa lunch.&lt;br /&gt;Perempuan ngobrol saat jam kerja&lt;br /&gt;KO : Dasar tukang ngrumpi !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Laki-laki nggak ada di meja kerja&lt;br /&gt;KO : Sedang tugas luar&lt;br /&gt;Perempuan nggak ada di meja kerja&lt;br /&gt;KO : Jangan2 ngluyur ke mall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Laki-laki keluar dapet pekerjaan baru&lt;br /&gt;KO : Emang pintar cari prospek dia...&lt;br /&gt;Perempuan keluar dapet pekerjaan baru&lt;br /&gt;KO : Emang perempuan nggak bisa dipercaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Foto keluarga di meja laki-laki&lt;br /&gt;KO : Hem...bapak teladan and setia&lt;br /&gt;Foto keluarga di meja perempuan&lt;br /&gt;KO : Ah dia sich emang mentingin keluarga daripadakerjaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Laki-laki nongkrong di depan komputer&lt;br /&gt;KO : Memang kalo ide sedang datang suka lupa waktu&lt;br /&gt;Perempuan nongkrong di depan komputer&lt;br /&gt;KO : Wah ... kayak laki2 aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Laki-laki selingkuh&lt;br /&gt;KO : Memang kodratnya...&lt;br /&gt;Perempuan selingkuh&lt;br /&gt;KO : Idiiiihhhh amit-amit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Laki-laki bujang usia tiga lima&lt;br /&gt;KO : Matang&lt;br /&gt;Perempuan bujang usia tiga lima&lt;br /&gt;KO : Perawan Tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Laki-laki banyak teman lawan jenis&lt;br /&gt;KO : Pasti humoris, enak diajak ngomong, pantes diajak-jalan&lt;br /&gt;Perempuan banyak teman lawan jenis&lt;br /&gt;KO : Piala bergilir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Laki-laki dapat promosi jabatan&lt;br /&gt;KO : Emang kalo' prestasi bagus rejeki nggak kemana&lt;br /&gt;Perempuan dapat promosi jabatan&lt;br /&gt;KO : Ssstt..Boss ada mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Laki-laki kepala botak&lt;br /&gt;KO : Lambang bonafide and matang.&lt;br /&gt;Perempuan kepala botak&lt;br /&gt;KO : ... baru kena tipes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penolakan Cewek&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah macam-macam cara cewek menolak cowok beserta artisebenarnya:&lt;br /&gt;1. "Gua masih belum pengen pacaran"&lt;br /&gt;Artinya: "Maksud gua nggak pengennya itu sama elu, kalau sama cowok lain yang lebih oke, ya pikir-pikir dulu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. "Terima kasih, elu cinta sama gua, tapi sori.. gua udah punyacowok di luar negri"&lt;br /&gt;Artinya: "Cowok gua kan Leonardo Di Caprio, elu mah nggak cute!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. "Gua belum biasa jalan berdua sama cowok."&lt;br /&gt;Artinya: "Udah deh, jangan pake naksir-naksir gua segala, daripada ada yang pernah dapet atao ngasi jawaban kayak gini ... =)gua malu nanti dikatain orang kalau jalan berdua sama elu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. "Gua telepon elu deh seminggu lagi"&lt;br /&gt;Artinya: "Gua test lu! Biar mampus!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "Gua cuma anggep elu temen biasa"&lt;br /&gt;Artinya: "Biasa juga PBSI, enak aja mau naik pangkat..."*PBSI = Pacar Bukan Supir Iya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. "Gua cuma anggep elu temen deket"&lt;br /&gt;Artinya: "Gua kira elu homo, makanya gua berani deket"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Senyum-senyum tanpa jawaban&lt;br /&gt;Artinya: "Asyik... lumayan nih, penggemar gua nambah satu. Bisa buat nambah-nambah ban serep."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ketawa&lt;br /&gt;Artinya: "Hahaha... kasian, lawakannya nggak lucu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Nangis&lt;br /&gt;Artinya: "Ya ampun... kenapa cowok yang naksir gua jelek bangetbegini?"10. DiamArtinya: "Bosen juga nih kebanyakan nolak cowok..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-2078527897441892218?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/2078527897441892218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=2078527897441892218' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2078527897441892218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/2078527897441892218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/04/enaknya-jadi-laki-laki.html' title='Joke for Smile Part 4'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3297119053786538617</id><published>2008-03-30T13:32:00.003+07:00</published><updated>2008-03-30T13:36:35.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NOVEL'/><title type='text'>Nakalnya Pacarku: Cewek, ah, Cewek</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(Cerita ini merupakan fiksi. Beberapa setting tempat dan budaya adalah asli, namun selebihnya hanyalah karangan penulis semata. Jika ada persamaan nama, institusi, jabatan, kisah hidup, dan sebagainya, itu merupakan kebetulan yang tidak direkayasa dan tidak disengaja. Harap maklum, karena penulis tidak ingin ada pendiskreditan atas seseorang maupun sesuatu hal.)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Nakalnya Pacarku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;Cewek, Ah, Cewek...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aku melihat cewek-cewek yang lalu lalang itu. Semuanya manis-manis dan cantik-cantik, sampai-sampai lampu-lampu di mal besar itu kayak meredup sinarnya. Banyak yang pake baju modis keluaran terbaru, merk terkenal, bahkan saking terkenalnya ada yang sampe kekurangan bahan dan memperlihatkan udelnya yang dipiercing sama “itunya” yang terliat menyembul ke kanan dan ke kiri, bawa-bawaannya hape teranyar, dandan seedan dan secantik mungkin sampe mukanya kayak salon, rebondingan, dan sebagainya. Jangan lupa juga mereka pada bawa guk-guk (baca: cowok) yang tajir dan keren, six pack, yang langsung pada mengundang pikiran anonoh dari kaum hawa lainnya yang kebetulan lewat maupun kaum adam yang memang pada suka sesama jenis walaupun cowok-cowok itu pada gak melorotin celananya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku cuman menghela napas melihat semua itu. Gila, kataku dalam hati. Lama-lama dunia memang semakin edan saja. Cewek cakep tajir pasti dapetnya cowok cakep tajir juga. Ato kalo gak pasti cewek cakep dapet cowok jelek tapi tajir. Jarang-jarang ada cowok jelek gak tajir dapet cewek cakep tajir, kecuali pake pelet ato susuk. Hahaha. Aku tertawa miris memikirkan itu semua. Kalo gitu caranya, yang kaya semakin kaya, keturunannya pasti semakin cakep-cakep aja, dan yang miskin dan jelek seperti aku akan semakin miskin dan keturunannya jelek juga. Nasib nasib...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oh ya, perkenalkan namaku Joko, tapi sama temen-temen suka dipanggil Jo. Aku dari wilayah yang seringkali jadi bulan-bulanan orang-orang Yogyakarta, terutama daerah Kota, karena mereka menganggap bahwa daerahku itu adalah daerah paling terbelakang dan paling &lt;i style=""&gt;ndeso&lt;/i&gt; di seantereo provinsi ini. Gak tau kenapa selalu saja aku yang menjadi korban ketidakadilan. Bukannya apa-apa, tapi orang-orang macam itu memang pada miring semua otaknya. Bagiku, Gunung Kidul adalah rumahku. Memang kami semua miskin, serba kekurangan, makan aja sering gak ada, tapi bukan berarti mereka punya hak untuk mendiskreditkan kami. Kami juga orang, sama seperti kalian! Yang mbedain cuman kalian kaya, sedangkan aku orang gak punya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku seorang mahasiswa di Kota Pelajar-Yang-Tak-Terpelajar-Lagi ini, di sebuah universitas paling gedhe dan paling punya nama di seantereo Yogyakarta, bahkan mungkin seantereo Indonesia, dan dapet fakultas yang sering menelurkan (emang ayam???) orang-orang beken dan ternama, yang sering masuk koran maupun layar beling, yaitu Fisipol UGM. Dan hebatnya lagi, aku bisa dikit sombong karena aku dapet sebuah jurusan yang (katanya) paling prestisius di universitas ini (merujuk kepada perkataan seorang dosen yang “sedikit” menyombongkan jurusan ini saat Inisiasi kampus), Hubungan Internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Orang udik, dungu, tolol, miskin, gak ada muka seperti aku gini masuk HI UGM? Emang pantes? Bahkan Dian Satro pun jika liat aku lagi kuliah di sini pasti akan menggila sampai nari poco-poco di atas genteng. Ato kalo yang liat Roy Suryo pasti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia langsung bawa-bawa laptopnya buat menganalisis sistem komputer UGM kenapa aku sampe kuliah sini, dan kemudian berteriak kegirangan karena menemukan bahwa yang harusnya dapet bangkuku adalah anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku sendiri juga heran kenapa orang berotak minus seperti aku ini masuk HI UGM, lewat jalur UM pula. Inget-inget, dulu waktu UM aku malah ndak belajar, kelayapan dari pagi ampe malem, bolos sekolah gak tanggung-tanggung 3 minggu, sukanya nonton Miyabi Ozawa sama Asia Carrera berenang di Parangtritis (emang pernah ya mereka ampe situ???). Pokoknya gak pernah belajar deh. Lagipula dulu waktu ikut UM aja aku cuman iseng-iseng. Ngisinya pilihan pertama HI aja gara-gara salah pencet sama salah baca. Ya sudah deh. Apa boleh buat. Lanjuuuut... Aku ikut tesnya di UGM, dan setelah itu aku balik ke desa sambil teriak-teriak, “Tugas selesai!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan akhirnya saat gila itu datang juga. Aku ketrima HI UGM! Seantereo desaku shock dan kaget kayak baru kena wabah kutu air, seisi sekolah, temen, guru, ampe tukang kebon pada melongo sambil ngiler. Orang rumah juga sama (untung aja bapak dan ibuku ndak jantungan gara-gara denger kabar seedan itu). Dan kemudian waktu UANnya diumumin dan aku dinyatakan lulus, walaupun pas-pasan banget, sedesa pada kejang-kejang semua. Maka, dulu waktu aku mau berangkat ke Yogya, aku digotong-gotong bak pahlawan yang abis nangkep dukun cabul yang ketahuan buka praktek plus-plus di desaku, ampe diselenggarakan kirab dan syukuran selama tujuh hari berturut-turut untuk menghilangkan hawa negatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kembali ke cewek-cewek yang tadi. Sekarang aku lagi ada di Ambarrukmo Plasa, sebuah mal paling besar dan paling megah yang ada di Kota Yogya, bersama sobatku bernama Kempol, asli Kulon Progo (nama aslinya sih Johny), satu jurusan sama aku. Gak tahu kenapa dia dinamai gitu sama orang-orang, mungkin gara-gara kakinya yang besarnya kayak badak. Dia sih bilang gara-gara orang-orang pada gak trima muka ancur kayak gitu namanya Johny (dia sendiri sih bilang kalau dia ganteng kayak Marcellino Lefran, yang langsung berhasil bikin aku kentut selama sehari penuh gara-gara dengerin itu). Nah makanya kami dua orang mahasiswa binal nan seksi menyambangi mal penuh dengan temon (gak usah tanya ini singkatan apaan) itu. Mata kami berdua pada juling dan perih karena liat semua cewek itu, sampe-sampe kacamatanya si Kempol retak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Dab,” kata si Kempol sambil merenungi kacamatanya yang udah ancur kayak mukanya, “pindah yuk? Lama-lama di sini bisa-bisa yang pecah bukan cuman kacamatanya aku aja, tapi “adek” aku juga neeh.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku memandangnya iba. “Oke deh. Mau kemana nih?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Terserah dikau aja sayang, bawalah aku kemana saja kau mau, aku serahkan diriku sepenuhnyaaaa...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“SHIT!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Beberapa orang yang denger percakapan binal dan tidak anonoh itu langsung memandangi kami dengan tatapan aneh bin ajaib, makanya dia aku jitak ampe mengaduh-aduh, “Ampun, ampun!” Eh, malah makin banyak orang yang liatin kita berdua. Seorang anak liatin kami, trus berlari ke ibunya sambil menangis, “Mamaaa, takut!” Anak lainnya malah sibuk ngambilin upil dari idungnya yang bolongannya segedhe salak, dan menyapukan hasil tambangnya itu ke rok mini seorang cewek, yang langsung jerit-jerit kayak mau pingsan. Lain lagi seorang bapak-bapak bulukan bau tanah yang lagi meluk-meluk seorang cewek seksi (dapet dari mana coba???), yang langsung jantungan dengan suksesnya. Si Cewek-Seksi-Yang-Mau-Maunya-Sama-Si-Bapak teriak-teriak, “Mas! Mas, bangun!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan mati dulu, anjing! Gimana lu mau bayar gua kalo lu mati? Mas!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Daripada bikin suasana makin kacau, aku seret aja si Kempol yang masih mengiba-iba minta ampun menjauh dari sana. Eh bangsatnya, dia malah naruh lengannya di pundakku dengan mesra, dan sukseslah kami menjadi pasangan homo termesum abad ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setelah menjauh dari Tempat Kejadian Perkara, aku tendang si Kempol menjauh dariku. Dia mengaduh-aduh kayak setan, “Sakit tahu!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Rasain, goblok! Gimana aku bisa dapetin cewek kalo satu Jogja pada ngira aku homo?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Ya gak gitu juga sih, dab,” kata si Kempol sambil mengibaskan pakaiannya yang belum dicuci dua minggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tiba-tiba mataku melihat pemandangan, atau tepatnya bidadari, yang baru turun dari kahyangan. Bidadari itu baru turun dari lift (katanya turun dari kahyangan??? &lt;i style=""&gt;Piye tho&lt;/i&gt;?), dan langsung berjalan lewat di depanku. Dia memandangi aku, dan tersenyum padaku, dan lantas berjalan begitu saja. Langsung saja semuanya menjadi senyap, darahku membeku, seluruh tulangku terlepas dari sendinya, dan tatapan mataku semakin juling.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Woiii, Jo, &lt;i style=""&gt;ngopo e &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kowe&lt;/i&gt;?” kata Kempol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku jadi budeg, gak bisa mikir, dan sebagainya, sampe Kempol dengan sukses menyarangkan pukulan mautnya ke kepalaku. Aku baru tersadar, dan menatapnya nanar. Si Kempol cuman menahan tawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Pol, cewek... Pol...” aku tergagap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Ya ampun Jo, tadi itu kan si Clarissa, gimana tho?” Kini si Kempol tertawa keras, ampe bapak-bapak yang lewat sama anak-anaknya pada bilang, “Turunan teropet kali.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Cla... sapa?” tanyaku masih gak sadar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Clarissa dodol, Clarissa, anak HI angkatan kita, tapi dia beda kelas sama kita. Masa kowe lom tau? Dia kan cewek paling cakep di angkatan kita. Ampun deh kau.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Clarissa. Astraganraga. Baru kali ini aku dapet wangsit bin ajaib kayak gitu. Bagaimana aku tolol gitu yah gak dari dulu nyadarin penampakan sehebat itu, dia deket lagi sama aku, satu jurusan, bayangkan! Bahkan sampe Kempol ngajak aku pulang, sampe dia mboncengin aku sampe di kosku, bahkan sampe pagi, aku masih terbangun dengan rasa shock di atas kasus bututku yang bau dan apak, membayangkan si Clarissa...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oh Clarissa, kayaknya aku naksir kamu deh, jeritku dalam hati. Pokoknya aku mau dapetin kamu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Clarissaaaaa! Tunggulah abang sayaaaaang...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;To be continued...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3297119053786538617?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3297119053786538617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3297119053786538617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3297119053786538617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3297119053786538617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/nakalnya-pacarku-cewek-ah-cewek.html' title='Nakalnya Pacarku: Cewek, ah, Cewek'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4429882186368856491</id><published>2008-03-25T03:07:00.004+07:00</published><updated>2008-03-25T03:23:34.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPER KULIAH'/><title type='text'>Tentang Perbedaan...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;GERALDUS DANISTYA KALOKA PUTRA&lt;br /&gt;HUBUNGAN INTERNASIONAL UGM&lt;br /&gt;MATA KULIAH: SISTEM SOSIAL POLITIK INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Pengantar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di bawah ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem Sosial Politik Indonesia. Ada dua cerita yang akan diketengahkan dalam laporan ini, yang pertama adalah cerita mengenai kejadian buruk yang saya alami akibat dari diskriminasi atau akibat dari adanya perbedaan. Cerita kedua mengetengahkan tentang kejadian yang baik atau menggembirakan yang saya alami dalam menyikapi perbedaan. Walaupun begitu, semua cerita di bawah ini adalah FAKTA dan tidak mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;DIA MEMANGGILKU KAMBING&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa SMP merupakan masa-masa yang penuh gejolak, bukan saja karena masa SMP merupakan masa paling labil dalam kehidupan seseorang akibat proses perubahan dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan (atau dengan kata lain sedang menjajaki masa-masa pubertas), tetapi juga karena banyak faktor yang mempengaruhi, yang terkadang juga merubah jalan pikiran seseorang, dan salah satu faktor yang paling dominan adalah rasa ketertarikan dengan lawan jenis. Hahaha... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun bukan masalah itu yang akan saya bahas di sini. Saya ingin menceritakan bagaimana suatu peristiwa yang miris dan penuh dengan kebencian pernah saya rasakan di masa-masa kehidupan saya saat masih bersekolah di SMP. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;SMP tempat saya menuntut ilmu itu adalah salah satu SMP Negeri favorit di kota Yogyakarta, SMP Negeri 8 Yogyakarta. Sekilas memang SMP ini merupakan tempat yang menyenangkan, karena selain cukup besar, juga bangunannya cukup megah dan sejuk karena banyak tumbuh pohon-pohon besar yang rindang. Lagipula, anggapan dan respon masyarakat Yogyakarta terhadap sekolah itu sangat baik, terlebih karena sekolah ini selalu menjadi salah satu pilihan utama orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Pokoknya sekolah itu memang sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat belajar dan mengajar. Hanya saja ada masalah yang serius dengan sekolah ini, terutama dalam masalah pembauran antar siswanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa kebijakan sekolah ini melakukan semacam pemisahan antar siswanya, terutama menyangkut pembagian kelas-kelasnya yang disusun berdasarkan atas pembagian dengan kriteria tertentu. Maksudnya begini, dalam satu angkatan, terdapat sekitar 400 siswa. 400 siswa tersebut dibagi ke dalam 10 kelas yang artinya, satu kelas dihuni oleh 40 orang anak (benar-benar tidak kondusif untuk belajar, sebab kelas yang terlalu besar malah terkadang menyulitkan proses belajar mengajar tersebut). Namun itu saja belum cukup. Masih ada lagi pembagian berdasarkan atas agama para murid dengan dalih untuk memudahkan pengaturan jadwal Pelajaran Agama, yaitu kelas Kecil, Tengah, dan Besar. Kelas Kecil adalah kumpulan dari kelas nomor 1 sampai kelas nomor 4. Siswa-siswa kelas Kecil adalah campuran dari siswa-siswa beragama Islam dan Katolik. Kelas Tengah adalah kumpulan dari kelas nomor 5 dan 6 yang dihuni oleh siswa-siswa beragama Islam dan Kristen. Sedangkan kelas Besar adalah kumpulan dari kelas nomor 7 sampai nomor 10. Kalau dalam kelas Besar, dari kelas nomor 7 sampai 9 semuanya beragama Islam, namun kelas nomor 10 berisikan campuran antara siswa Muslim dan Hindu. Semua ini terjadi di seluruh angkatan, mulai dari kelas I sampai kelas III. Oh ya, waktu kelas II siswa diacak kelasnya, namun tetap saja berada pada range yang sama, yaitu kelas Kecil, Tengah, dan Besar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada waktu kelas satu, saya ditempatkan di kelas 1-4, sebuah kelas yang cukup strategis karena berada didekat tangga yang menghubungkan antara kelas-kelas yang lain. Karena cukup strategis itulah di depan kelas ini sering dipakai untuk lewat anak-anak dari kelas lain, sehingga kesempatan untuk berkenalan dengan anak dari kelas lain cukup terbuka lebar. Kerugiannya adalah terkadang anak-anak yang lalu lalang itu mengakibatkan suasana yang cukup ramai. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nah, di depan kelas itu, ada sebuah bangku panjang yang sering dipakai oleh anak-anak untuk nongkrong, melihat-lihat anak-anak yang lewat, atau sekedar duduk-duduk sambil belajar. Suatu kali, ketika saya dan teman-teman lainnya sedang duduk-duduk di situ, ketika keadaan sedang bercanda, seorang teman saya yang bernama Walijo (bukan nama sebenarnya), mengejek saya sambil berkata, “Woo, dasar Geraldus Geraldus, dus dus, &lt;em&gt;wedhus mambu&lt;/em&gt; (kambing bau)!” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya terdiam. Walaupun tidak marah, tahu kalau dia hanya bercanda, dan saya rasa dia juga tidak mengerti (kebetulan dia adalah seorang Muslim), saya kemudian menjelaskan bahwa Geraldus itu adalah nama seorang santo atau orang suci yang dihormati dalam ajaran Katolik, dan orang Katolik mempunyai nama santo (bagi laki-laki) atau santa (bagi perempuan) sebagai pelindungnya. Karena santo atau santa adalah orang suci dalam kepercayaan Katolik, tidak pantas rasanya jika dia mengejek saya dengan menggunakan nama itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya memang hal itu bukan hal yang besar, dan bagi saya itu tidak masalah, namun tetap saja saya tidak ingin ada nada-nada sentimen dalam hal ini, dan saya ingin memberikan pengertian kepadanya agar tidak mengulanginya lagi. Saya takut dia akan terlibat masalah jika melakukannya lagi, apalagi bila orang yang dia ejek tidak sesabar saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun dia kemudian balas menjawab, “&lt;em&gt;Opo opo? Ra trimo po piye? Ha?&lt;/em&gt; (Apa apa? Tidak terima begitu? Ha?)”. Apa yang dia katakan itu membuat saya tidak habis pikir kepadanya. Ini anak sudah diberi tahu salah, malah menantang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak ingin lama-lama ribut dengannya, dan kemudian saya jawab, “&lt;em&gt;Sak karepmu lah. Tapi kowe wis ngece-ngece aku nganggo sentimen agama. Piye nek saiki dhewe ketemu Guru BP ben kowe iso tak laporke tentang penghinaan agama?&lt;/em&gt; (Sesukamulah. Tapi kamu sudah mengejek aku dengan menggunakan sentimen agama. Bagaimana kalau sekarang kita bertemu dengan Guru BP supaya kamu saya laporkan tentang penghinaan agama?)”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dia kemudian terdiam. Saya kemudian meninggalkan dia di situ. Seringkali sesudah kejadian itu, dia memang diam saja kepada saya, namun saya tahu di belakang saya dia masih memendam kebencian kepada saya, dan dalam beberapa kesempatan dia masih mengejek-ejek saya, walaupun saya terus diamkan saja, karena saya tahu mengurusi orang macam dia tak ada manfaatnya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGAMA=UNIVERSAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa SMA katanya merupakan masa yang paling indah dalam hidup. Masa-masa dimana seorang remaja sudah mulai beranjak dewasa, sudah mengenal yang namanya pacaran, pensi musik, sudah boleh memakai motor, dan bahkan sudah boleh memiliki SIM dan KTP yang menandakan secara hukum seorang remaja sudah dianggap dewasa, atau dengan kata lain merupakan gerbang masuk menuju dunia orang dewasa. Namun tidak seperti kebanyakan anak-anak SMA lainnya yang menganggap bahwa masa SMA adalah masa mengeksiskan diri, cari pacar banyak-banyak, tebar pesona kepada lawan jenis dan sebagainya, kisah saya sungguh berbeda. Apalagi kalau bukan penyebabnya karena saya bersekolah di SMA khusus lelaki, alias SMA Kolese DeBritto. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bersekolah di sekolah yang siswanya laki-laki semua memang ada suka dukanya. Dukanya memang sulit untuk mendapatkan kenalan cewek, itu pasti. Namun boleh dibilang malah, sukanya lebih banyak dari dukanya, sebab di sekolah ini saya menjadi pribadi yang lain. Terlebih karena suasana kekeluargaan yang kental sekali walaupun semua siswanya cowok. Bukan apa-apa, mungkin gara-gara semua siswanya cowok itulah maka kami semua lebih terbuka dan lebih akrab satu sama lain tanpa harus merasa jaim (jaga image), tidak pamer, dan tebar pesona yang sering terjadi saat ada lawan jenis di dekat kita. Keadaan seperti itulah yang menjadikan saya sangat menyenangi sekolah di sana, walaupun rasa kesepian terhadap ketidak adanya lawan jenis beberapa kali muncul juga. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik di SMA ini adalah bahwa pembauran antar siswanya disebut sangat berhasil. Siswa-siswanya memang berasal dari berbagai golongan, suku, dan agama. Suku yang paling banyak adalah suku Jawa, Cina, dan Batak. Agama yang dianut memang mayoritas Katolik, namun ada juga banyak dari Kristen dan Islam. Jadi, memang cukup beragam, apalagi tidak ada sekat yang menjadi pembeda atau pemisah. Semua orang bebas bergaul dan berpendapat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan pengaturan dalam hal-hal yang sensitif, seperti misalnya Pendidikan Agama? Walaupun SMA ini menganut nilai-nilai ajaran Katolik dalam pendidikannya, namun menarik di sini adalah dihapusnya sistem Pendidikan Agama menjadi Pendidikan Religiositas. Artinya, tidak ada satu pun agama yang dominan. Siswa yang menganut baik agama Katolik, Kristen, maupun Islam, semuanya diberikan pelajaran yang sama, yang menekankan bukan kepada agamanya, namun kepada religinya. Seringkali pula diadakan semacam diskusi antar agama (walaupun hanya dalam lingkup kelas) dan kita semua masing-masing mendiskusikan nilai-nilai agama tertentu, dan satu pemahaman di sini adalah semua agama itu universal, ajarannya baik dan relevan untuk siapa saja. Satu lagi yang menarik adalah setiap kali mulai pelajaran Pendidikan Religiositas, selalu harus ada siswa yang maju (sesuai urutan presensi) untuk menyampaikan sebuah renungan yang dia bawa dari rumah, dan kemudian melakukan doa sesuai dengan keyakinan siswa yang maju tersebut. Bila siswa yang maju adalah siswa yang beragama Katolik/ Kristen, maka yang Katolik/ Kristen berdoa sesuai dengan agamanya itu, sedangkan yang Muslim berdoa dengan caranya sendiri. Nah, bila kemudian giliran yang Muslim yang harus maju menyampaikan renungan dan berdoa sesuai dengan ajarannya, maka mayoritas yang lain berdoa sesuai dengan keyakinannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah ketika seorang teman Muslim saya, Leo, mendapatkan giliran menyampaikan renungannya, dan kemudian berdoa sesuai dengan cara Islam, maka kami semua yang Katolik dan Kristen berdoa pula dan menghormati cara doa teman saya tersebut. Nah biasanya setelah selesai berdoa itulah, terdengar tepukan keras atau aplaus dari seluruh kelas, dan biasanya ketika giliran si Leo ini, kami semua bertepuk tangan paling keras. Bukan apa-apa, namun karena itulah tanda penghormatan kami kepada keyakinannya, sebab kami semua merasa bahwa semua agama adalah sama, universal dan mengajarkan tentang kebaikan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang sangat saya sukai. Pengalaman mengenai penghargaan terhadap umat beragama lain sungguh sangat kental, tiada satu orang pun yang mencoba untuk menghina atau menghancurkan orang yang memiliki agama lain, karena sejatinya, jika kita menilik kepada setiap ajaran agama, semuanya mengajarkan kepada jalan Tuhan, dan walaupun ajarannya berbeda, tetapi yang diajarkan sama: kebaikan dan cinta kasih. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4429882186368856491?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4429882186368856491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4429882186368856491' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4429882186368856491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4429882186368856491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/tentang-perbedaan.html' title='Tentang Perbedaan...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-413493790716992571</id><published>2008-03-23T18:01:00.006+07:00</published><updated>2008-03-23T18:19:39.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JOKE'/><title type='text'>Joke For Smile.... Part 3</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7ZQbvsZI/AAAAAAAAADQ/eD5kV8qWZZU/s1600-h/img1.php.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7ZQbvsZI/AAAAAAAAADQ/eD5kV8qWZZU/s320/img1.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180893726430441874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7NgbvsYI/AAAAAAAAADI/G8xDvjCGxc0/s1600-h/img.php.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7NgbvsYI/AAAAAAAAADI/G8xDvjCGxc0/s320/img.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180893524566978946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y8uAbvscI/AAAAAAAAADo/90HReb-Zo0k/s1600-h/cybersek.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y8uAbvscI/AAAAAAAAADo/90HReb-Zo0k/s320/cybersek.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180895182424355266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y8jwbvsbI/AAAAAAAAADg/T0ZeUbUdQ3w/s1600-h/im2121g.php.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y8jwbvsbI/AAAAAAAAADg/T0ZeUbUdQ3w/s320/im2121g.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180895006330696114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7pwbvsaI/AAAAAAAAADY/II8cR9h2G2U/s1600-h/img3.php.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7pwbvsaI/AAAAAAAAADY/II8cR9h2G2U/s320/img3.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180894009898283426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-413493790716992571?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/413493790716992571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=413493790716992571' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/413493790716992571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/413493790716992571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/joke-for-smile-part-3.html' title='Joke For Smile.... Part 3'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-Y7ZQbvsZI/AAAAAAAAADQ/eD5kV8qWZZU/s72-c/img1.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1011977852398708936</id><published>2008-03-23T17:39:00.006+07:00</published><updated>2008-03-25T03:33:55.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JOKE'/><title type='text'>Joke For Smile Part 2</title><content type='html'>&lt;div class="story"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta Pandangan Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sepasang pengantin baru sedang menikmati bulan madu dan mengingat masa pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri: "Sayang, kenapa kamu bilang bahwa kamu cinta padaku pada pandangan yang kedua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami: "Iya Sayang, karena cinta pada pandangan pertamanya sama kakakmu, berhubung kakakmu sudah bersuami, aku tidak berani."&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/h2&gt;&lt;h2 style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Karakter Manusia dari Cara Ngupil&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang taat beragama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Berdoa dulu sebelum ngupil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang tidak berpendidikan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Menggunakan jari orang lain untuk ngupil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang suka ganti suasana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Selalu menggunakan jari yang berbeda tiap kali ngupil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang menganggap waktu adalah uang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Kalo ngupil, 2 lobang sekaligus (Sekali mendayung, 2 pulau terlampaui)&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang perfeksionis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Kalo mau ngupil, ia mencuci tangannya sampai bersih. Setelah ngupil, tangannya dicuci lagi, dan hidungnya dikompres dengan alkohol untuk mencegah terjadinya infeksi karena saat ngupil, bisa saja jari tangan melukai hidung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang berlibido tinggi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Saat ngupil, jarinya di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan sampai keluar lendir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang tidak berpendidikan tapi punya sopan santun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Menggunakan jari orang lain untuk ngupil, dan mengucapkan terima kasih setelah selesai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang inovatif,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Menggunakan jari kaki untuk ngupil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang berjiwa samurai,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Saat ngupil, jari dimasukkan ke hidung, ditarik ke atas, diturunkan kebawah,tarik ke kiri kemudian tarik ke kanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang suka petualangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Selalu mencoba untuk meraih celah yang tak pernah diraih tiap kali ngupil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang mempunyai time-management yang tinggi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Ada jadwal tuk ngupil per minggu, dan selang waktu untuk ngupil tiap kalingupil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang bagaikan punguk merindukan bulan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Mencoba untuk melompat lompat, dan mengharapkan upilnya akan turun dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang punya kecenderungan “Psychopath”,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Hanya akan berhenti ngupil setelah hidungnya berdarah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang nggak tahan digelitik,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Sambil ngupil, sambil tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang mengikuti perkembangan teknologi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Ngupil dengan memakai antenna handphone.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang nggak mau menghabiskan waktu untuk melakukan hal sia-sia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Membuka lebar hidungnya dan menyuruh orang lain untuk mengintip apakah ada upil di dalam, karena nggak mau sia-sia masukin jari ke hidung tapi ternyata nggak ada upil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang berjiwa oriental,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Menggunakan sumpit untuk ngupil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang pilih kasih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Hanya ngupil lobang hidung sebelah kiri, sedangkan yang kanan dibiarkan begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang adil, arif dan bijaksana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Kalo upil dari lobang hidung sebelah kiri lebih banyak dibanding upil dari hidung sebelah kanan, maka dia akan masukkan sedikit upil dari lobang hidung sebelah kiri kedalam lobang hidung sebelah kanan, baru mulai ngupil lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang plin plan, alias baru makan buah simalakama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Ngupil salah, nggak ngupil salah, ngupil salah, nggak ngupil salah, ya udah… ngupil aja deh!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang latah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Saat kuku tangan tanpa sengaja melukai hidung, maka dia akan berteriak “EH MAMA KU UPIL EH UPIL KU MAMA”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang pelupa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Saat jari tangan sudah di dalam hidung, sesaat dia lupa apa yang ingin dialakukan dengan memasukkan jari ke hidung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang ceroboh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Orang yang setelah selesai ngupil lobang hidung sebelah kiri, kemudian lupa untuk ngupil lobang hidung sebelah kanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(241,46,92)"&gt;Orang yang punya kecenderungan “Copy Cat”,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(10,105,193)"&gt;Setelah ngupil, dia akan berkata; “Ngupil? Siapa takut…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Pelaku Penandatanganan Linggarjati&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="story"&gt;“Hei, kamu yang berdiri di belakang,” ucap dosen sejarah. “Coba sebutkan para pelaku yang menandatangani Perjanjian Linggarjati!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf, saya nggak tahu, Pak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa? Nggak tahu? Baiklah, kalau begitu sebutkan saja tahun berapa perjanjian itu ditandatangani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf, saya nggak tahu juga, Pak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak tahu sama sekali? Bahan itu kan sudah saya tugaskan untuk dibaca minggu lalu. Lantas untuk apa kamu datang ke sini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau memeriksa kabel lampu ini, Pak. Saya petugas PLN.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Alasan Mengapa Aku Memecat Sekretarisku&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="story"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="story"&gt;Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan mood-ku tidak terlalu baik pada pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan penuh sukacita “Selamat Ulang Tahun suamiku tersayang!” dan mungkin saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku. Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi. Aku berpikir, ya, itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak mengatakan satu patah katapun. Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku masuk ke ruangan, sekertarisku, Janet, menyapaku “Selamat pagi Boss, Selamat Ulang Tahun!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata, “Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah di luar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata “Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berdua pergi makan siang. Kami tidak pergi ke tempat di mana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi. Kami memesan 2 botol martiny dan sangat menikmati makan siang kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata, “Anda tahu ini adalah hari yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak perlu, saya pikir tidak perlu.” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di apartemennya, dia berkata, “Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja sahutku dengan gembira. Dia pergi ke kamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya duduk terpaku di sana… Di sebuah sofa panjang, telanjang tanpa sehelai benang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT ROKOK&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entry" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi resiko kematian, dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbuat amal kebaikan, kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Baik untuk basa-basi / keakraban, Kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya nawarin uang kan boros.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya, sehingga seolah-olah berkabut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah; batuk-batuk dan tersedak tapi tetap iteruskan (bagi yg lulus).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk indikator kesehatan, biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menambah kenikmatan, sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anti maling, suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir penjahat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat di kursi… “hahaha penderitaan itu pedih Jendral..!!! “&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Film cowboy pasti lebih gaya kalo ngerokok sambil naek kuda, soalnya kalo sambil ngupil susah betul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teman boker yg setia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai pengganti pelubang kertas saat emergency.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru. Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok..!! Maka merokoklah agar masuk ke golongan yg lebih sedikit itu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1011977852398708936?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1011977852398708936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1011977852398708936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1011977852398708936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1011977852398708936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/joke-for-smile-part-2.html' title='Joke For Smile Part 2'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-3680949187359300754</id><published>2008-03-23T16:15:00.005+07:00</published><updated>2008-03-23T16:57:35.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ASTRONOMI'/><title type='text'>Penemuan Air di Titan: Studi Tentang Kehidupan di Luar Bumi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-YpLAbvsSI/AAAAAAAAACY/1oaaIQ-JbOg/s1600-h/cassini-huygens-titan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 292px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-YpLAbvsSI/AAAAAAAAACY/1oaaIQ-JbOg/s320/cassini-huygens-titan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180873690408005922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru-baru ini, wahana antariksa Cassini-Huygens berhasil menemukan bukti bahwa ada kandungan air dan amonia di bawah lapisan kerak salah satu satelit Saturnus, Titan. Menurut &lt;a href="http://www.nasa.gov/mission_pages/cassini/media/cassini-20080320.html"&gt;NASA&lt;/a&gt; yang diwakili oleh Ralph Lorent, seorang ilmuwan NASA yang mengurusi masalah Cassini-Huygens, Titan memang memiliki kondisi yang mirip dengan Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We believe that about 100 kilometers (62 miles) beneath the ice and organic-rich  surface is an internal ocean of liquid water mixed with ammonia," said Bryan Stiles  of NASA's Jet Propulsion Laboratory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika begini, bukankah ini akan menjadi satu langkah penting dalam pencarian kehidupan di luar bumi, atau setidaknya, cara untuk mencari habitat baru yang memungkinkan untuk dihuni oleh manusia di luar bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak proyek SETI yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat dalam melakukan pencarian terhadap makhluk hidup cerdas di luar Bumi, NASA begitu bersemangat dalam melakukan pencarian besar-besaran tanda-tanda kehidupan luar angkasa. Ekspedisi ke Mars&lt;br /&gt;merupakan langkah awal dalam melakukan pencarian itu, disusul kemudian dengan ekspedisi oleh Cassini-Huygens ke Titan, sebuah satelit Saturnus yang memiliki atmosfer cukup padat di atas permukaan tanahnya (hal yang sungguh membingungkan bagi beberapa ilmuwan, yang berpendapat bahwa sebenarnya Titan awalnya merupakan salah satu planet yang mengitari Matahari, namun kemudian orbitnya tertarik oleh Saturnus, dan lantas kemudian berubah mengitari planet bercincin itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini menyebabkan keinginan Amerika Serikat untuk melaksanakan salah satu ambisinya yang terbesar, yaitu mencapai Planet Merah "Mars" semakin besar. Rencana ini akan didahului dengan rencana pembangunan pangkalan di Bulan, tempat dimana misi Mars itu akan berhenti sejenak dan mengisi bahan bakar untuk selanjutnya melakukan perjalanan kembali ke Mars. Atau boleh kita tengok sebentar mengenai rencana NASA untuk menyelidiki salah satu bulan Yupiter, Europa, karena satelit Yupiter tersebut yang seluruh permukaannya tertutupi oleh air sedalam 100 kilometer ditengarai memendam potensi adanya kehidupan di dalam lautannya yang dalam. Kemudian masih ada lagi kasus Bumi Super, yaitu sebuah planet menyerupai Bumi yang berukuran sangat besar mengorbit bintang Gliese 581 berjarak 20,5 tahun cahaya dari Bumi (kelak kalau sempat akan saya bahas lagi mengenai hal Bumi Super ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah memang akan ditemukan makhluk hidup di luar Bumi semakin mendekati kenyataan? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, saya kira keadaan tidak segampang itu. Walaupun mungkin planet-planet atau satelit-satelit tersebut menyimpan potensi kehidupan di dalamnya, atau bukti-bukti otentik mengenai pernah ada kehidupan (contohnya adalah Mars, dimana ditemukan garis2 sungai di permukaannya), namun sulit bagi sebuah kehidupan untuk hidup di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan paling besar yang terjadi adalah memang akan ada semacam kehidupan, namun kehidupan yang ada tidaklah seperti yang kita bayangkan selama ini. Kehidupan itu pasti akan sangat jauh berbeda dengan kehidupan yang ada di Bumi, dan sekali lagi, harapan itu semakin besar dengan ditemukannya air di bawah permukaan Titan. Jika demikian, semakin cocoklah Titan dalam mendukung kehidupan. Namun, kehidupan seperti apa (atau memang akan adakah kehidupan di sana) itu yang menjadi pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-3680949187359300754?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/3680949187359300754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=3680949187359300754' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3680949187359300754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/3680949187359300754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/penemuan-air-di-titan-studi-tentang.html' title='Penemuan Air di Titan: Studi Tentang Kehidupan di Luar Bumi'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R-YpLAbvsSI/AAAAAAAAACY/1oaaIQ-JbOg/s72-c/cassini-huygens-titan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5342808665424616471</id><published>2008-03-22T23:02:00.007+07:00</published><updated>2008-03-22T23:21:25.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Saiya dan Sekolah Sama Univ Saiya...</title><content type='html'>(&lt;em&gt;hanya ingin sedikit bernostalgia dengan diriku... ehehehe. Sebenarnya ini sudah pernah aku kirim lewat buletin board FS, tapi tak ulangi aja deh, soalnya bikin senyum2 sendiri sih)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IN ELEMENTARY SCHOOL...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;nama skul lo wktu itu?&lt;br /&gt;* SDne biyen pindahan seko semarang. SDK Kurmosari Semarang ke SDK Kenteng Kulonprogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sapa aj temen2 dkt lo?&lt;br /&gt;* uakeh je. tekan saiki masih kontak2an,gebuk2an, dan bunuh2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seragam khasnya wrna apa?&lt;br /&gt;* nganggo batik dab, njawani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jajanan dkantin yg lo suka?&lt;br /&gt;* arem2, cilok, karo panganan ono pisange kae, lali jenenge aku (nek ra salah jenenge leker) trus dulu waktu jamane permen kino man, senengane ngoleksi kuwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo lg istirahat suka maen apa?&lt;br /&gt;* nekeran, bal-balan, benthik, godani cewek2. huehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama ce/co yg djodoh2in sm lu?&lt;br /&gt;* wah akeh je. memang sudah layak dan sepantasnya. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama kepsek lo?&lt;br /&gt;* St. Giman S.Pd. sepedane kok ra taudianggo pak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yg lo inget bgt ttg bangunan skolahlo?&lt;br /&gt;* ada tempat pipis terbukane (tanpa atap maksude). serius ki. sambil pipis ditemani desahan angin. halah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;brangkat skul naek apa?&lt;br /&gt;* sepedaku tercinta bernama Black MX(soale ada tulisane BMX di bodinya sih.halah!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prnh jd petugas upacara?&lt;br /&gt;* pernah. langsung jadi pemimpin upacara. modar aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian asyik yg msh lo inget smpe skrg?&lt;br /&gt;* gotong2 kompor dinggo masak ujian PKK(walah, malah kejadian sengsara dunk?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenakalan lo saat itu?&lt;br /&gt;* aaah, tidaaak, saya anak manis,penurut, dan tenang kok.... (percoyo ra?)&lt;br /&gt;wktu tu udah jatuh cinta blm?* hem hem hem...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IN JUNIOR HIGH SCHOOL...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;nama skul lo wktu itu?&lt;br /&gt;* SMP Negeri 8 Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sapa aj temen2 dkt lo?&lt;br /&gt;* sak skuadron bis Puskopkar ora cukup untuk menampung semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seragam khasnya wrna apa?&lt;br /&gt;* coklat krem ra cetho kae. wis nek dianggo panas, mambu meneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jajanan dkantin yg lo suka?&lt;br /&gt;* sotone bu titik. apa kabar bu? trus mi ayam ngarep SMA 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo lg istirahat suka maen apa?&lt;br /&gt;* bal-balan karo basketan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama cw yg djodoh2in sm lu?&lt;br /&gt;* gak bisa diitung. ada berapa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama kepsek lo?&lt;br /&gt;* sopo kae? Mas'udi Asy? koncone jengenge Emon. isih eling aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yg lo inget bgt ttg bangunan skolahlo?&lt;br /&gt;* setane akeh dab! nganti ada kejadian kerasukan selama tiga hari berturut-turut. uedan tenan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;brangkat skul naek apa?&lt;br /&gt;* diterke motor, nek baline nganggo bis jalur 15 nganti diapali keneknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prnh jd petugas upacara?&lt;br /&gt;* udah. dan langsung menghancurkan tatanan upacara yang baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian asyik yg msh lo inget smpe skrg?&lt;br /&gt;* ada deh. mau... tau... aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenakalan lo wktu itu?&lt;br /&gt;* kayaknya sih saya tidak nakal deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wktu tu udah jatuh cinta blm?&lt;br /&gt;* waduh! kalo tanya jangan gitu dunk! saya perlu privasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IN SENIOR HIGH SCHOOL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;nama skul lo wktu itu?&lt;br /&gt;* SMA KOLESE DE BRITTO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sapa aj temen2 dkt lo?&lt;br /&gt;* semuanya teman dan saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seragam khasnya wrna apa?&lt;br /&gt;* seragam khasnya adalah tidak pakai seragam. serius ki (sakjane pingin sarungan lho, cuma sayang tidak lagi dibolehkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jajanan dkantin yg lo suka?&lt;br /&gt;* mi ayam, borjo, sengsu, sengbi, migoreng, sego kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo lg istirahat suka maen apa?&lt;br /&gt;* maen sendok alias njaluki pangane konco2...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama cw yg djodoh2in sm lu?&lt;br /&gt;* weleh weleh... gak ada cewek disekolah. sing ono guru cewek. tp biasane gojek homo. malah wedi nek kuwi. untung saya normal. hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama kepsek lo?&lt;br /&gt;* Mr Sukristiono. no comment lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yg lo inget bgt ttg bangunan skolahlo?&lt;br /&gt;* ndeso tenan emang sekolahku kuwi.kelas tidak ada pintu, semilir man! tp yg berkesan adalah toiletnya... edan, lomba kok suwi2nan pipis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;brangkat skul naek apa?&lt;br /&gt;* motor dunk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prnh jd petugas upacara?&lt;br /&gt;* upacara? upacara???!! hal macam apa pula ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian asyik yg msh lo inget smpe skrg?&lt;br /&gt;* menyiram setiap temanku yang ulang tahun dengan air dan pasir, terutama si Hargo, huehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenakalan lo wktu itu?&lt;br /&gt;* masukin kecoak mati ke dalam katoke si cahyo (dee ra nyadar), trus nggarapi pak aprin. dan selalu remidi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wktu tu udah jatuh cinta blm?&lt;br /&gt;* cintanya sih iya. mung jatuhnya itu lho yang sakit... (piye jal?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IN UNIVERSITY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;nama universitas lo?&lt;br /&gt;* UGM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sapa aj temen2 dkt lo?&lt;br /&gt;* akeh dab, nganti ra iso ngitung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seragam khasnya wrna apa?&lt;br /&gt;* seragam lagi... emang kuliah isih nganggo seragam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jajanan dkantin yg lo suka?&lt;br /&gt;* dendeng batokok! sama EMB!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo lg istirahat suka maen apa?&lt;br /&gt;* yo mangan tho yo dab, ngelih ki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama ce/co yg djodoh2in sm lu?&lt;br /&gt;* jaman gini masih dijodoh2in???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama dekan lo?&lt;br /&gt;* waduh, lali. Mohtar Mas'ud po yo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yg lo inget bgt ttg bangunan universitas lo?&lt;br /&gt;* ada satu tempat yang penuh kenangan... kursi kejujuran... ehehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;brangkat skul naek apa?&lt;br /&gt;* motorku, si Thunderspeed!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prnh jd petugas upacara?&lt;br /&gt;* Gak ada upacara dodol!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian asyik yg msh lo inget smpe skrg?&lt;br /&gt;* melihat temanku borjo mlebu kelas dengan potongan mohawk, telat 30 menit meneh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenakalan lo?&lt;br /&gt;* gak nakal kok, sumpaaaaaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wktu tu udah jatuh cinta blm?&lt;br /&gt;* iyaaaa... sama "Dia Yang Kukasihi"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5342808665424616471?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5342808665424616471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5342808665424616471' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5342808665424616471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5342808665424616471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/saiya-dan-sekolah-sama-univ-saiya.html' title='Saiya dan Sekolah Sama Univ Saiya...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5435728920191250332</id><published>2008-03-22T22:33:00.003+07:00</published><updated>2008-03-22T22:37:07.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>10 Sikap Pria yang Disukai Wanita</title><content type='html'>&lt;strong&gt; 1.      Komunikatif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut hasil riset, wanita memerlukan lebih banyak waktu untuk bicara can diajak bicara dibandingkan dengan pria. Wanita menyukai pria y ang komunikatif dan selalu punya bahan pembicaraan yang menarik. Pria yang humoris tentu saja punya nilai plus di mata wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.      Perhatian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita menyukai pria yang penuh perhatian. Perhatian  yang wajar dan tulus bisa membuat wanita merasa dihargai dan disayangi. Bila disampaikan pada saat yang tepat, perhatian yang kecil pun bisa meninggalkan kesan yan manis dan tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.      Pengertian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pria yang penuh pengertian tidak suka memberi ceramah panjang lebar, memasang wajah cemberut atau marah besar untuk mengubah kebiasaan buruk kekasihnya. Ia selalu siap memanfaatkan kesalahannya, berusaha mentolerir kelemahannya, berupaya memenuhi keinginannya, mencoba melihat dari sudut pandangnya, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.      Tegas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita memerlukan seorang pendamping yang bisa bersikap tegas dan bisa mengambil keputusan. Misalnya, ketika bingung untuk memilih, wanita memerlukan Anda untuk membantunya mengambil keputusan. Laki-laki yang plin-plan, ragu-ragu dan susah memgambil keputusan biasanya kurang dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5.      Tegar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita mengagumi pria yang bersikap tegar dan berjiwa besar. Ketegaran tidak tampak ketika segala sesuatu berjalan lancar. Justru ia diuji ketika ada masalah, ketika hubungan terancam putusa,  ketika ujian gagal, ketika terjadi PHK, dsb. Pria yang mudah menyerah, putus asa dan frustasi tidak menarik bagi seorang wanita. Bagaimana mungkin aku akan berlindung pada seorang bayi  yang rapuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6.      Menghormati Wanita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita akan menghormati pria yang menghormatinya. Kapan wanita merasa dihormati? Ketika dia dibukakan pintu dan dipersilahkan masuk duluan, ketika beban yang diangkatnya diambil alih, ketika dia tidak dibiarkan menunggu terlalu lama, ketika dia dipuji di depan orang   lain, ketika hasil karyanya dihargai, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7.      Melindungi Wanita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meskipun suka dilindungi, namun wanita tidak menyukai perlindungan yang over dan kaku. wanita tidak merasa dilindungi bila kemana-mana selalu dikawal, diawasi atau dimonitor meskipun dengan dalih demi keselamatanmu. Wanita juha tida suka terlalu diatur dan dilarang meskipun dengan alasan demi kebaikanmu. Wanita menghargai perlindungan  yang lembut. Misalnya, berjalan atau menyeberang pada posisi aman, ditemani ketika dia merasa ketakutan, diantar ke dokter ketika dia sakit, didampingi ketika dia naik jet coster, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8.      Menghargai Wanita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita ingin dihargai dan diperlakukan oleh kekasihnya. Dia tidak suka mendampingi pria yang berkesan tidak terlalu menghargainya. Kapan dia merasa dihargai? Ketika dari luar kota Anda meneleponnya dan bilang Aku merindukanmu, ketika Anda meminta pendapatnya, ketika Anda tidak menyembunyikan seseuatu dengan alasan itu urusan laki-laku, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9.      Simpatik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pria yang simpatik tidak hanya bersikap baik kepada kekasihnya, tapi juga kepada keluarga kekasihnya, kepada teman-temannya dan kepada orang  lain. Dengan demikian dia membuktikan bahwa kebaikannya bukan sandiwara, tapi benar-benar kebiasaan dan sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10.  Romantis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pria yang romantis biasanya bersikap manis, memperlakukan kekasihnya dengan lembut, memanggilnya dengan sebutan yang romantis, memberi bunga pada hari-hari spesial, dsb. Meski tidak setampan Tom Cruise, Brad Pitt dan selembut Richard Gere, setiap pria perlu belajar untuk bersikap romantis. Mengapa? Karena pria yang romantis adalah pria idaman wanita. (sumber: visi victory)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5435728920191250332?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5435728920191250332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5435728920191250332' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5435728920191250332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5435728920191250332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/10-sikap-pria-yang-disukai-wanita.html' title='10 Sikap Pria yang Disukai Wanita'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-8786085593323046053</id><published>2008-03-22T22:10:00.004+07:00</published><updated>2008-03-22T22:18:20.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPER KULIAH'/><title type='text'>Minority Problems</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pengertian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata minoritas berarti golongan sosial yang jumlah warganya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan golongan lain dalam suatu masyarakat dan karena itu didiskriminasikan oleh golongan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Theodorson &amp;amp; Theodorson ( 1979: 258-259), kelompok minoritas [minority groups] adalah kelompok-kelompok yang diakui berdasarkan perbedaan ras, agama, atau sukubangsa, yang mengalami kerugian sebagai akibat prasangka [prejudice] atau diskriminasi istilah ini pada umumnya dipergunakan bukanlah sebuah istilah teknis, dan malahan, ia sering dipergunakan untuk menunjukan pada kategori perorangan, dari pada kelompok-kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali juga kepada kelompak mayoritas dari kelompok minoritas. Sebagai contoh, meskipun kaum wanita bukan tergolong suatu kelompok (lebih tepat kategori masyarakat), atau pun suatu minoritas yang oleh beberapa penulis sering digolongkan sebagai kelompok minoritas karena biasanya dalam masyarakat, yang berorientasi pada pria/male chauvinism, sejak zaman Nabi Adam telah didiskriminasikan sebaliknya, sekelompok orang, yang termasuk telah memperoleh hak-hak istimewa [privileged] atau tidak didiskriminasikan, tetapi tergolong minoritas secara kuantitatif, tidak dapat digolongkan ke dalam kelompok minoritas. Oleh karenanya istilah minoritas tidak termasuk semua kelompok, yang berjumlah kecil, namun dominan dalam politik. Akibatnya istilah kelompok minoritas hanya ditujukan kepada mereka, yang oleh sebagian besar penduduk masyarakat dapat dijadikan obyek prasangka atau diskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Latar Belakang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Minority problems berangkat dari kecenderungan pihak mayoritas yang menginginkan terpenuhinya segala hak-haknya, dan kecenderungan untuk ingin mempertahankan kekuasaan status quonya terhadap kaum minoritas, sehingga terkadang mereka melegalkan segala cara untuk selalu melakukan tindakan-tindakan penekanan terhadap kaum minoritas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan-tindakan semacam ini kemudian berakibat terhadap munculnya keadaan saling curiga dan saling memusuhi, walaupun kemudian hal itu jarang dilakukan secara terang-terangan. Ada kecenderungan bahwa masalah minoritas seperti ini seperti dihindari. Orang cenderung tidak pernah ingin membahas masalah minoritas-mayoritas secara terang-terangan, dan menganggap bahwa keadaan di sekitarnya itu baik-baik saja, namun sebenarnya kalau ditilik lebih dalam, sebenarnya keadaan seperti itu merupakan keadaan yang salah sama sekali.&lt;br /&gt;Minoritas merupakan sebuah hal yang lumrah terjadi dalam sebuah komunitas atau negara, bahkan di Amerika Serikat yang mengklaim sebagai negara bebas pun, masalah kaum minoritas masih menjadi keprihatinan.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Hukum alam pun sudah mengatur bahwa selalu akan ada pihak-pihak yang akan menduduki posisi Omega atau akhir dalam sebuah komunitas, seperti yang terjadi dalam hierarki kelompok singa pemburu. Karena itulah minoritas seringkali merupakan sebuah kelompok atau entitas yang sangat rentan terpinggirkan dan termarjinalisasi oleh pihak mayoritas, baik secara agama, etnis, suku, ras, jenis kelamin, maupun ekonomi. Dalam demokrasi pun, kaum minoritas cenderung terpinggirkan pula sebab mereka selalu kalah dengan pihak mayoritas yang memiliki pendukung massa yang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Contoh Kasus&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Diskriminasi terhadap kaum Tionghoa yang terjadi di Indonesia pada rezim Orde Baru.&lt;br /&gt;2. Diskriminasi terhadap orang kulit hitam atau negro di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;3. Diskriminasi terhadap suku Kurdi di Irak pada masa pemerintahan Saddam Husein.&lt;br /&gt;4. Diskriminasi terhadap kaum perempuan di banyak bangsa yang menganut paham, terutama male chauvinism, bahwa pria lebih tinggi kedudukannya terhadap wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sumber:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://72.14.235.104/search?q=cache:5J6HogkAsnsJ:www.lfip.org/english/pdf/bali-seminar/Diskriminasi%2520terhadap%2520minoritas%2520-%2520james%2520danandjaja.pdf+contoh+diskriminasi+minoritas&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=1&amp;amp;gl=id"&gt;http://72.14.235.104/search?q=cache:5J6HogkAsnsJ:www.lfip.org/english/pdf/bali-seminar/Diskriminasi%2520terhadap%2520minoritas%2520-%2520james%2520danandjaja.pdf+contoh+diskriminasi+minoritas&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=1&amp;amp;gl=id&lt;/a&gt;, page 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://lulukwidyawanpr.blogspot.com/2006_09_01_archive.html"&gt;http://lulukwidyawanpr.blogspot.com/2006_09_01_archive.html&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Kompas, Senin 10 Februari 2003. Minoritas, Keterasingan yang Menggigit&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-8786085593323046053?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/8786085593323046053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=8786085593323046053' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/8786085593323046053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/8786085593323046053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/minority-problems.html' title='Minority Problems'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4167966062991598713</id><published>2008-03-22T21:28:00.008+07:00</published><updated>2008-03-22T22:19:01.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Ramalan Jayabaya</title><content type='html'>(&lt;em&gt;Nih, Ramalan Prabu Kediri Jayabaya yang luar biasa itu. Hebat yah, kok bisa dia buat ramalan tentang masa depan Indonesia yang kacau balau? Apa dia pakai mesin waktu? Kan lom ada Doraemon? Hahaha... Mama Lauren aja kalah neeh&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAMALAN JAYABAYA (JAYABAYA PREDICTION)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.&lt;br /&gt;One day there will be a cart without a horse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah Jawa kalungan wesi.&lt;br /&gt;The island of Java will be circled by an ironnecklace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.&lt;br /&gt;There will be a boat flying in the sky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ilang kedhunge.&lt;br /&gt;The river will loose its current.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar ilang kumandhang.&lt;br /&gt;There will be markets without crowds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iku tanda yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak.&lt;br /&gt;These are the signs that the Jayabaya era is coming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi saya suwe saya mengkeret.&lt;br /&gt;The earth will shrink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilan bumi dipajeki.&lt;br /&gt;Every inch of land will be taxed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaran doyan mangan sambel.&lt;br /&gt;Horses will devour chili sauce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nganggo pakaian lanang.&lt;br /&gt;Women will dress in men’s clothes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iku tandane yen wong bakal nemoni wolak-walikingjaman.&lt;br /&gt;These are the signs that the people and theircivilization have beenturned upside down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh janji ora ditetepi.&lt;br /&gt;Many promises unkept.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe.&lt;br /&gt;Many break their oath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manungsa pada seneng nyalah.&lt;br /&gt;People will tend to blame on each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ora ngindahake hukum Allah.&lt;br /&gt;They will ignore God’s law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang jahat diangkat-angkat.&lt;br /&gt;Evil things will be lifted up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang suci dibenci.&lt;br /&gt;Holy things will be despised.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh manungsa mung ngutamake duwit.&lt;br /&gt;Many people will become fixated on money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali kamanungsan.&lt;br /&gt;Ignoring humanity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali kabecikan.&lt;br /&gt;Forgetting kindness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali sanak lali kadang.&lt;br /&gt;Abandoning their families.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh Bapa lali anak.&lt;br /&gt;Fathers will abandon their children.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh anak wani nglawan ibu.&lt;br /&gt;Children will be disrespectful to their mothers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantang bapa.&lt;br /&gt;And battle against their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedulur pada cidra.&lt;br /&gt;Siblings will collide violently.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulawarga pada curiga.&lt;br /&gt;Family members will become suspicious of each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Friends become enemies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh manungsa lali asale.&lt;br /&gt;People will forget their roots.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuman Ratu ora adil.&lt;br /&gt;The queen’s judgements will be unjust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.&lt;br /&gt;There will be many peculiar and evil leaders.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh kelakuan sing ganjil.&lt;br /&gt;Many will behave strangely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik-apik pada kepencil.&lt;br /&gt;Good people will be isolated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong nyambut gawe apik-apik pada krasa isin.&lt;br /&gt;Many people will be too embarrassed to do the rightthings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luwih utama ngapusi.&lt;br /&gt;Choosing falsehood instead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wegah nyambut gawe.&lt;br /&gt;Many will be lazy to work.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepingin urip mewah.&lt;br /&gt;Seduced by luxury.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.&lt;br /&gt;They will take the easy path of crime and deceit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong bener thenger-thenger.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah bungah.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik ditampik-tampik.&lt;br /&gt;The good will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;The evil ones will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong agung kesinggung.&lt;br /&gt;Noble people will be wounded by unjust criticism.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ala kepuja.&lt;br /&gt;Evil doers will be worshipped.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon ilang kawirangane.&lt;br /&gt;Women will become shameless.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lanang ilang kaprawirane.&lt;br /&gt;Men will loose their courage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong lanang ora duwe bojo.&lt;br /&gt;Men will choose not to get married.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ora setya marang bojone.&lt;br /&gt;Women will be unfaithful to their husbands.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh ibu pada ngedol anake.&lt;br /&gt;Mothers will sell their babies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ngedol awake.&lt;br /&gt;Women will engage in prostitution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ijol bebojo.&lt;br /&gt;Couples will trade partners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nunggang jaran.&lt;br /&gt;Women will ride horses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lanang linggih plangki.&lt;br /&gt;Men will be carried in a stretcher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Randa seuang loro.&lt;br /&gt;A divorcee will be valued at 17 cents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prawan seaga lima.&lt;br /&gt;A virgin will be valued at 10 cents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duda pincang laku sembilan uang.&lt;br /&gt;A crippled men will be valued at 75 cents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ngedol ngelmu.&lt;br /&gt;Many will earn their living by trading theirknowledge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ngaku-aku.&lt;br /&gt;Many will claims other’s merits as their own.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Njabane putih njerone dadu.&lt;br /&gt;It is only a cover for the dice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngakune suci, nanging sucine palsu.They will proclaim their righteousness despite theirsinful ways.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh bujuk akeh lojo.&lt;br /&gt;Many will use sly and dirty tricks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh udan salah mangsa.&lt;br /&gt;Rains will fall in the wrong season.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh prawan tuwa.&lt;br /&gt;Many women will remain virgins into their old age.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh randa nglairake anak.&lt;br /&gt;Many divorcees will give birth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne.&lt;br /&gt;Newborns will search for their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama akeh sing nantang.&lt;br /&gt;Religions will be attacked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perikamanungsan saya ilang.&lt;br /&gt;Humanitarianism will no longer have importance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omah suci dibenci.&lt;br /&gt;Holy temples will be hated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omah ala saya dipuja.&lt;br /&gt;They will be more fond of praising evil places.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon lacur ing ngendi-endi.&lt;br /&gt;Prostitution will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh laknat.&lt;br /&gt;There will be many worthy of damnation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh pengkhianat.&lt;br /&gt;There will be many betrayals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak mangan bapak.&lt;br /&gt;Children will be against father.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedulur mangan sedulur.&lt;br /&gt;Siblings will be against siblings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Friends will become enemies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru disatru.&lt;br /&gt;Students will show hostility toward teachers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangga pada curiga.&lt;br /&gt;Neighbours will become suspicious of each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene saya angkara murka.&lt;br /&gt;And ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing weruh kebubuhan.&lt;br /&gt;The eyewitness has to take the responsibility.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ora weruh ketutuh.&lt;br /&gt;The ones who have nothing to do with the case will beprosecuted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besuk yen ana peperangan.&lt;br /&gt;One day when there will armagedon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor.&lt;br /&gt;In the east, in the west, in the south, and in thenorth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong becik saya sengsara.&lt;br /&gt;Good people will suffer more.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat saya seneng.&lt;br /&gt;Bad people will be happier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul.&lt;br /&gt;When this happens, a rice cooker will be said to be anegret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah dianggep bener.&lt;br /&gt;The wrong person will be assumed to be honest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhianat nikmat.&lt;br /&gt;Betrayers will live in the utmost of material comfort.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durjono saya sempurna.&lt;br /&gt;The deceitful will decline even further.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;The evil persons will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lugu kebelenggu.&lt;br /&gt;The modest will be trapped.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong mulyo dikunjoro.&lt;br /&gt;The noble will be imprisoned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing curang garang.&lt;br /&gt;The fraudulent will be ferocious.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;The honest will unlucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang akeh sing keplarang.&lt;br /&gt;Many merchants will fly in a mess.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong main akeh sing ndadi.&lt;br /&gt;Gamblers will become more addicted to gambling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang haram.&lt;br /&gt;Illegal things will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh anak haram.&lt;br /&gt;Many babies will be born outside of legal marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nglamar wong lanang.&lt;br /&gt;Women will propose marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lanang ngasorake drajate dhewe.&lt;br /&gt;Men will lower their own status.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang-barang mlebu luang.&lt;br /&gt;The merchandise will be left unsold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong kaliren lan wuda.&lt;br /&gt;Many people will suffer from starvation and inabilityto affordclothing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tuku nglenik sing dodol.&lt;br /&gt;Buyers will become more sophisticated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing dodol akal okol.&lt;br /&gt;Sellers will have to use their brains and muscle to dobusiness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong golek pangan kaya gabah diinteri.&lt;br /&gt;In the way they earn a living, people will be as ricepaddies beingswung around and blown up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing kebat kliwat.&lt;br /&gt;Some will go wild out of control.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing telah sambat.&lt;br /&gt;Those who are not ambitious will complaint of beingleft behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing gede kesasar.&lt;br /&gt;The ones on the top will get lost.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing cilik kepleset.&lt;br /&gt;The ordinary people will slip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing anggak ketunggak.&lt;br /&gt;The arrogant ones will be impaled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing wedi mati.&lt;br /&gt;The fearful ones will not survive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing nekat mbrekat.&lt;br /&gt;The risk takers will be successful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jerih ketindhih.&lt;br /&gt;The ones who are afraid of taking the risks will becrushed under foot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngawur makmur.&lt;br /&gt;The careless ones will be wealthy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngati-ati ngrintih.&lt;br /&gt;The careful ones will whine about their suffering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngedan keduman.&lt;br /&gt;The crazy ones will get their portion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing waras nggagas.&lt;br /&gt;The ones who are mentally and physically healthy willthink wisely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tani ditaleni.&lt;br /&gt;The farmers will be controlled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong dora ura-ura.&lt;br /&gt;Those who are corrupt will spend their fortunelavishly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratu ora netepi janji, musna kekuasaane.&lt;br /&gt;The queen who does not keep her promises will lose herpower.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati dadi rakyat.&lt;br /&gt;The leaders will become ordinary persons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik dadi priyayi.&lt;br /&gt;The ordinary people will become leaders.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing mendele dadi gede.&lt;br /&gt;The dishonest persons will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;The honest ones will be unlucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh omah ing nduwur jaran.&lt;br /&gt;There will be many people own a house on horseback.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong mangan wong.&lt;br /&gt;People will attack other people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lali bapak.&lt;br /&gt;Children will ignore their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tuwa lali tuwane.&lt;br /&gt;Parents will not want to take their responsibility asparents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang adol barang saya laris.&lt;br /&gt;Merchants will sell out of their merchandise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandane saya ludes.&lt;br /&gt;Yet, they will lose money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan.&lt;br /&gt;Many people will die from starvation in prosperoustimes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong nyekel banda nanging uripe sengsara.&lt;br /&gt;Many people will have lots of money yet, be unhappy intheir lives.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing edan bisa dandan.&lt;br /&gt;The crazy one will be beautifully attired.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing bengkong bisa nggalang gedong.&lt;br /&gt;The insane will be able to build a lavish estate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil.&lt;br /&gt;The ones who are fair and sane will suffer in theirlives and will beisolated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana peperangan ing njero.&lt;br /&gt;There will be internal wars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul amarga para pangkat akeh sing pada salah paham.&lt;br /&gt;As a result of misunderstandings between those at thetop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durjana saya ngambra-ambra.&lt;br /&gt;The numbers of evil doers will increase sharply.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjahat saya tambah.&lt;br /&gt;There will be more criminals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik saya sengsara.&lt;br /&gt;The good people will live in misery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mati jalaran saka peperangan.&lt;br /&gt;There will be many people die in a war.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan lan kobongan.&lt;br /&gt;Others will be disoriented, and their property burnt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong bener saya tenger-tenger.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah saya bungah-bungah.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh banda musna ora karuan lungane.&lt;br /&gt;There will be disappearance of great riches.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuansababe.&lt;br /&gt;There will be disappearance of great titles, and jobs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram.&lt;br /&gt;There will be many illegal goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bejane sing lali, bejane sing eling.&lt;br /&gt;There will be many babies born without fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanging sauntung-untunge sing lali.&lt;br /&gt;Those people who forget God’s Will may be happy onearth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isih untung sing waspada.&lt;br /&gt;But those who are remember God’s will are destined tobe happier still.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkara murka saya ndadi.&lt;br /&gt;Ruthlessness will become worse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene saya bingung.&lt;br /&gt;Everywhere the situation will be chaotic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang akeh alangane.&lt;br /&gt;Doing business will be more difficult.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh buruh nantang juragan.&lt;br /&gt;Workers will challenge their employers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juragan dadi umpan.&lt;br /&gt;The employers will become bait for their employees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing suwarane seru oleh pengaruh.&lt;br /&gt;Those who speak out will be more influential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong pinter diingar-ingar.&lt;br /&gt;The wise ones will be ridiculed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ala diuja.&lt;br /&gt;The evil ones will be worshipped.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ngerti mangan ati.&lt;br /&gt;The knowledgeable ones will show no compassion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banda dadi memala.&lt;br /&gt;The pursuit of material comfort will incite crime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkat dadi pemikat.&lt;br /&gt;Job titles will become enticing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing sawenang-wenang rumangsa menang.&lt;br /&gt;Those who act arbitrarily will feel as if they are thewinners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngalah rumangsa kabeh salah.&lt;br /&gt;Those who act wisely will feel as if everything iswrong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana Bupati saka wong sing asor imane.&lt;br /&gt;There will be leaders who are weak in their faith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patihe kepala judi.&lt;br /&gt;Their vice regent will be selected from among theranks of thegamblers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sing atine suci dibenci.&lt;br /&gt;Those who have a holy heart will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat.&lt;br /&gt;Those who are evil, and know how to flatter theirboss,will bepromoted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerasan saya ndadra.&lt;br /&gt;Human exploitation will be worse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maling lungguh wetenge mblenduk.&lt;br /&gt;The corpulent thieves will be able to sit back andrelax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pitik angkrem saduwurane pikulan.&lt;br /&gt;The hen will hacth eggs in a carrying pole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maling wani nantang sing duwe omah.&lt;br /&gt;Thieves will not be afraid to challenge the target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begal pada ndugal.&lt;br /&gt;Robbers will dissent into greater evil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rampok pada keplok-keplok.&lt;br /&gt;Looters will be given applause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong momong mitenah sing diemong.&lt;br /&gt;People will slander their caregivers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jaga nyolong sing dijaga.&lt;br /&gt;Guards will steel the very things they are to protect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong njamin njaluk dijamin.&lt;br /&gt;Guarantors will ask for collateral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mendem donga.&lt;br /&gt;Many will ask for blessings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene rebutan unggul.&lt;br /&gt;Everybody will compete for personal victory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkara murka ngombro-ombro.&lt;br /&gt;Ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama ditantang.&lt;br /&gt;Religions will be questioned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong angkara murka.&lt;br /&gt;Many people will be greedy for power, wealth andposition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggedeake duraka.&lt;br /&gt;Rebelliousness will increase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukum agama dilanggar.&lt;br /&gt;Religious law will be broken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perikamanungsan di-iles-iles.&lt;br /&gt;Human rights will be violated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasusilan ditinggal.&lt;br /&gt;Ethics will left behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi.&lt;br /&gt;Many will be insane, cruel and immoral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik akeh sing kepencil.Ordinary people will be segregated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarga dadi korbane si jahat sing jajil.&lt;br /&gt;They will become the victims of evil and cruelpersons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit.&lt;br /&gt;Then there will come a queen who is influential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lan duwe prajurit.&lt;br /&gt;She will have her own armies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negarane ambane sapra-walon.&lt;br /&gt;Her country will measured one-eighth the circumferenceofthe world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang mangan suap saya ndadra.&lt;br /&gt;The number of people who commit bribery will increase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat ditampa.&lt;br /&gt;The evil ones will be accepted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong suci dibenci.&lt;br /&gt;The innocent ones will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timah dianggep perak.&lt;br /&gt;Tin will be thought to be silver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas diarani tembaga.&lt;br /&gt;Gold will be thought to be copper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dandang dikandakake kuntul.&lt;br /&gt;A rice cooker will be thought to be an egret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong dosa sentosa.&lt;br /&gt;The sinful ones will be safe and live in tranquility.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik disalahake.&lt;br /&gt;The poor will be blamed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong nganggur kesungkur.&lt;br /&gt;The unemployed will be rooted up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sregep krungkep.&lt;br /&gt;The diligent ones will be forced down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong nyengit kesengit.&lt;br /&gt;The people will seek revenge against the fiercelyviolent ones.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruh mangluh.&lt;br /&gt;Workers will suffer from overwork.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sugih krasa wedi.&lt;br /&gt;The rich will feel unsafe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wedi dadi priyayi.&lt;br /&gt;People who belong to the upper class will feelinsecure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senenge wong jahat.&lt;br /&gt;Happiness will belong to evil persons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahe wong cilik.&lt;br /&gt;Trouble will belong to the poor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong dakwa dinakwa.&lt;br /&gt;Many will sue each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindake menungsa saya kuciwa.&lt;br /&gt;Human behaviour will fall short of moralenlightenment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilihlan disenengi.&lt;br /&gt;Leaders will discuss and choose which countries aretheir favouritesandwhich ones are not.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Jawa kari separo.&lt;br /&gt;The Javanese will remain half.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landa-Cina kari sejodo.&lt;br /&gt;The Dutch and the Chinese each will remain a pair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ijir, akeh wong cethil.&lt;br /&gt;Many become stingy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing eman ora keduman.&lt;br /&gt;The stingy ones will not get their portion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing keduman ora eman.&lt;br /&gt;The ones who receive their portion will be generous.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mbambung.&lt;br /&gt;Street beggars will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong limbung.&lt;br /&gt;Bewildered persons will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka.&lt;br /&gt;These are the signs that the people and theircivilization have beenturned upside down&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4167966062991598713?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4167966062991598713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4167966062991598713' title='42 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4167966062991598713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4167966062991598713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/ramalan-jayabaya.html' title='Ramalan Jayabaya'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>42</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1375964688081180432</id><published>2008-03-22T21:17:00.005+07:00</published><updated>2008-03-22T21:26:54.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Impian Yesus</title><content type='html'>(&lt;em&gt;posting ini sebenarnya aku kirim buat opini KOMPAS dalam rangka Hari Paskah 2008, tapi sama editornya gak dilulusin. What the hell! Makanya daripada mubazir, mending aku post aja. Capek nulisnya, bener deh. Hahaha... Selamat membaca. Bagi yang non-Kristiani, aku harap juga baca, soalnya Yesus adalah seorang inspirator besar kehidupan yang menginspirasi dan membawa harapan kepada dunia karena ajaran cinta kasihnya)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Impian Yesus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Umat Kristiani di seluruh dunia akan merayakan sebuah peristiwa besar, yaitu Paskah 2008. Peristiwa Paskah sendiri bahkan dimaknai lebih istimewa daripada Hari Natal oleh umat Kristiani, karena merupakan perwujudan tertinggi iman mereka, yaitu kebangkitan Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi hidup Kristus sendiri sangat beragam. Kisah mengenai hidupnya diceritakan mulai dari empat Injil utama dalam Kristiani (Matius, Markus, Lukas, Yohanes), sampai Al-Qur’an sendiri yang menceritakan sosok Nabi Isa Al-Masih, yang merupakan asosiasi dari Yesus itu sendiri. Agama Yahudi pun mengamini tentang konsep Mesias, walaupun tidak mengakui Yesus sebagai Mesias. Versi hidup-Nya yang beragam inilah yang kerap kali menimbulkan pertentangan berbagai pihak, yang mengaburkan hakikat sebenarnya tentang kehidupan anak tukang kayu dari Nazaret itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita coba melihat dari sudut pandang yang berbeda tentang seorang Yesus Kristus. Kehidupannya yang memiliki banyak versi itu sama sekali tidak ada artinya dibandingkan dengan apa yang telah Kristus lakukan bagi dunia, dan bagaimana usaha-usaha dan inspirasinya untuk memperbaiki tatanan dunia yang sudah kacau balau dan rusak, walaupun kemudian harus berujung kepada kematian-Nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus tahu bahwa Dia akan disalibkan. Dia tahu Dia akan dikhianati oleh Yudas Iskariot. Bagaimana perasaan seseorang yang mengetahui bahwa Dia akan mati, pada hari dan jam tertentu, dan dengan cara yang begitu mengerikan? Yesus sangat ketakutan akan hal ini (Mat 26:39 dan Mat 26:42). Dia merasa bahwa waktunya sungguh singkat saja di dunia ini. Dia masih muda, masih 33 tahun, dan mempunyai visi dan misi yang sungguh hebat, dan Dia tahu bahwa umur-Nya hanya dalam hitungan hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan rasa frustasi melanda diri Yesus. Bukankah apabila Dia masih hidup, katakanlah sampai umur seratus tahun, banyak yang bisa Dia lakukan dan Dia ajarkan kepada umat manusia? Saya mengerti jika Yesus ketakutan bahwa apa yang selama ini telah Dia lakukan dan telah Dia perbuat dalam karya-Nya yang singkat akan sia-sia. Bagaimana tidak? Selama pengajarannya, para rasulnya yang Dia kasihi dan paling dekat dengan diri-Nya sendiri lambat mengerti tentang ajaran-Nya, bagaimana dengan orang lain yang tidak mengenal Dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Yesus tahu, waktu bagi-Nya sudah habis, tidak peduli apakah manusia sudah siap atau tidak. Dia taat sampai mati kepada Bapa, demi menebus dosa manusia. Pengorbanan dan ketaatan-Nya sampai mati itulah yang membuat Dia bukan saja istimewa, namun juga menginspirasi banyak orang, bahwa kita sama sekali tidak boleh meremehkan kekuatan cinta kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus telah memberikan harapan dan inspirasi bagi miliaran orang di dunia, sebagai tokoh yang membebaskan dan berdaya juang tinggi dalam melawan ketidakadilan. Ia mengajarkan arti penting mengenai cinta kasih kepada sesama. “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Mat 5:43-44). Berapa banyakkah orang yang bisa berani berkata seperti itu saat ini, atau melakukannya, sama seperti dilakukan Yesus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, ajaran mengenai cinta kasih itu mulai terdistorsi. Orang tidak lagi memandang sesamanya sebagai saudara. Kasih sayang hanyalah kata-kata kosong yang diobral pada hari Valentine. Uang nomor satu, sedangkan kesetiaan dan persaudaraan hanyalah urusan kesekian. Sahabat ya sahabat. Musuh ya musuh. Jika sahabat kemudian menjadi musuh, maka dia adalah musuh. Persahabatan yang pernah terjalin di masa lalu lantas terlupakan. Orang tiada lagi mau memaafkan kesalahan, malah semakin lama semakin mencari-cari kesalahan.&lt;br /&gt;Semakin jelaslah Ramalan Jayabaya yang berbunyi: Manungsa pada seneng nyalah. Ora ngindahake hukum Allah. Barang jahat diangkat-angkat. Barang suci dibenci. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit. Lali kamanungsan. Lali kabecikan. Semua itu adalah hal-hal yang ingin dilawan oleh Yesus sejak awal dengan ajaran kasih-Nya, karena Dia tahu, bila manusia tidak menyadari kesalahannya dan belajar dari kesalahan itu, cepat atau lambat kita akan menuju ke arah kehancuran kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memiliki impian bahwa kelak, manusia akan duduk dalam satu meja, entah apa pun agamanya atau suku bangsanya, raja atau hamba, penguasa atau bawahan, semua sederajat dan sama, dan bersama-sama membawa kehidupan ini menuju ke arah yang lebih baik sesuai dengan hukum Tuhan. Dia percaya bahwa setiap manusia akan hidup melawan segala ketidakadilan, pemiskinan, dan perendahan martabat antar manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bukan hanya membutuhkan lagi sosok seorang Yesus Kristus, yang bersedia melawan semua ketidakadilan dan seorang pejuang bagi kebebasan untuk sesama dalam dunia yang semakin edan ini, namun kita sendirilah yang harus mewarisi semangat-Nya untuk melakukan perubahan di atas dunia ini. Tergantung dari kita sendiri apakah kita mau melakukannya, menjadi pejuang kemanusiaan seperti Yesus, atau menunggu kehancuran kita sendiri yang semakin lama semakin nyata. Selamat Paskah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danistya Kaloka Putra,&lt;br /&gt;Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Fisipol UGM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1375964688081180432?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1375964688081180432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1375964688081180432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1375964688081180432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1375964688081180432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/impian-yesus.html' title='Impian Yesus'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-9188363924152936622</id><published>2008-03-22T20:14:00.009+07:00</published><updated>2008-03-22T21:11:29.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Kalau Diberi Kesempatan Merubah Masa Lalu...</title><content type='html'>Semakin hari semakin gila saja kehidupanku. Banyak kejadian yang aneh-aneh ataupun gak mutu-mutu amat terjadi, terkadang tidak direncanakan bahkan tidak diinginkan. Tetapi rasa-rasanya kok semakin lama semakin senang juga dengan semua hal itu. Adakalanya malah kepingin juga untuk mengulangi hal-hal gila atau hal-hal aneh itu, karena mungkin aku terkadang mikir kalau belum dua kali atau lebih belom afdol namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hidup harus jalan terus. Kesempatan memang tidak pernah datang dua kali, dan memang hanya bisa dimanfaatkan sekali dalam seumur hidup. Orang boleh saja meminta Tuhan bla bla bla apa kek seperti minta ini itu kepada Dia Yang Maha Kuasa agar dia memberika lagi hal yang sama, atau terkadang kata-kata seperti, "Andai saja aku bisa mengulang waktu..." atau "Biarkanlah aku kembali ke masa lalu, Tuhan. Aku ingin memperbaiki hidupku" atau juga "Aku ingin merubah hidupku! Hidupku sekarang tidak menyenangkan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang Tuhan mau repot2 mengabulkan permintaan konyol semacam itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bodoh benar kalian yang mau merubah masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Karena masa lalu takkan pernah dirubah. Itulah sebabnya tolol apabila orang mengharapkan ada mesin waktu yang bisa digunakan untuk merubah masa lalu. Varian waktu itu bukan hal yang sepele untuk dirubah, sama seperti tidak mungkin dalam satu waktu ada 2 orang Danis lagi berbicara dan mengobrol tentang Emma Watson. Kalau ingin tahu lebih jelas tentang &lt;em&gt;time travel&lt;/em&gt;, coba deh baca novelnya Michael Chrichton yang judulnya &lt;em&gt;Timeline&lt;/em&gt; (sudah difilmkan juga, kao gak salah aktornya yang maen di &lt;em&gt;Fast and Furious&lt;/em&gt;) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu tidak  bisa dirubah. Waktu bukan varian tempat yang bisa dikunjungi layaknya orang dari Yogyakarta pergi ke Semarang. Dan itu artinya, bulshit ada yang namanya mesin waktu, dan bulshit juga kehidupan seseorang bisa dirubah masa lalunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kemudian, jika seandainya, jika apabila, dan jika dengan kekuatan besar dan kemurahan besar dari Sang Ilahi, engkau diberikan satu kali kesempatan untuk mengulang kehidupanmu yang sudah terjadi (artinya engkau kembali lagi ke masa lalumu, sebagai seorang anak kecil kembali, namun dengan pemikiran dan pengalaman sebagai seorang yang sudah dewasa), apa yang akan kau lakukan? Maukah kau mengambil kesempatan itu, dengan resiko seluruh kejadian dalam hidupmu berubah mulai dari awal lagi, seperti sebuah film yang selesai diputar, kemudian disetel kembali, tetapi seluruh kejadiannya berubah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau mau melakukan hal itu, gila namanya, kecuali kalau hidupmu memang penuh penderitaan tiap hari, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, seumur hidupmu, mungkin saja kau mengambil kesempatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu mungkin sikapmu. Tetapi jika engkau bertanya hal itu kepadaku, apa yang akan kujawab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Sekali lagi, tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mau merubah hidupku hanya demi kehidupan yang lebih baik, kehidupan yang lebih menyenangkan, atau kehidupan yang lebih bahagia. Aku tidak mau walaupun aku memiliki kesempatan untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, aku kembali jadi anak kecil dengan pengetahuan layaknya orang dewasa yang sudah tahu apa yang akan terjadi dalam hidupku, maka bisa saja aku menggunakan pengetahuan-pengetahuan yang aku punya untuk menjadi nomor satu terus di SD, SMP, dan SMA (yaiyalah, anak kuliahan kudu mikir soal2 SD? cape deh!), atau menggunakan pengetahuanku dalam hal sepakbola dan dan kemudian bertaruh untuk Brasil menang 2-0 atas Jerman di Piala Dunia 2002? Atau menggunakan pengetahuanku tentang krisis moneter tahun 1998 dengan menyuruh orang tuaku membeli dolar sebanyak-banyaknya sebelum krisis, dan kemudian menjualnya saat harganya melambung sampai 17ribu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak kebahagiaan yang akan aku dapatkan? Tidakkah kau juga tergiur dengan semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, aku, sekali lagi tidak mau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintai hidupku, betapapun penuh dengan kepahitan dan kehancuran, sakit hati, patah hati, dipandang sebelah mata, perendahan martabat, , seringkali dianggap aneh oleh teman-temanku, dicuekin, dibenci banyak orang, tapi aku bahagia. Bahagia banget malah, karena dari semua itu, aku lantas menemukan banyak arti tentang kehidupan dan persahabatan sejati, yang tidak memandang orang dari tampilan luarnya, namun dari hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, jika kisah hidupku berubah, aku takut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan bertemu dengan "Dia Yang Kucintai"... Karena kisah cinta kami berawal dari suatu peristiwa tidak sengaja yang aneh, yang mungkin tidak akan terjadi lagi dalam seribu tahun (halah!)...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-9188363924152936622?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/9188363924152936622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=9188363924152936622' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/9188363924152936622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/9188363924152936622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/03/kalau-diberi-kesempatan-merubah-masa.html' title='Kalau Diberi Kesempatan Merubah Masa Lalu...'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5120691077294082157</id><published>2008-01-04T08:26:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T08:44:53.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JOKE'/><title type='text'>Joke for Smile...part 1</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIARY SEORANG SUAMI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidak melaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalah tempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu saya mengajaknya ke dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini saya lepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Sogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini, dia membeli sebuah eskalator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu lalu dia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butik akhirnya bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenaga listrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanas makanan elektrik, dan serba listrik lainnya.&lt;br /&gt;Tadi pagi dia tanya, “Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”, Saya belikan dia sebuah kursi listrik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, istri saya menelepon saya dan mengeluh, mobilnya tidak dapat jalan lagi. Saya tanya apa penyebabnya, dia katakan ada air di karbulatornya. Saya bertanya mobilnya ada dimana, dia bilang nyemplung ke kali Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CIUMAN MENURUT PARA DOSEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dosen Fisika:&lt;br /&gt;Ciuman adalah gaya tarik menarik antara&lt;br /&gt;dua mulut dengan jarak antara satu titik&lt;br /&gt;dengan titik yang lain nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Kimia:&lt;br /&gt;Ciuman adalah reaksi akibat interaksi&lt;br /&gt;dari senyawa yang dikeluarkan oleh dua hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Mikrobiologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah pertukaran bakteri&lt;br /&gt;uniseksual di dalam air liur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Biologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah menyatunya dua otot&lt;br /&gt;orbicularis oris dalam keadaan kontraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Ekonomi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah sesuatu di mana permintaan&lt;br /&gt;lebih besar drpd penawaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Statistik:&lt;br /&gt;Ciuman adalah kejadian yang peluangnya&lt;br /&gt;bisa sangat tergantung dari angka&lt;br /&gt;statistik berikut: 36-24-36.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Teknik:&lt;br /&gt;Ciuman? Apa itu..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen elektro:&lt;br /&gt;Ciuman Adalah bertemu antara ion positif&lt;br /&gt;dan negatif yang mengakibatkan arus&lt;br /&gt;lemah menjadi arus kuat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Kedokteran:&lt;br /&gt;Ciuman adalah proses pendiaknosaaan&lt;br /&gt;fisik secara langsung yang berakibakan&lt;br /&gt;aliran darah ke organ reproduksi meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen psikologi:&lt;br /&gt;Ciuman adalah proses penjiwaan terhadap&lt;br /&gt;pola pikir seseorang untuk mengetahui&lt;br /&gt;akan kenikmatan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WHY INDIAN'S NAME ARE LONG?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;A little Red Indian boy asked his&lt;br /&gt;father, the big chief and witch doctor&lt;br /&gt;of the tribe, “Papa, why is it that we&lt;br /&gt;always have long names,while the white&lt;br /&gt;men have shorter names - Bill, Tex or&lt;br /&gt;Sam, for example?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His father replied, “Look, son, our&lt;br /&gt;names represent a symbol, a sign, or a&lt;br /&gt;poem for our culture –not like the white&lt;br /&gt;men, who repeat their names from&lt;br /&gt;generation to generation. Also, it is&lt;br /&gt;part of our makeup that in spite of&lt;br /&gt;everything, we survive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, your sister’s name is Small&lt;br /&gt;Romantic Moon Over The Lake,because on&lt;br /&gt;the night she was born, there was a&lt;br /&gt;beautiful moon reflected in the lake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then there’s your brother, Big White&lt;br /&gt;Horse of the Prairies, because he was&lt;br /&gt;born on a day that the big white horse&lt;br /&gt;who gallops over the prairies of the&lt;br /&gt;world appeared near our camp and is a&lt;br /&gt;symbol of our capacity to live and the&lt;br /&gt;life force of our people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s very simple and easy to understand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do you have any other questions, Little&lt;br /&gt;Broken Condom Made in China ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.elzan.com/2005/10/19/hati-hati-dengan-lagu-anak/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Hati-Hati dengan Lagu Anak"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Lagu Anak Ternyata Ngaco...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Balonku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;p&gt;“Balonku ada 5…&lt;br /&gt;Rupa-rupa warnanya…&lt;br /&gt;merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru…&lt;br /&gt;meletus balon hijau, dorrrr!!!”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Perhatikan warna-warna kelima balon tersebut, kenapa tiba-tiba muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Sang Kapiten&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;p&gt;“Aku seorang kapiten…&lt;br /&gt;Mempunyai pedang panjang…&lt;br /&gt;Kalo berjalan prok..prok..prok…&lt;br /&gt;Aku seorang kapiten!”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)…&lt;br /&gt;Kalo berjalan prok..prok..prok..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, itu baru klop!&lt;br /&gt;Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mempunyai pedang panjang… kalo berjalan&lt;br /&gt;Ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bangun Tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;   &lt;p&gt;“Bangun tidur ku terus mandi..&lt;br /&gt;Tidak lupa menggosok gigi..&lt;br /&gt;Habis mandi ku tolong ibu..&lt;br /&gt;Membersihkan tempat tidurku..”&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan gak pake baju!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Naik Gunung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;p&gt;“Naik-naik ke puncak gunung..&lt;br /&gt;Tinggi.. tinggi sekali..&lt;br /&gt;Kiri kanan kulihat saja..&lt;br /&gt;Banyak pohon cemara.. 2X”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Naik Kereta Api&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;   &lt;p&gt;“Naik kereta api tut..tut..tut..&lt;br /&gt;Siapa hendak turut&lt;br /&gt;Ke Bandung.. Surabaya..&lt;br /&gt;Bolehlah naik dengan naik percuma..&lt;br /&gt;Ayo kawanku lekas naik..&lt;br /&gt;Keretaku tak berhenti lama”&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PT. KA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Burung Kutilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;p&gt;“Di pucuk pohon cempaka..&lt;br /&gt;Burung kutilang berbunyi..&lt;br /&gt;Bersiul-siul sepanjang hari dengan tak jemu-jemu..&lt;br /&gt;Mengangguk-angguk sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li..”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..! Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kancil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;p&gt;“Si Kancil amat nakal..&lt;br /&gt;Suka mencuri ketimun&lt;br /&gt;Ayo lekas dikurung&lt;br /&gt;Jangan di beri ampun…”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Nah.. ini lagi.. mengajarkan keburukan pada anak2.. Tuhan saja maha pengampun kok.. hambanya malah mengajarkan utk jangan memberi ampun..&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;dicopy dengan sedikit perubahan dari www.elzan.com. Makasih mas thuns...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5120691077294082157?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5120691077294082157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5120691077294082157' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5120691077294082157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5120691077294082157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2008/01/joke-for-smilepart-1.html' title='Joke for Smile...part 1'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4532547832019654638</id><published>2007-12-15T15:31:00.000+07:00</published><updated>2007-12-29T09:11:11.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIKIRAN'/><title type='text'>Saya Tidak Ingin Jadi Diplomat!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3Wr6y4EZnI/AAAAAAAAAA8/-K28z4p-KG4/s1600-h/DSC00411.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3Wr6y4EZnI/AAAAAAAAAA8/-K28z4p-KG4/s320/DSC00411.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149210775545734770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul yang provokatif! Hahaha! Aneh sekali bukan? Lantas mengapa saya menulis hal semacam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang terkejut ketika saya mampu menembus UM UGM dan masuk ke salah satu jurusan yang (katanya) paling prestisius di Kampus Biru, Hubungan Internasional. Lagipula saya orang IPA (IPA-IPAnan alias IPA jadi-jadian). Mereka pada terkejut karena mereka menganggap saya tidak masuk kualifikasi PINTAR, RAJIN, PANDAI, atau kata-kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyejukkan&lt;/span&gt; lainnya. Boro-boro keterima UM, banyak orang sudah memberi label pada saya: "TIDAK LULUS!", dan memang benar adanya, bahkan saya amini hal itu. Remidi adalah makanan sehari-hari. Tidak ada hal yang tidak remidi dalam setiap mata pelajaran saya , khususnya mata pelajaran IPA (tidak tahu kenapa setiap mata pelajaran IPS, saya cukup 'merajai', mungkin saya memang benar-benar terdampar di IPA). Rekor sementara dipegang oleh Matematika dan Kimia, dari kelas dua awal sampai kelas tiga akhir selalu remidi. Guru-guru pada sentimen, teman-teman pada menjauhi dan memusuhi, dan orang tua saya sudah begitu parahnya putus asa dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya kemudian digolongkan sebagai salah satu orang yang "BERUNTUNG" alias "BEJO". Sebagian ada yang memberikan saya selamat atas pencapaian saya tersebut berdasarkan kemampuan saya (walaupun  beberapa orang saya tahu mereka cuma tersenyum di depan saya, tapi mencela di belakang), sebagian lagi malah ada yang berkata, "Halah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mung bejo wae &lt;/span&gt;(cuma beruntung saja." Mereka lantas ramai-ramai membicarakan bagaimana kebijakan yang dianut oleh UGM dalam penerimaan mahasiswa baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, sudahlah. Terlepas dari banyaknya orang yang mencela atau memuji saya, saya sendiri lebih cenderung berkata pada diri sendiri, "Kamu itu memang cuma &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bejo&lt;/span&gt;, Danis."Dan memang, saya masih menjadi orang yang bodoh seperti dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bukan itu yang ingin saya tekankan. Saya cuma ingin membahas masalah seperti yang telah saya tulis dalam judul di atas. Hem, biasanya kalo kuliah di Hubungan Internasional, pasti ada yang bertanya, "Mau jadi apa besok kalau sudah lulus?" Dan hampir sebagian besar menjawab," Saya mau jadi diplomat!" atau, "Saya mau jadi Duta Besar!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diplomat. Duta Besar. Hem, dua opsi itu selalu muncul (emang gak ada pekerjaan lain untuk sarjana Hubungan Internasional selain itu, ya?). Saya jadi ngeri sendiri melihat kenyataan itu. Besok mau jadi apaan, ya? Apakah nasib saya memang harus menjadi seorang diplomat atau Duta besar begitu? Kalau begitu caranya, mati saja. Bayangkan, seangkatan saya Hubungan Internasional saja sudah berjumlah lebih dari 130 orang, belum lagi angkatan-angkatan di atasnya. Belum lagi dari jurusan-jurusan Hubungan Internasional di universitas lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas besok mau makan apa neh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hem, mungkin itu juga yang menjadi salah satu pertimbangan saya untuk tidak ingin menjadi diplomat. Terlalu banyak orang yang menjadi saingan. Terlalu banyak orang yang memiliki kapasitas (jauh) lebih baik daripada saya, dengan berbagai latar belakang pendidikan, ekonomi, atau keluarga. Mereka juga memiliki banyak keunggulan dibandingkan saya, yang hanya sebatas manusia biasa, dari keluarga yang biasa-biasa saja, dan mendapatkan pendidikan yang biasa saja (kecuali waktu berada di DeBritto yang tidak mungkin dapat saya katakan "biasa saja"). Susah memang. Saya harusnya berpikir,"Siapa sih aku ini sampai-sampa berpikiran menjadi diplomat? Mimpi kali yee!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, tampaknya saya memang tidak cocok dengan dunia politik, baik itu dunia politik luar negeri maupun dalam negeri sekalipun. Politik itu kotor, politik itu kejam, politik itu hanyalah kepentingan abadi dengan "UJUNG-UJUNGNYA DUIT" yang mengesampingkan harga diri, persahabatan, suara hati, dan kebaikan. Saya belum dan tidak akan pernah siap untuk menjadi kejam, bermain kotor, dan mengabaikan harga diri saya sebagai seorang manusia, mengabaikan suara dan kata hati saya, dan saya tidak akan mengkhianati sahabat-sahabat saya. Saya tidak akan pernah siap untuk itu. Mending saya yang disingkirkan daripada saya harus menyerah terhadap segala kemunafikan dan keinginan jahat itu. Saya seorang liberalis, orang yang melihat bahwa politik itu sendiri dapat digunakan untuk menyelamatkan umat manusia, bukan untuk menghancurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, dunia akademis maupun jurnalistik sendiri tampaknya lebih menyenangkan dan lebih memiliki arti yang berguna daripada harus memikirkan bagaimana membuat sebuah traktat atau MoU yang tidak jelas ujung pangkalnya dan pasti mendapati kegagalan. Diplomat-diplomat Indonesia sering mengalami kegagalan dalam mencapai kesepakatan yang menguntungkan Indonesia karena mungkin waktu kuliah mereka tidak diajari cara diplomasi yang benar, dan hanya diberikan teori-teori saja, disuruh merangkum buku (halah!) dan sebagainya. Prakteknyalah yang harusnya lebih diutamakan, dan memang seharusnya universitas-universitas yang memiliki jurusan Hubungan Internasional di Indonesia harusnya membuat jurusan D3 Hubungan Internasional. Hahaha. Mungkin itulah yang mendasari keinginan saya untuk lebih mengutamakan dunia akademis atau jurnalistik daripada harus menjadi diplomat, sebab saya kira tantangannya sendiri sama saja, sama-sama menggairahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hem, mungkin itu saja saat ini yang berada dalam pemikiran saya mengenai hal ini. Sampai saat ini saya tidak ingin menjadi seorang diplomat. Tidak! Semoga saya bisa konsisten dengan hal ini. Hanya saja, kalau saja, as ussual, Tuhan memilihkan jalan bagi saya untuk menjadi seorang diplomat, mau bagaimana lagi? Hanya saja sekarang saya berkata, "TIDAK, SAYA TIDAK INGIN JADI DIPLOMAT!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4532547832019654638?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4532547832019654638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4532547832019654638' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4532547832019654638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4532547832019654638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/12/saya-tidak-ingin-jadi-diplomat.html' title='Saya Tidak Ingin Jadi Diplomat!'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3Wr6y4EZnI/AAAAAAAAAA8/-K28z4p-KG4/s72-c/DSC00411.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-4826741249504897803</id><published>2007-12-12T18:01:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T18:02:57.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPER KULIAH'/><title type='text'>AFGHANISTAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Kesejahteraan Masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; Sekarang Akibat Kapitalisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketika Amerika Serikat memutuskan untuk menyerang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, maka dapat dibayangkan bagaimana pengaruhnya serangan itu terhadap masa depan negara itu. Seperti diketahui, setelah Amerika Serikat berhasil menggulingkan pemerintahan Taliban di Afghanistan, kesejahteraan sosial yang sudah rendah pada masa Taliban itu menjadi diperparah dengan peperangan tersebut. Penyerbuan yang sejatinya dipandang Amerika Serikat bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan demokrasi, terorisme, dan perbaikan kesejahteraan masyarakat di &lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;, ternyata berdampak dengan kekerasan yang terus berlanjut dan tidak ada keamanan dan perdamaian bagi masyarakat-masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. George W. Bush mengatakan bahwa perang melawan terorisme adalah perang untuk menghapuskan kejahatan (wipe out evil). Pada hakekatnya semua ingin mengakselerasi eksistensi diri dan identitas politik (identity politics) di mata dunia internasional, bukan untuk memperbaiki sistem yang ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; itu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam hal ini, kesejahteraan sosial masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; hanya bisa terjadi jika negara tersebut mendapatkan keamanan dalam kehidupan berbangsanya yang kemudian berwujud terhadap keadaan demokratis di segala bidang. Hanya saja, yang terjadi adalah kekekacauan dan ketegangan yang mengganggu seluruh sistem sosial negara tersebut. Demokrasi kemudian tidak berjalan dengan semestinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bila keamanan bisa terjamin, khususnya dalam pemenuhan hak-hak politik dan sosial-ekonomi dapat tercapai dengan sendirinya. Tanpa keamanan, demokrasi tidak akan berkembang dengan baik, usaha untuk mencapai kehidupan ekonomi yang lebih baik sulit terwujudkan. Demokrasi dan demokratisasi tidak akan tumbuh dan kuat, jika keamanan individu dan masyarakat tidak ada. Dari sini masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; takkan bisa berusaha untuk memperbaiki keadaan sosial-ekonominya, jika hampir setiap hari selalu terjadi berbagai bentuk kekerasan seperti bom bunuh diri, penembakan, serangan-serangan bersenjata, dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Afghanistan yang merupakan sebuah negara yang miskin, bahkan tak ubahnya bisa dikatakan ‘membuat sebatang jarum pun tidak bisa’, telah menderita sejak lama akibat masalah sanksi ekonomi yang diberikan PBB atas desakan Amerika Serikat karena tidak mau menyerahkan Osama Bin Laden serta oleh Rusia karena peledakan 2 patung Budha raksasa terbuat dari batu dan lumpur setinggi 53 meter dan 38 meter, berasal dari abad 4-5 Masehi. &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sendiri juga merupakan negara pengekspor opium terbesar di dunia dengan jumlah fantastis mencapai 75% dari total produksi opium dunia. Semenjak Taliban berkuasa, mereka melarang adanya penanaman opium di seluruh penjuru negeri. Hal ini nyata berhasil, bahkan Direktur UNDCP (United Nations Drug Control Program) Mr.Barnard F. dengan bangga menyatakan bahwa di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;br /&gt;tingkat produksi opium adalah 0%. Namun sejak kapitalisme menyerang &lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;, rakyat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; seakan-akan menjadi sapi perah. Kesejahteraan rakyat yang sudah di ujung tanduk karena perang, kini diperparah dengan munculnya kembali produksi opium yang melonjak kembali. Setelah penyerbuan, Amerika Serikat dan Inggris menyokong dana untuk produksi opium yang nantinya akan diekspor ke luar negeri, sedangkan masalah sosial rakyat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang menderita karena perang dan kelaparan, tidak diperhatikan. Hal inilah yang terus-menerus memicu kekerasan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Yang dibutuhkan oleh masyarakat Afghanistan adalah jaminan keamanan dan jaminan stabilitas politik, adanya beberapa proyek yang potensial untuk digarap, adanya bank sebagai sarana finansial, dan cukup tersedianya bahan baku dan fasilitas lainnya yang semuanya hamper-hampir tidak dapat dinikmati oleh hamper semua rakyat Afghanistan. Selama hal-hal semacam itu tidak dapat diberikan atau didapatkan oleh rakyat, dan apabila kapitalisme masih mencengkeram, maka tidak akan ada perbaikan kesejahteraan sosial ekonomi bagi rakyat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Afghanistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; sama sekali.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=312138&amp;amp;kat_id=19"&gt;http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=312138&amp;amp;kat_id=19&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.ukhuwah.or.id/dr/?q=node/12"&gt;http://www.ukhuwah.or.id/dr/?q=node/12&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://swaramuslim.net/more.php?id=A560_0_1_0_M"&gt;http://swaramuslim.net/more.php?id=A560_0_1_0_M&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://romisatriawahono.net/2006/04/25/konflik-dunia-perang-dan-gap-sosial/"&gt;http://romisatriawahono.net/2006/04/25/konflik-dunia-perang-dan-gap-sosial/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-4826741249504897803?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/4826741249504897803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=4826741249504897803' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4826741249504897803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/4826741249504897803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/12/afghanistan.html' title='AFGHANISTAN'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5321303463072242415</id><published>2007-12-12T17:57:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T18:17:12.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPER KULIAH'/><title type='text'>APA ITU POLITIK?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoHeader"&gt;G. DANISTYA KALOKA PUTRA&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoHeader"&gt;HUBUNGAN INTERNASIONAL UGM&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoHeader"&gt;MATA KULIAH: PENGANTAR ILMU POLITIK&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:16;" lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:16;" lang="IN" &gt;APA ITU POLITIK?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:16;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Man is by nature a political animal.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;(Aristoteles)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Menurut pengertiannya, politik sendiri dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk membuat, mempertahankan, dan memperbaiki aturan yang berada dalam lingkup kehidupannya. Dalam hal ini terjadilah sebuah hubungan yang terkait dengan konflik dan kerjasama antar manusia. Makna politik sendiri sangat luas, mencakup baik yang bersifat positif atau negatif. Bahkan Hannah Arendt memberikan definisi bahwa kekuatan politik adalah ‘akting dalam konser’. Bahkan ada pula yang berpendapat bahwa politik merupakan &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;penggunaan kekuasaan, pembuatan keputusan secara kolektif’, dan hasil dari bentuk manipulasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Dalam hal ini terdapat beberapa perbedaan pandangan tentang politik, yang mencakup: &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Politik sebagai seni pemerintahan&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;politik sebagai masalah publik,&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;politik sebagai keadaan kompromi dan konsensus,&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;politik sebagai kekuasaan dan distribusinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Politik sebagai seni pemerintahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengambil istilah Yunani, politik secara etimologis katanya berasal dari kata &lt;i style=""&gt;polis&lt;/i&gt;, yaitu negara-kota atau pemerintahan kota. Athena sebagai sebuah polis terbesar telah mengembangkan demokrasi pada masa itu. David Easton memberikan pengertian bahwa politik itu sendiri merupakan sebuah keadaan dimana terjadi pengalokasian nilai-nilai yang bersifat memaksa atau mengatur, yang diakibatkan karena adanya kecenderungan pemerintahan untuk melakukan tekanan kepada rakyatnya sendiri karena mereka juga ditekan oleh rakyat mereka sendiri. Hal ini kemudian menimbulkan hal yang dinamakan dengan &lt;i style=""&gt;polity&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Munculnya hubungan antara politik dan masalah negara membuat politik diartikan sebagai hal yang jelek atau kotor. Politik sering dianggap sebagai kegiatan para politikus (orang yang berkecimpung dalam dunia politik). Kemudian muncul pula pandangan bahwa para politikus lebih sering dikenal sebagai para pencari kekuasaan yang menyembunyikan ambisi pribadi dalam retorika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;publik dan pandangan ideologisnya. Hal ini kemudian membenarkan perkataan Lord Acton bahwa, &lt;i style=""&gt;power tends to corrupt, and absolute power corrupt absolutely&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Politik sebagai masalah publik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebagai sebuah masalah publik, terdapat sebuah perbedaan antara orang politik dan orang non politik, dimana ada dua hal berbeda yang membedakan kepentingannya, yaitu menurut publik dan pribadi. Berkaca dari perkataan Aristoteles bahwa manusia adalah binatang politik, maka manusia harus berpolitik untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dalam hal ini kemudian dapat dimengerti mengapa ada dua hal tersebut yang kemudian dapat dimanfaatkan aktor-aktor yang berperan di dalamnya karena politik diperbolehkan masuk ke dalam wilayah pribadi seseorang mengingat kodratnya yang tidak terlepas dari kegiatan politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kemudian ada pula penggolongan menurut praktek politik dan personal. Dalam penggolongan ini, politik dilarang masuk ke dalam wilayah personal seseorang. Hanya saja, aktivitas publik ini dapat digunakan oleh semua golongan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pandangan-pandangan itu kemudian menyebabkan citra positif dan negatif bagi kegiatan politik. Politik dapat menjadi positif jika mengakomodasi semua orang secara setara dalam pemikiran dan tindakan untuk memperlihatkan kelebihan masing-masing. Menjadi negatif ketika ikut campur dalam personal seseorang yang mengakibatkan seseorang kehilangan jati dirinya karena tidak bertindak sesuai dengan hati nurani atau keinginannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Politik sebagai keadaan kompromi dan konsensus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pandangan ini disebut sebagai solusi politik dengan kesadaran bahwa semuanya itu mungkin. Keadaan ini bisa menimbulkan pencegahan atau penyelesaian konflik secara damai tanpa kekerasan karena menggunakan kompromi, konsiliasi, maupun negosiasi. Konflik bisa diselesaikan dengan musyawarah, tidak dengan kekerasan. Memang, dengan kompromi tidak ada yang secara mutlak mendapatkan segalanya yang diinginkan, dan mungkin pula akan ada ketidakpuasan terhadap apa yang dia dapatkan, namun implementasi ini lebih baik daripada kemudian muncul pertikaian berkepanjangan yang memicu konflik yang lebih parah atau bahkan perang antara aktor-aktor yang berperan. Rakyat sendiri kemudianlah yang harus berusaha menghormati politik sebagai sebuah aktivitas dan salah satu faktor dalam komunitasnya yang tidak dapat dihindari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Politik sebagai kekuasaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pandangan ini mengetengahkan bahwa politik tersebut merupakan suatu hal yang tidak terlepas dari kehidupan manusia. Politik masuk ke dalam kegiatan produksi, distribusi dan pemanfaatan sumber daya. Karena sejak dahulu, menurut prinsip ekonomi, kebutuhan manusia tidak terbatas, sementara alat pemenuhan kebutuhan sangat terbatas, maka politiklah yang kemudian dilihat sebagai salah satu cara untuk mengatasi hal ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Citra yang buruk dari pandangan ini adalah karena di sini politik merupakan sarana untuk menindas rakyat oleh penguasa. Penguasa merasa mempunyai kekuasaan untuk berlaku sewenang-wenang kepada rakyat dengan dalih bahwa hal itu untuk rakyat juga. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pula yang kaum feminis yang berpendapat bahwa politik bersangkutan dengan dominasi pria kepada wanita. Jadi, ketika marxisme memberikan solusi bahwa semua orang itu setara, hal ini kemudian didukung oleh para pendukung aliran feminis ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5321303463072242415?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5321303463072242415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5321303463072242415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5321303463072242415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5321303463072242415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/12/g.html' title='APA ITU POLITIK?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5592752358266460282</id><published>2007-12-12T17:51:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T18:17:28.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPER KULIAH'/><title type='text'>HAK ASASI MANUSIA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;G. DANISTYA KALOKA PUTRA&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoHeader"&gt;HUBUNGAN INTERNASIONAL UGM&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoHeader"&gt;MATA KULIAH: PENGANTAR ILMU POLITIK&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 200%;font-size:20;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 200%;font-size:20;" lang="IN" &gt;Hak Asasi Manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hak Asasi Manusia: hak-hak yang melekat ada diri segenap manusia sehingga mereka diakui kemanusiaannya tanpa membeda-bedakan jenis kelamin, ras, warna kulit, bahasa, agama, politik, bangsa, status sosial, kekayaan, dan kelahirannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai isu global berarti menyataan bahwa HAM dipandang sebagai &lt;i style=""&gt;suatu persoalan &lt;/i&gt;nilai &lt;i style=""&gt;yang kontroversial oleh sejumlah penting &lt;/i&gt;aktor-aktor &lt;i style=""&gt;internasional dan transnasional yang percaya bahwa tindakan politik atau &lt;/i&gt;kebijakan politik &lt;i style=""&gt;pada tingkat global diperlukan demi menghasilkan pemecahan atau &lt;/i&gt;solusi &lt;i style=""&gt;yang adil&lt;/i&gt;. Dengan kata lain, secara politis HAM telah menjadi isu yang menonjol dalam politik internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Membicarakan HAM berarti juga membicarakan berbagai kemungkinan dan perdebatan mengenai interpretasi dan realisasi dari HAM itu sendiri, termasuk kontroversi mengenai pendefinisian yang berbeda tergantung konteks historis, kultural, ekonomi, dan politisnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Persoalan nilai HAM itu sendiri tergantung pendefinisian oleh aktor-aktor yang terkait dengan HAM itu sendiri yang membuat HAM menjadi isu global: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Negara: menjadi aktor utama internasional sejak abad ke-17 yang mengajukan teori kedaulatan nasional demi melegitimasi dominasi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Organisasi-organisasi internasional antar-pemerintah yang berwujud dengan PBB, badan-badannya, organisasi regional, dan persekutuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Organisasi non-pemerintah yang bergerak secara transnasional, memainkan peran menggunakan revolusi komunikasi efektif, bekerja dengan cara memasukkan opini ke dalam masyarakat internasional, dan sering berfungsi sebagai instrumen untuk mengungkapkan tuntutan bagi diadakannya perubahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuntutan bagi perubahan merupakan proses awal terselenggaranya perubahan, dimana masalah itu dimasukkan ke dalam agenda politik dan kemudian mengusahakan pemecahan. Pertengahan tahun 1980-an ditemukan cara yang efektif, yaitu saksi ekonomi, politik, dan kultural.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Negara menempati posisi unik dalam masalah HAM ini karena di satu sisi negara merupakan salah satu pelanggar HAM utama, di lain pihak entitas ini merupakan salah satu pelindung yang utama. Terkadang beban pemerintah suatu negara dalam menghadapi permasalahan HAM sendiri sangat besar, dan terkadang bagaikan menghadapi buah simalakama, sehingga di sini peran dunia internasional amat diperlukan dalam memecahkan masalah ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Diperlukan klarifikasi proses pembuatan kebijakan politik, baik nasional atau internasional. Walaupun berbeda, kebijakan ini ada kemiripan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hukum mendapatkan pengakuan dan dipraktekkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Proses pembuatan kebijakan selalu berhubungan dengan politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dengan melihat hal ini, tidak tepat jika HAM dianggap sebagai hal idealis semata. Perlu diamati kepentingan-kepentingan aktor yang saling bertentangan, dengan pilihan nilai dan interpretasinya terhadap konsekuensi pilihan kebijakan itu terhadap masa depannya masing-masing. Kemudian tidak ada sama sekali isu penting, termasuk HAM yang tidak dipertimbangkan pilihan-pilihan kebijakan masa depannya, akibat-akibatnya, dan tidak mungkin tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, karena dunia sekarang telah berada dalam keterikatan yang unik yang saling mempengaruhi satu sama lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sejak berakhirnya Perang Dunia II, timbul suatu gerakan dalam masyarakat dunia yang berpendapat mereka berkepentingan mengenai perlindungan dan pelaksanaan HAM, yang wujud pertamanya adalah &lt;i style=""&gt;Declaration of Human Right&lt;/i&gt; yang disahkan oleh PBB pada tahun 1948. Sebenarnya pula, sebelum terjadi Perang Dunia II, banyak terdapat penentangan terhadap pelanggaran HAM yang berakhir dengan masuknya pengakuan tentang pentingnya HAM dalam Piagam PBB, hanya saja kemudian tidak dapat dibayangkan pada masa awal berdirinya PBB, PBB mampu menangani masalah HAM secara riil, namun karena masuknya HAM sebagai salah satu agenda PBB merupakan sebuah prestasi tersendiri mengingat masa itu adalah masa dimana awal dari ketegangan Perang Dingin Amerika Serikat-Uni Soviet, heterogenitas ideologi, dan ketegangan antara Utara-Selatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berkembang pesatnya &lt;i style=""&gt;the human right laws&lt;/i&gt; tidak juga terlepas dari berbagai keberhasilan yang dicapai oleh organisasi-organisasi PBB seperti ILO, UNESCO, UNHCR, atau organisasi regional seperti &lt;i style=""&gt;Council of Europe&lt;/i&gt; (yang berhasil mencegah munculnya fasis), OAS, OAU, Liga Arab, dan &lt;i style=""&gt;Law-Asia Conference&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Walaupun begitu banyaknya produk hukum dan gerakan-gerakan pendukung HAM internasional, penerapannya sebenarnya masih memerlukan perjuangan panjang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Secara konvensional, ada dua konsep mengenai ‘hak’ yang ditempatkan dalam hal yang berbeda, yaitu padangan dari tradisi Barat (liberalis) yang sangat mengutamakan hak individualistik, dan pandangan sosialis yang mengetengahkan perjuangan kelas. Kemudian masih ada “Hak Generasi Ketiga” yang memandang bahwa HAM merupakan &lt;i style=""&gt;hak solidaritas&lt;/i&gt;, dimana HAM patut dimiliki dan dinikmati oleh semua orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Beragam pandangan mengenai pengertian dan konseptualisasi HAM merupakan penyebab sulitnya penerapan HAM, meskipun banyak spesifikasi hukum internasional telah disepakati bersama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Banyaknya pandangan ini kemudian membuat pula beragamnya ancaman terhadap HAM. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah upaya &lt;i style=""&gt;militerisme&lt;/i&gt;. Kemudian ada pula perbedaan antara penganut paham liberal, yang menganggap regim totaliter dan sosialis adalah pelanggar HAM. Bagi dunia ketiga, mereka beranggapan bahwa MNC-lah yang merupakan pelanggar HAM paling serius.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pada akhirnya, usaha untuk menciptakan dunia yang lebih baik tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Oleh karena itu diperlukan sebuah skenario untuk mencapainya. Betapa indahnya dunia jika kemudian setiap manusia mau menghargai dan menghormati hak asasi sesamanya seperti dia menghormati dirinya sendiri. Hal tersebut akan terjadi atau tidak di masa mendatang, itu tergantung kepada kita semua apakah kita mau mewujudkannya atau tidak.&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5592752358266460282?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5592752358266460282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5592752358266460282' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5592752358266460282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5592752358266460282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/12/hak-asasi-manusia.html' title='HAK ASASI MANUSIA'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-5471366421969603463</id><published>2007-11-29T07:39:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T18:07:30.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Kapan Berakhir?</title><content type='html'>Tak disangka, menginjakkan kaki di atas tanah universitas, ketika aku sudah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengubah&lt;/span&gt; nasib dan statusku (bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;berubah&lt;/span&gt;, karena saya percaya apa yang terjadi dengan kita merupakan murni hasil usaha kita, dan sedikit keberuntungan dari Yang Ilahi), aku harus menghadapi kenyataan bahwa dunia ini memang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang namanya dunia ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang namanya dunia impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus hidup di tengah zaman yang semakin lama semakin gila. Seperti apa yang dikatakan Raja Kediri Jayabaya dalam Serat Jangka Jayabaya: kalau tidak ikut-ikutan gila, maka tidak akan dapat apa-apa. Kalau tidak ikut-ikutan menjadi kejam, mau makan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya harus melakukan itu semua, teman makan teman, untuk dapat mempertahankan hidup saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah harus mengkhianati hati nurani sendiri agar mendapatkan apa yang saya mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga-moga itu tidak terjadi kepadaku. Aku sama sekali tidak ingin berubah menjadi jahat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia perkuliahan memang lebih kejam daripada saat aku merasakan bagaimana hidupku dulu pernah begitu aneh dan berantakan di DeBritto. Aku sudah merasakan pahitnya hidup di DeBritto, yang walaupun pahit, namun setidaknya aku mendapatkan apa arti hidup itu sebenarnya, apa arti persahabatan, dan apa artinya kebersamaan walaupun aku juga mengalami pahit dan gilanya dunia yang sudah merangsek masuk ke dalam gerbang SMA-ku tercinta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bahkan lebih parah lagi. Aku merasa memang benar apa yang dibilang sama  Yudhi a.k.a Sarwono tentang bagaimana sebenarnya dunia itu. Selama ini aku memang telah hidup tiga tahun melarikan diri dari kenyataan kehidupan. Sebenarnya selama hidup tiga tahun tanpa mengenal dunia luar yang asing (bahkan tidak ada kesempatan untuk mengenal bagaimana kehidupan cewek selama masa SMA-ku), aku ingin menata hidupku yang memang sungguh sangat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;complicated&lt;/span&gt; saat itu. Jadilah aku manusia yang bisa dilihat hari ini, dan aku beruntung, aku bukanlah manusia penuh kepalsuan yang dulu pernah aku alami saat masih SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dunia yang gila itu kembali menyergapku. Sekuat tenaga aku melawannya. Apakah akhirnya aku akan menang, atau kemudian aku kalah, tidak ada yang tahu. Aku cuma seorang manusia fana yang mencoba melawan arus zaman seorang diri. Yah, mungkin tidak seorang diri, namun setidaknya aku kini merasa bahwa perjuangan dan perlawanan itu harus dilakukan seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai terjerumus ke arah yang salah, jangan sampai kemudian aku mengkhianati hatiku sendiri. Jangan sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik diasingkan daripada menyerah kepada kemunafikan (Gie)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-5471366421969603463?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/5471366421969603463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=5471366421969603463' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5471366421969603463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/5471366421969603463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/11/kapan-berakhir.html' title='Kapan Berakhir?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1353039440740246073</id><published>2007-10-24T06:53:00.002+07:00</published><updated>2007-12-31T19:33:04.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Persahabatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3jgty4EZsI/AAAAAAAAABk/7YasRuO3PYw/s1600-h/RGB+menu1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3jgty4EZsI/AAAAAAAAABk/7YasRuO3PYw/s320/RGB+menu1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150113251253839554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;ada yang tahu apa itu pertemanan? persahabatan?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sebuah istilah yang sering didengar adalah: pilih mana? pacar, ato sahabat? bukan muluk, tapi setiap aku tanya kepada semua orang tentang pilihan itu, mereka pada milih: SAHABAT.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sahabat sejati sulit dicari, dia tidak akan meninggalkan kita bagaimanapun terpuruknya diri kita, menyedihkannya, atau hancurnya hidup kita. TIDAK. dia tak akan lari dari kita. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sama seperti istilah yang dikemukakan oleh panutan saya, YESUS: sahabat yang baik adalah sahabat yang rela menyerahkan nyawanya bagi sahabatnya, sebuah perkataan yang saya sendiri tak (atau belum) mungkin melakukannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Siapa sahabat itu? dimana dia bisa ditemui? atau sahabat sejati memang sangat sulit untuk ditemui? &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yesus punya sahabat-sahabat terbaik, para rasulnya. dia berbagi apapun dengan mereka, senasib sependeritaan dalam apapun juga. hanya saja ketika tiba saat untuk berkorban, mereka meninggalkannya, ketakutan jika hal yang sama terjadi kepada mereka. Yudas, yang pertama mengkhianatinya. berikut Petrus, yang malah menyangkalnya sampai tiga kali.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Muhammad SAW pun memiliki sahabat-sahabat terbaik yang bisa dimiliki oleh orang sekaliber dirinya. dia bahkan memberikan amanat kepada mereka untuk melanjutkan karyanya di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sidharta Gautama pun memiliki sahabat-sahabat terbaik, walaupun pada mulanya dia hidup menyendiri jauh dari keramaian, toh dia mempunyainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sayang sekali, kita bukan mereka. kita masih mencari sahabat yang terbaik bagi kita. mungkin saja kita sudah mendapatkan sahabat terbaik bagi hidup kita, tetapi renungkanlah, apakah kamu sudah menjadi sahabat terbaik bagi dirinya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sahabat tidak pernah menuntut apapun dari sahabatnya. dia hanya memberi. dia layak berada di tempat kedua setelah orang tua kita, yang jelas-jelas 'memberi tapi tak harapkan kembali'. dia tidak akan mengkhianati kita, karena dia bukan seperti pasangan kita, yang terkadang menyeleweng atau berselingkuh dari kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;renungkanlah. sahabat sangat mahal harganya. dia mengerti diri kita saat diri kita sendiri hampir-hampir tidak tahu. kita bahkan bisa membicarakan apapun dengannya tanpa merasa tabu seperti jika kita berbicara dengan orang tua. dia mengerti kita apa adanya, menerima kita apa adanya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;dia tidak akan meninggalkan kita jika kita bersalah kepadanya, karena semua sahabat sejati akan selalu memaafkan kesalahan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;apa lagi yang kurang?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sayang sekali. sekali lagi sayang sekali.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;renungkanlah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;mungkin, sampai mati pun, kamu takkan mendapatkan sahabat sejati. yang kau dapatkan hanyalah sahabat-sahabat penuh kepalsuan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;beruntunglah mereka yang telah mendapatkannya, berbahagialah bagi mereka yang mampu menjadi sahabat terbaik bagi sahabatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;karena persahabatan sangat mahal apabila itu ditukar dengan permusuhan, perselisihan...&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1353039440740246073?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1353039440740246073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1353039440740246073' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1353039440740246073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1353039440740246073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/10/persahabatan.html' title='Persahabatan'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3jgty4EZsI/AAAAAAAAABk/7YasRuO3PYw/s72-c/RGB+menu1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-8276644699307702096</id><published>2007-10-24T06:52:00.001+07:00</published><updated>2007-12-12T18:11:04.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Kangen Band, Layakkah?</title><content type='html'>Melihat fenomena sebuah band bernama Kangen Band yang saat ini sedang kencang-kencangnya berhembus di belantika musik Indonesia, selain bermunculannya para fans dadakan mereka (yang terkadang hanya bertahan dalam satu musim saja), banyak juga yang merasa terganggu dengan musik yang diusung oleh para kawula muda dari pulau Sumatra itu. Pertanyaannya sekarang, apakah mereka layak mendapatkan kursi kehormatan "New Artist of The Year"? Tentu saja ini memang tergantung dari pribadi masing-masing untuk menyikapi hal ini. Menurut pendapat-pendapat yang muncul, musikalitas mereka tidak ada apa-apanya sama sekali karena mereka mengusung genre/ jenis musik yang memang telah lama beredar di Indonesia, dan tidak menawarkan sebuah terobosan yang baru dalam dunia musik Indonesia. Selain itu, kualitas lagu-lagu yang ditawarkan oleh mereka sama sekali tidak berbeda dengan lagu-lagu para pemusik jalanan karena terkesan sangat marginal, apalagi terkesan lagu-lagu dalam album mereka itu walaupun bersemayam dalam tubuh mayor label, namun tidak ubahnya seperti saat mereka merintis dari jalur indie dengan kualitas rekaman yang sangat buruk bagi sebuah mayor label. Selain itu pula, gaya mereka pun terlalu 'kampungan' bagi sebagian besar orang. Performance mereka dalam sebuah konser band pun layak dipertanyakan, karena sangat aneh dan seakan-akan tidak niat untuk manggung. Karena itu patut kita pertanyakan apakah memang mereka benar-benar layak untuk berada di belantika musik Indonesia? Walaupun begitu, hal positif yang patut diacungi jempol dari sebuah band dari Sumatra bernama Kangen Band adalah kemampuan mereka dalam menembus belantika musik Indonesia yang notabene memang dipenuhi dengan grup musik atau band yang berasal dari pulau Jawa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-8276644699307702096?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/8276644699307702096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=8276644699307702096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/8276644699307702096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/8276644699307702096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/10/kangen-band-layakkah.html' title='Kangen Band, Layakkah?'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-68628790895848528</id><published>2007-10-24T06:51:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T18:12:13.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Setelah Lulus dari DeBritto</title><content type='html'>&lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;Tak terasa setelah satu tahun bergelut, menggelinjang, dan klimaks bersama, akhinya kita sampai pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa menghantarkan rakyat sapi terbang kedepan pintu gerbang kelulusan. Betapa berbagai memori telah kita serap bersama, kita endapkan, dan menjadikan kita semua orang-orang baru yang sama-sama telah mendalami pengajaran di De Britto, baik secara pendidikan maupun pengajaran hidup, yang oleh kata sang ibunya yusak (anda tahu siapa), telah sangat cukup bagi bekal kita kelak di perguruan tinggi. kita adalah alumni-alumni baru dari De Britto, yang juga memiliki hal dan kewajiban yang sama seperti para alumni-alumni lainnya yang telah lulus dari tempat ini, seperti yang sering kita nyanyikan dalam mars kita tercinta: "Ingat selalu di dalam hatimu ialah De Britto contohmu." Maka kiranya, apabila kelak kita semua telah benar-benar berpisah, janganlah pernah kita lupakan warna-warna kehidupan yang telah terjadi dalam setahun yang lalu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;     Yang sebenarnya menjadi masalah bagi kita adalah apakah kita semua memang telah benar-benar yakin bahwa kita mampu kembali hidup di dunia nyata? Seseorang bernama Yudi alias Eka alias Sarwono mengatakan pada saya tentang [i]feeling[/i] yang dia rasakan. Dia mengatakan bahwa De Britto ini adalah sebuah tempat yang tidak benar-benar nyata (kayaknya seperti itu dia berkata), sebab ketika kita melangkahkan kaki kita keluar dari gerbang Kolese ini, dunia nyata yang benar-benar berbeda dengan kehidupan di dalam De Britto langsung menyergap kita. Sebenarnya apa yang saya maksudkan ini? Sebagai contoh saya akan menggunakan perbandingan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;     Ketika kita melanjutkan langkah kita keluar dari Kolese ini, bagi teman-teman yang melanjutkan ke universitas-universitas semacam Atmajaya, Sanata Dharma, tentu tidak ubahnya menuju babak baru yang tidak terlalu terasa clashnya, sebab masih banyak teman-teman sesama alumni De Britto yang berada di sana, walaupun saya sendiri yakin bahwa hidup kalian tentu akan sangat berbeda dengan keadaan di De Britto, sebab banyak pula perempuan-perempuan yang mewarnai perjalanan kalian. Bagi yang diterima di universitas swasta lain dalam negeri, tentu juga akan berbeda pula. Yang paling berbeda mungkin teman-teman yang diterima di universitas luar negeri seperti Gery dan Genjik, sebab mereka harus menyesuaikan diri dengan [i]culture clash[/i], [i]language[/i], dan [i]food[/i], dan berbagai hal lainnya yang tentunya sangat berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;     Lantas, apa yang terjadi dengan teman-teman yang melanjutkan ke universitas lainnya, dalam hal ini universitas negeri? Yang paling ditakutkan dari universitas negeri adalah diskriminasinya, yang selalu menggunakan kata terlarang "SARA" untuk melegitimasi setiap tindakan mereka, hal yang sulit dan mungkin takkan bisa di hilangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;     Tetapi, yang ingin saya tekankan di sini adalah betapa beruntungnya kita pernah mendalami ilmu di De Britto, sesuatu yang tidak didapatkan oleh orang-orang tersebut. Wajar kita menjadi bangga, sebab ini menjadikan kita tidak sama dengan orang-orang semacam itu. Kita lebih baik dari mereka, karena seperti kata Frater Windar, persona kita lebih baik dari mereka. Yakin! Saya rasa, Anda semua tidak ingin menjadi sama dengan orang-orang yang rasis, konservatif, yang kemudian menghasilkan generasi sampah di seluruh Indonesia seperti itu, bukan?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;     Akhir kata, yang bisa saya katakan di sini adalah kata Keep Fighting, berani melawan bila benar, idealis dengan pilihan hidup, dan menolak semua hal yang merugikan diri orang lain walaupun itu membuat Anda menjadi kaya raya sekalipun.&lt;br /&gt;Hidup De Britto!&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-68628790895848528?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/68628790895848528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=68628790895848528' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/68628790895848528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/68628790895848528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/10/setelah-lulus-dari-debritto.html' title='Setelah Lulus dari DeBritto'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1915907319201560913.post-1181698049598646740</id><published>2007-05-31T08:12:00.000+07:00</published><updated>2007-12-29T09:50:59.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEHIDUPAN'/><title type='text'>Pilihan Hidup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3W1xC4EZqI/AAAAAAAAABU/cagx9YwRdog/s1600-h/url.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3W1xC4EZqI/AAAAAAAAABU/cagx9YwRdog/s320/url.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149221603158288034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   Setiap pilihan hidup selalu mengandung konsekuensi. Baik dan buruk, hanya kita yang tahu. Ketika kita dihadapkan kepada konsekuensi kita tersebut, tentu kita tidak bisa serta-merta melarikan diri darinya. Kita harus menghadapinya, sesulit apapun masalah atau konsekuensi tersebut. Persoalan apakah kita bisa menikmati hidup memang tergantung dari pihak yang merasakan konsekuensi dari hidupnya itu sendiri, apakah ia memang merasa bahagia dengan hidup dan konsekuensi itu, ataukah ia merasa terkungkung, tidak bebas, dan bukannya mengontrol hidupnya sendiri, tapi merasa dikontrol oleh hidupnya itu. Lagipula, segala hal yang kita punyai sekarang ini adalah fana. Bukankah saat kita mati kelak kita tidak akan membawa apapun yang kita dapat dari dunia ini? Hanya dengan melepaskan segala atribut yang kita pakai—gelar, status, kekuasaan, uang, dan sebagainya—kita akan mendapatkan kebahagiaan sejati dan hidup akan terasa nikmat karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;    Banyak cara untuk mencapai kebahagiaan, termasuk dengan mengorbankan hal yang kita miliki untuk memperoleh kebahagiaan lain. Tetapi yang tidak boleh kita lupakan adalah esensi kita sebagai manusia, dimana kita juga tidak boleh melupakan kebahagiaan orang lain di bawah kebahagiaan kita. Bila kita sudah mampu untuk rela berkorban demi kebahagiaan orang lain, maka secara persona pun kita dengan sendirinya akan utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Apakah kita sudah siap untuk melakukan hal tersebut? Kalau Anda bertanya kepada saya sendiri apakah saya sudah siap untuk melakukan segala hal itu, saya sendiri akan mengatakan bahwa saya belum mampu untuk melakukan semua itu. Apalagi lingkungan saya begitu tidak mendukung saya untuk melepaskan segala atribut yang saya pakai. Di dalam keluarga, masyarakat, di lingkungan kerja saya, dan di setiap pergaulan hidup saya, hanya ada satu hal yang ingin dicapai, yaitu memperoleh berbagai atribut-atribut tersebut demi mempertahankan hidup. Kita berbicara tentang gelar, status, kekuasaan, uang dan sebagainya yang dipandang sebagai tolok ukur nilai seseorang. Semakin banyak gelar yang tercantum di antara nama seseorang makin tinggi nilai orang tersebut di mata masyarakat. Begitu pula jika kita bicarakan status, kekuasaan, uang dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pertanyaannya sekarang apakah orang-orang yang terlalu mementingkan atribut-atribut tersebut berlaku salah? Tentu hal ini tergantung kemana kita mempertanyakan hal tersebut. Jika kita menanyakan hal itu kepada orang atau masyarakat yang masih menganggap semua hal itu penting, tentu kita sudah mengira jawaban apa yang akan muncul. Apalagi di zaman sekarang ini, masyarakat kita sudah menjadi masyarakat yang matrealis, hedonis, dan kapitalis.&lt;br /&gt; Saya sendiri sering tersenyum kepada orang-orang yang berdemo menolak kapitalisme dan neokolonialisme, padahal mungkin saja sepatu yang dipakainya saat berdemo itu bermerk Adidas, yang notabene merupakan salah satu pilar kapitalisme. Suatu kontradiksi yang mencengangkan, dimana Yogyakarta yang dianggap sebagai kota budaya dengan tradisi yang kuat diserbu oleh mal-mal besar, yang menarik perhatian banyak anak mudanya untuk lebih betah di sana daripada ke kraton misalnya. Tidak heran juga kemudian banyak pemerhati budaya dan bahasa yang khawatir dengan bahasa Jawa yang mulai luntur dan mulai ditinggalkan oleh anak-anak muda, sampai-sampai harus berjibaku mengadakan banyak event dan peraturan yang bertujuan untuk melestarikan bahasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Saya tidak menyalahkan jika ada orang yang suka pakai barang-barang bermerk dan sering pergi ke mal, dan mendukung orang-orang Jawa yang berupaya melestarikan budayanya. Saya katakan, semuanya sama saja karena orang Yogya yang sebagian besar orang Jawa juga gemar terhadap status dengan slogannya “bibit, bebet, bobot”. Saya juga orang Jawa, jadi maaf kepada orang-orang yang tersinggung, tapi inilah kata hati saya. Lagipula tidak hanya orang Jawa saja yang seperti itu, banyak kebudayaan dan suku-suku lain di dunia ini juga selalu mengajarkan kepada anak cucunya bahwa status itu penting. Bahkan ketika saya menulis tulisan ini mau tidak mau saya teringat kepada orang-orang dari suku Indian Amerika yang menggunakan banyaknya bulu di ikat kepala mereka untuk menunjukkan status dan kedudukan mereka. Pada dasarnya manusia sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jadi kenapa saya harus repot-repot mengangkat tema ini untuk dibahas jika tidak ada yang mendengarkan saya? Apa gunanya jika tidak ada yang berubah setelah saya menulis atau Anda membaca tulisan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Saya tidak mengharapkan Anda berubah. Jika Anda memang berbahagia dengan segala atribut-atribut itu, dan sadar sepenuhnya dengan konsekuensinya, maka itu terserah Anda, itu pilihan Anda. Saya tidak berhak mengganggu gugat pilihan Anda. Itu hak asasi Anda. Hanya saja, saya memberikan peringatan kepada Anda, jangan lupakan juga hak asasi orang lain, dan jangan pernah lupa kacang dari kulitnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1915907319201560913-1181698049598646740?l=danistyakalokaputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/feeds/1181698049598646740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1915907319201560913&amp;postID=1181698049598646740' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1181698049598646740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1915907319201560913/posts/default/1181698049598646740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danistyakalokaputra.blogspot.com/2007/05/pilihan-hidup-setiap-pilihan-hidup.html' title='Pilihan Hidup'/><author><name>Danistya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18089657214459284082</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://i225.photobucket.com/albums/dd181/danistya/pura64fc1e6dc08f6e3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ToyrlWq3eak/R3W1xC4EZqI/AAAAAAAAABU/cagx9YwRdog/s72-c/url.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
